Dialektika Moderasi Beragama dalam wacana media digital di ruang publik kontemporer (sertifikat hak cipta)
Dalam era digital yang semakin maju, media memiliki peran dominan dalam membentuk wacana publik (media discourse), termasuk dalam isu-isu keberagamaan. Media tidak hanya menjadi sarana komunikasi dan informasi, tetapi juga ruang diskursif yang mampu membentuk opini, persepsi, dan bahkan perilaku masyarakat dalam memahami serta mempraktikkan nilai-nilai keberagamaan. Dalam konteks moderasi beragama, media berfungsi sebagai platform strategis yang dapat memperkuat narasi toleransi, keberagaman, dan dialog lintas agama. Namun, di sisi lain, media juga dapat menjadi instrumen yang memperburuk polarisasi sosial apabila tidak digunakan dengan bijak. Wacana keberagamaan dalam media tidaklah netral; ia dikonstruksi dan dikendalikan oleh berbagai aktor dengan kepentingan yang beragam, termasuk pemerintah, institusi keagamaan, akademisi, dan bahkan kelompok radikal.
Authors
- Deny Efita Nur Rakhmawati (ORCID: https://orcid.org/0000-0003-0279-9939)
Publication Details
- Journal
- Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
- Published
- 2025-10-03
- Primary Topic
- Islamic Studies and Radicalism
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00