Rancang Bangun Corong Barlese Dalam Rangka Mendukung Praktikum Ekologi Dasar

Salah satu kegiatan di laboratorium Biologi adalah mempelajari hewan yang hidup di tanah, khususnya di serasah atau lapisan tanah paling atas. Kelompok hewan makroarthropoda tanah ini dipisahkan dari serasah dengan menggunakan alat corong (barlese). Dengan menggunakan alat ini, serasah ditampung di wadah yang tersedia kemudian dihangatkan sedemikian rupa sehingga makroarthropoda yang hidup di dalamnya pindah ke ruang yang lebih dingin yaitu wadah penampung yang berisi larutan alkohol 70 %. Di laboratorium Biologi tidak tersedia (corong barlese), sehingga menghambat pelaksanaan praktikum dengan judul “Teknik Sampling Hewan”.Oleh karena itu, dalam penelitian ini dirancang (corong barlese ) yang dirangkai dari peralatan sederhana yang mudah didapatkan untuk membantu laboratorium mendapatkan peralatan penunjang yang murah dan mudah tetapi tetap efisien dalam fungsi. Hasil dari penelitian ini adalah prototipe yaitu corong (barlese) terbuat dari plat seng yang dibuat berbentuk dua buah corong yang saling bertangkup. Corong (barlese) ini disusun paralel sebanyak 4 unit dalam satu rangkaian alat dengan tiang penyangga untuk menjaga corong (barlese) tetap kokoh pada posisinya. Rangkaian alat ini juga dilengkapi dengan pemanas listrik menggunakan lampu 15 (wath) dan 25 (wath ) untuk memisahkan hewan tanah dari serasah. Pengujian peralatan dilakukan selama 2 kali 24 jam. Indikator pengujian alat meliputi kemudahan perangkaian alat, efektitifitas pemakaian dan kemampuan alat dalam memisahkan hewan tanah dari serasah. Dari hasil pengujian dengan 10 responden didapatkan 95% menyatakan sangat mudah dalam hal perangkaian alat, 100% menyatakan sangat efektif. Dalam pengujian pemisahan hewan tanah didapat sebanyak 24 spesies dengan jumlah 55 individu.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Indonesian Journal of Laboratory
Published
2025-12-12
DOI
https://doi.org/10.22146/ijl.v8i3.104124
Primary Topic
Heavy Metal Pollution Remediation
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Rancang Bangun Corong Barlese Dalam Rangka Mendukung Praktikum Ekologi Dasar

Dedi Susanto, Darmi Darmi, Lies Winarsih, Aprira Aprira
Indonesian Journal of Laboratory
Heavy Metal Pollution Remediation
article

Rancang Bangun Corong Barlese Dalam Rangka Mendukung Praktikum Ekologi Dasar

Dedi Susanto, Darmi Darmi, Lies Winarsih, Aprira Aprira
article en

Abstract

Salah satu kegiatan di laboratorium Biologi adalah mempelajari hewan yang hidup di tanah, khususnya di serasah atau lapisan tanah paling atas. Kelompok hewan makroarthropoda tanah ini dipisahkan dari serasah dengan menggunakan alat corong (barlese). Dengan menggunakan alat ini, serasah ditampung di wadah yang tersedia kemudian dihangatkan sedemikian rupa sehingga makroarthropoda yang hidup di dalamnya pindah ke ruang yang lebih dingin yaitu wadah penampung yang berisi larutan alkohol 70 %. Di laboratorium Biologi tidak tersedia (corong barlese), sehingga menghambat pelaksanaan praktikum dengan judul “Teknik Sampling Hewan”.Oleh karena itu, dalam penelitian ini dirancang (corong barlese ) yang dirangkai dari peralatan sederhana yang mudah didapatkan untuk membantu laboratorium mendapatkan peralatan penunjang yang murah dan mudah tetapi tetap efisien dalam fungsi. Hasil dari penelitian ini adalah prototipe yaitu corong (barlese) terbuat dari plat seng yang dibuat berbentuk dua buah corong yang saling bertangkup. Corong (barlese) ini disusun paralel sebanyak 4 unit dalam satu rangkaian alat dengan tiang penyangga untuk menjaga corong (barlese) tetap kokoh pada posisinya. Rangkaian alat ini juga dilengkapi dengan pemanas listrik menggunakan lampu 15 (wath) dan 25 (wath ) untuk memisahkan hewan tanah dari serasah. Pengujian peralatan dilakukan selama 2 kali 24 jam. Indikator pengujian alat meliputi kemudahan perangkaian alat, efektitifitas pemakaian dan kemampuan alat dalam memisahkan hewan tanah dari serasah. Dari hasil pengujian dengan 10 responden didapatkan 95% menyatakan sangat mudah dalam hal perangkaian alat, 100% menyatakan sangat efektif. Dalam pengujian pemisahan hewan tanah didapat sebanyak 24 spesies dengan jumlah 55 individu.

Indonesian Journal of LaboratoryVol. 8(3)
University of Bengkulu (ID)
Life in Land
Openalex Percentile: Top 35%
Heavy Metal Pollution Remediation
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Rancang Bangun Corong Barlese Dalam Rangka Mendukung Praktikum Ekologi Dasar — Dedi Susanto, Darmi Darmi, et al. · Indonesian Journal of Laboratory (2025) | TGRS Research Map | TGRS