Evaluasi Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Menggunakan BIM Design dari Gambar Konstruksi dan BIM As-Built dari Survey Fotogrametri

Penerapan Building Information Modelling (BIM) di Indonesia masih terbatas digunakan pada proyek besar dan tahapan pra konstruksi saja. BIM seharusnya diterapkan secara menyeluruh dari perencanaan hingga pemeliharaan aset dengan terintegrasi untuk memastikan kualitas dan akurasi hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pembangunan konstruksi melalui perbandingan BIM design dan BIM as-built. BIM design dibuat berdasarkan data rencana (shop drawing) dan topografi awal, sedangkan BIM as-built dibuat berdasarkan data pemotretan objek terbangun dengan teknik fotogrametri SfM-MVS dan pengukuran lapangan. Evaluasi konstruksi dilakukan secara geometrik dengan membandingkan dimensi, posisi dan bentuk model berdasarkan nilai RMSE dan secara semantik berdasarkan perbandingan kelengkapan informasi pada perencanaan dan realisasi terbangun. Penelitian ini mengkaji pembangunan konstruksi overpass pada proyek jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung (KAPB) STA 71+429 yang berlokasi di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian pada aspek geometrik antara perencanaan dan realisasi terbangun yaitu perbedaan dimensi sebesar 2,4 cm pada 35 sampel data, perbedaan posisi sebesar 10 cm pada 40 sampel data dan perbedaan bentuk struktur dengan eror sebesar 20 % pada 10 sampel data. Pada aspek semantik menunjukkan BIM as-built memiliki kualitas informasi yang lebih lengkap dan terperinci dibandingkan hasil BIM design. Hasil Level of Detail (LoD) dan Level of Information (LOI) berdasarkan evaluasi aspek geometrik dan semantik menunjukkan bahwa LoD BIM design dan BIM as-built berada pada level yang sama, sedangkan LOI pada BIM as-built lebih tinggi 2 tingkat dari BIM design. Penelitian ini menegaskan bahwa penting adanya integrasi dan evaluasi menyeluruh pada proses BIM untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi konstruksi.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
JGISE Journal of Geospatial Information Science and Engineering
Published
2025-12-31
DOI
https://doi.org/10.22146/jgise.104154
Primary Topic
Geotechnical and construction materials studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Evaluasi Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Menggunakan BIM Design dari Gambar Konstruksi dan BIM As-Built dari Survey Fotogrametri

Dasita Meygan Pratiwi, Ruli Andaru
JGISE Journal of Geospatial Information Science and Engineering
Geotechnical and construction materials studies
article

Evaluasi Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Menggunakan BIM Design dari Gambar Konstruksi dan BIM As-Built dari Survey Fotogrametri

Dasita Meygan Pratiwi, Ruli Andaru
article en

Abstract

Penerapan Building Information Modelling (BIM) di Indonesia masih terbatas digunakan pada proyek besar dan tahapan pra konstruksi saja. BIM seharusnya diterapkan secara menyeluruh dari perencanaan hingga pemeliharaan aset dengan terintegrasi untuk memastikan kualitas dan akurasi hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pembangunan konstruksi melalui perbandingan BIM design dan BIM as-built. BIM design dibuat berdasarkan data rencana (shop drawing) dan topografi awal, sedangkan BIM as-built dibuat berdasarkan data pemotretan objek terbangun dengan teknik fotogrametri SfM-MVS dan pengukuran lapangan. Evaluasi konstruksi dilakukan secara geometrik dengan membandingkan dimensi, posisi dan bentuk model berdasarkan nilai RMSE dan secara semantik berdasarkan perbandingan kelengkapan informasi pada perencanaan dan realisasi terbangun. Penelitian ini mengkaji pembangunan konstruksi overpass pada proyek jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung (KAPB) STA 71+429 yang berlokasi di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian pada aspek geometrik antara perencanaan dan realisasi terbangun yaitu perbedaan dimensi sebesar 2,4 cm pada 35 sampel data, perbedaan posisi sebesar 10 cm pada 40 sampel data dan perbedaan bentuk struktur dengan eror sebesar 20 % pada 10 sampel data. Pada aspek semantik menunjukkan BIM as-built memiliki kualitas informasi yang lebih lengkap dan terperinci dibandingkan hasil BIM design. Hasil Level of Detail (LoD) dan Level of Information (LOI) berdasarkan evaluasi aspek geometrik dan semantik menunjukkan bahwa LoD BIM design dan BIM as-built berada pada level yang sama, sedangkan LOI pada BIM as-built lebih tinggi 2 tingkat dari BIM design. Penelitian ini menegaskan bahwa penting adanya integrasi dan evaluasi menyeluruh pada proses BIM untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi konstruksi.

JGISE Journal of Geospatial Information Science and EngineeringVol. 8(2)
Universitas Gadjah Mada (ID)
Sustainable cities and communities
Openalex Percentile: Top 35%
Geotechnical and construction materials studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.