Faktor ketidakberhasilan proses strategi benchmarking dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik studi kasus: Di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
Maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap fenomena ketidakberhasilan dalam proses perencanaan strategi benchmarking di PKBM Kabupaten Rokan HilirPenelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif fenomenologi, dimana peneliti melakukan pendekatan yang berfokus untuk mengungkap fenomena ketidakberhasilan dalam proses perencanaan strategi benchmarking, menghasilkan rangkaian data yang di kaji peneliti. Penelitian dilakukan di PKBM Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir. Analisis data dalam penelitian ini mengadaptasi Milles and Hubbermann, satuan Pendidikan tidak dapat menemui kesesuaian maka benchmarking yang dilakukan akan megalami kegagalan dimana satuan Pendidikan tidak dapat melanjutkan ketahap yang berikutnya, mereka tidak dapat menganalisis persoalan yang terjadi sehingga perbandingan antar satuan Pendidikan pun tidak dapat dilaksanakan. Artinya praktek baik yang seharusnya didapatkan bisa di implementasikan namun karena salah dalam penentuan partner percontohan praktek baik pun tidak didapatkan. Untuk menjadi recomendasi kedepannya satuan pendidikan dapat merencanakan strategi benchmarking dengan matang dan selanjutnya mampu mencari partner perbandingan yang sesuai dengan keadaan dan unggul, jika tidak menemukan didaerah, maka bisa dilakukan partner pembanding pada satuan pendidikan PKBM di provinsi
Authors
- Fhatia Khoiroh
- Fadly Azhar
Institutions
- Riau University (ID)
Publication Details
- Journal
- Firdaus Journal
- Published
- 2025-12-26
- DOI
- https://doi.org/10.37134/firdaus.vol5.2.3.2025
- Primary Topic
- Educational Curriculum and Learning Methods
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00