Motivasi dan Aksi Pembelajaran dalam QS. Al-Baqarah 31-33

Penelitian ini menganalisis konsep manusia sebagai pembelajar Allah dalam QS. al-Baqarah (31-33) dan implikasinya terhadap motivasi serta aksi pembelajaran dalam pendidikan Islam kontemporer. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tafsir tematik (tafsīr maudhu'ī), penelitian ini mengkaji delapan kitab tafsir klasik dan kontemporer. Temuan menunjukkan bahwa pengajaran al-asmā' kepada Nabi Adam melambangkan anugerah kapasitas intelektual dan spiritual, menjadikan Allah sebagai al-Mu'allim al-Awwal (Pendidik Pertama) dan manusia sebagai pembelajar dengan fitrah mencari ilmu. Penelitian ini mengintegrasikan nilai tarbawi Qur'ani dengan teori psikologi pendidikan modern: self-determination theory, self-regulated learning, habit loop, dan growth mindset. Motivasi intrinsik dalam Islam sejalan dengan kebutuhan psikologis dasar (otonomi, kompetensi, keterkaitan) yang diwujudkan melalui ijtihad, pengembangan fitrah, dan ukhuwah. Proses pembelajaran Qur'ani menekankan siklus tafakkur-niyyah-mujahadah-muhasabah yang resonan dengan fase self-regulated learning. Pembiasaan amal saleh melalui habit loop menjadi kunci transformasi ilmu menjadi karakter (malakah). Implikasi praktis mencakup desain kurikulum integratif, metode pengajaran reflektif, evaluasi berbasis karakter, dan orientasi pendidikan holistik yang menghasilkan individu beriman, berilmu, dan beramal.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
TAZKIR Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman
Published
2025-12-30
DOI
https://doi.org/10.24952/tazkir.v11i2.18591
Primary Topic
Qur’anic Interpretation Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Motivasi dan Aksi Pembelajaran dalam QS. Al-Baqarah 31-33

Cucu Surahman, Syifa Samrotul Fauziah, Elan Sumarna, Della Putri Aprillianti
TAZKIR Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman
Qur’anic Interpretation Studies
article

Motivasi dan Aksi Pembelajaran dalam QS. Al-Baqarah 31-33

Cucu Surahman, Syifa Samrotul Fauziah, Elan Sumarna, Della Putri Aprillianti
article en

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsep manusia sebagai pembelajar Allah dalam QS. al-Baqarah (31-33) dan implikasinya terhadap motivasi serta aksi pembelajaran dalam pendidikan Islam kontemporer. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tafsir tematik (tafsīr maudhu'ī), penelitian ini mengkaji delapan kitab tafsir klasik dan kontemporer. Temuan menunjukkan bahwa pengajaran al-asmā' kepada Nabi Adam melambangkan anugerah kapasitas intelektual dan spiritual, menjadikan Allah sebagai al-Mu'allim al-Awwal (Pendidik Pertama) dan manusia sebagai pembelajar dengan fitrah mencari ilmu. Penelitian ini mengintegrasikan nilai tarbawi Qur'ani dengan teori psikologi pendidikan modern: self-determination theory, self-regulated learning, habit loop, dan growth mindset. Motivasi intrinsik dalam Islam sejalan dengan kebutuhan psikologis dasar (otonomi, kompetensi, keterkaitan) yang diwujudkan melalui ijtihad, pengembangan fitrah, dan ukhuwah. Proses pembelajaran Qur'ani menekankan siklus tafakkur-niyyah-mujahadah-muhasabah yang resonan dengan fase self-regulated learning. Pembiasaan amal saleh melalui habit loop menjadi kunci transformasi ilmu menjadi karakter (malakah). Implikasi praktis mencakup desain kurikulum integratif, metode pengajaran reflektif, evaluasi berbasis karakter, dan orientasi pendidikan holistik yang menghasilkan individu beriman, berilmu, dan beramal.

TAZKIR Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan KeislamanVol. 11(2)
Indonesia University of Education (ID)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 15%
Qur’anic Interpretation Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.