Efektivitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Bronkopneumonia Pediatri Di Instalasi Rawat Inap Rsud dr. Loekmono Hadi Kudus

Bronkopneumonia menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian pada anak balita, terutama di negara-negara dengan status perkembangan rendah hingga menengah, sehingga memerlukan terapi antibiotik yang tepat agar perbaikan kondisi klinis pasien dapat tercapai secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil penggunaan antibiotik pada pasien bronkopneumonia pediatri serta mengevaluasi efektivitas penggunaannya berdasarkan penurunan suhu tubuh, nilai respiratory rate (RR), jumlah leukosit, dan perbaikan gejala klinis (batuk, sesak, dan pilek). Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan kohort retrospektif menggunakan data rekam medis pasien periode Juni–Desember 2024. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon, Mann-Whitney, dan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antibiotik yang paling banyak digunakan adalah ampicillin-sulbactam (61,4%), diikuti oleh ceftriaxone (35%). Penggunaan antibiotik efektif dalam menurunkan suhu tubuh, nilai RR, jumlah leukosit, serta memperbaiki gejala klinis pasien. Tidak terdapat perbedaan signifikan antara ceftriaxone dan ampicillin-sulbactam dalam menurunkan suhu tubuh (p = 0,411), nilai RR (p = 0,974), jumlah leukosit (p = 0,496), serta pada durasi perbaikan gejala batuk (p = 0,649), sesak (p = 0,767), dan pilek p = 0,188. Dapat disimpulkan bahwa profil penggunaan antibiotik pada pasien bronkopneumonia pediatri di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus didominasi oleh ampicillin-sulbactam, dan penggunaannya efektif dalam memperbaiki kondisi klinis pasien, serta tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara ceftriaxone dan ampicillin-sulbactam.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Majalah Farmaseutik
Published
2025-12-31
DOI
https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v21i4.109143
Primary Topic
Healthcare Quality and Satisfaction
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Efektivitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Bronkopneumonia Pediatri Di Instalasi Rawat Inap Rsud dr. Loekmono Hadi Kudus

Shofia Hidayati Amalia, Intan Adevia Rosnarita, Ria Etikasari
Majalah Farmaseutik
Healthcare Quality and Satisfaction
article

Efektivitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Bronkopneumonia Pediatri Di Instalasi Rawat Inap Rsud dr. Loekmono Hadi Kudus

Shofia Hidayati Amalia, Intan Adevia Rosnarita, Ria Etikasari
article en

Abstract

Bronkopneumonia menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian pada anak balita, terutama di negara-negara dengan status perkembangan rendah hingga menengah, sehingga memerlukan terapi antibiotik yang tepat agar perbaikan kondisi klinis pasien dapat tercapai secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil penggunaan antibiotik pada pasien bronkopneumonia pediatri serta mengevaluasi efektivitas penggunaannya berdasarkan penurunan suhu tubuh, nilai respiratory rate (RR), jumlah leukosit, dan perbaikan gejala klinis (batuk, sesak, dan pilek). Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan kohort retrospektif menggunakan data rekam medis pasien periode Juni–Desember 2024. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon, Mann-Whitney, dan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antibiotik yang paling banyak digunakan adalah ampicillin-sulbactam (61,4%), diikuti oleh ceftriaxone (35%). Penggunaan antibiotik efektif dalam menurunkan suhu tubuh, nilai RR, jumlah leukosit, serta memperbaiki gejala klinis pasien. Tidak terdapat perbedaan signifikan antara ceftriaxone dan ampicillin-sulbactam dalam menurunkan suhu tubuh (p = 0,411), nilai RR (p = 0,974), jumlah leukosit (p = 0,496), serta pada durasi perbaikan gejala batuk (p = 0,649), sesak (p = 0,767), dan pilek p = 0,188. Dapat disimpulkan bahwa profil penggunaan antibiotik pada pasien bronkopneumonia pediatri di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus didominasi oleh ampicillin-sulbactam, dan penggunaannya efektif dalam memperbaiki kondisi klinis pasien, serta tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara ceftriaxone dan ampicillin-sulbactam.

Majalah FarmaseutikVol. 21(4)
Muria Kudus University (ID)
Good health and well-being
Openalex Percentile: Top 22%
Healthcare Quality and Satisfaction
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Efektivitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Bronkopneumonia Pediatri Di Instalasi Rawat Inap Rsud dr. Loekmono Hadi Kudus — Shofia Hidayati Amalia, Intan Adevia Rosnarita, et al. · Majalah Farmaseutik (2025) | TGRS Research Map | TGRS