Penamaan Bahasa Arab dan Pembentukan Moral-Religius Mahasantri di Ma’had al-Jāmi’ah (sertifikat hak cipta)
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai-nilai religius yang terkandung dalam praktik penamaan berbahasa Arab di lingkungan Ma’had al-Jāmi‘ah pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia, serta (2) menjelaskan pengaruh penggunaan penamaan berbahasa Arab terhadap pembentukan perilaku moral mahasantri dalam kehidupan sosial dan interaksi keseharian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi di dua lokasi utama: Ma’had al-Jāmi‘ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaan berbahasa Arab berfungsi tidak hanya sebagai sistem simbolik kelembagaan, tetapi juga sebagai instrumen pedagogis yang menginternalisasi nilai-nilai seperti amānah, tarbiyah, khidmah, dan murāqabah dalam perilaku mahasantri. Bahasa Arab menjadi medium pembentukan identitas religius dan moral melalui pembiasaan linguistik, keteladanan sosial, dan refleksi nilai. Namun, ditemukan kesenjangan antara simbol dan pemahaman mahasiswa akibat heterogenitas latar pendidikan dan kurangnya sosialisasi konseptual. Oleh karena itu, penguatan literasi terminologis, pembinaan reflektif, serta integrasi nilai-simbolik dalam kurikulum Ma’had direkomendasikan untuk memperdalam efektivitas pendidikan karakter Islam berbasis bahasa Arab. Kata Kunci: Bahasa Arab; Penamaan Simbolik; Ma’had al-Jāmi‘ah; Nilai Religius; Pendidikan Moral; Karakter Mahasantri.
Authors
- Taa'ib Maghfur
- Mohammad Rofik Fitrotullah
- Inayatur Rosyidah
- Husnul Khotimah
- Gufron Gufron
Publication Details
- Journal
- Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
- Published
- 2025-12-01
- Primary Topic
- Arabic Language Education Studies
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00