Persepsi Guru Bahasa Arab Terhadap Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Berbasis Gender (sertifikat hak cipta)

Penelitian ini mengkaji persepsi, pengetahuan, sikap, dan praktik pembelajaran guru bahasa Arab terkait integrasi Kecerdasan Artifisial dalam pendidikan menengah, dengan tujuan memahami faktor-faktor yang membentuk kesiapan mereka dalam implementasi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan teknik total sampling, dengan pengumpulan data dari empat puluh enam guru melalui instrumen tervalidasi yang mengukur keempat konstruk tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru pada umumnya memiliki orientasi yang moderat namun positif terhadap Kecerdasan Artifisial, serta mengakui relevansinya dalam meningkatkan proses pembelajaran, seperti pemberian umpan balik yang dipersonalisasi, perencanaan pembelajaran, dan pembelajaran terdiferensiasi. Persepsi muncul sebagai determinan terkuat dalam praktik pembelajaran, yang menunjukkan bahwa keyakinan dan efikasi diri guru berperan penting dalam adopsi perangkat Kecerdasan Artifisial. Meskipun guru memiliki pengetahuan konseptual yang kuat, implementasi praktis masih terbatas akibat kekhawatiran psikologis, kurangnya pelatihan, dan ketidakmerataan akses terhadap teknologi. Pola berbasis gender juga terlihat, di mana perbedaan dalam tingkat kepercayaan diri dan akses memengaruhi penggunaan Kecerdasan Artifisial di kelas. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi yang efektif memerlukan pengembangan profesional yang terarah, dukungan institusional yang berkeadilan, serta strategi yang mampu mengatasi hambatan afektif dan struktural. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam mengenai adopsi Kecerdasan Artifisial dalam pembelajaran bahasa Arab dan menekankan pentingnya pendekatan yang inklusif dan peka konteks untuk mendorong pemanfaatannya secara bermakna dalam pendidikan.

Authors

Publication Details

Journal
Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
Published
2025-11-10
Primary Topic
Arabic Language Education Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Persepsi Guru Bahasa Arab Terhadap Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Berbasis Gender (sertifikat hak cipta)

Moh. Rifqi Habibullah, Ahmad Makki Hasan, Nur Qomari, Khusnul Khotimah Halimatus Sakdiyah
Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
Arabic Language Education Studies
article

Persepsi Guru Bahasa Arab Terhadap Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembelajaran Berbasis Gender (sertifikat hak cipta)

Moh. Rifqi Habibullah, Ahmad Makki Hasan, Nur Qomari, Khusnul Khotimah Halimatus Sakdiyah
article en

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi, pengetahuan, sikap, dan praktik pembelajaran guru bahasa Arab terkait integrasi Kecerdasan Artifisial dalam pendidikan menengah, dengan tujuan memahami faktor-faktor yang membentuk kesiapan mereka dalam implementasi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan teknik total sampling, dengan pengumpulan data dari empat puluh enam guru melalui instrumen tervalidasi yang mengukur keempat konstruk tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru pada umumnya memiliki orientasi yang moderat namun positif terhadap Kecerdasan Artifisial, serta mengakui relevansinya dalam meningkatkan proses pembelajaran, seperti pemberian umpan balik yang dipersonalisasi, perencanaan pembelajaran, dan pembelajaran terdiferensiasi. Persepsi muncul sebagai determinan terkuat dalam praktik pembelajaran, yang menunjukkan bahwa keyakinan dan efikasi diri guru berperan penting dalam adopsi perangkat Kecerdasan Artifisial. Meskipun guru memiliki pengetahuan konseptual yang kuat, implementasi praktis masih terbatas akibat kekhawatiran psikologis, kurangnya pelatihan, dan ketidakmerataan akses terhadap teknologi. Pola berbasis gender juga terlihat, di mana perbedaan dalam tingkat kepercayaan diri dan akses memengaruhi penggunaan Kecerdasan Artifisial di kelas. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi yang efektif memerlukan pengembangan profesional yang terarah, dukungan institusional yang berkeadilan, serta strategi yang mampu mengatasi hambatan afektif dan struktural. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam mengenai adopsi Kecerdasan Artifisial dalam pembelajaran bahasa Arab dan menekankan pentingnya pendekatan yang inklusif dan peka konteks untuk mendorong pemanfaatannya secara bermakna dalam pendidikan.

Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 19%
Arabic Language Education Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.