Dance Movement Therapy Dan Gangguan Stress: StudiMeta-Analisis

Stres merupakan masalah psikologis yang umum dialami banyak orang, yang biasanya diakibatkan oleh tekanan hidup yang semakin kompleks. Oleh karena itu, perlu untuk menemukan solusi untuk mengatasi fenomena tesebut, karena jika tidak segera diatasi, maka stres akan berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental penderita. Dance Movement Therapy (DMT) merupakan salah satu bentuk metode alternatif yang digunakan untuk mengurangi stres dalam bentuk terapi yang memanfaatkan gerakan tubuh sebagai cara untuk mengekspresikan emosi dan memperbaiki kondisi psikologis individu. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi analisis terhadap efektivitas dance movement therapy dalam mengatasi gangguan stres. Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis untuk melihat efektifitas dance movement therapy dalam mengatasi gejala stres. Data dikumpulkan dari tiga database utama, yaitu Science Direct, PubMed, dan Google Scholar, dengan rentang publikasi 2011-2021. Seleksi yang dilakukan berdasarkan pada kriteria inklusi dan eksklusi, menghasilkan 10 artikel yang memenuhi kriteria dan layak dianalisis. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak Jamovi versi 2.0.0, dengan menghitung effect size menggunakan Hedge’s g serta mengevaluasi heterogenitas studi melalui nilai I2 dan bias publikasi uji Egger’s. Hasil menunjukkan bahwa nilai heterogenitas dengan I2 sebesar 65,93% sehingga peneliti menggunakan fixed- effect. Hasil pooled effect size menunjukkan effect size dengan hedge’s g = - 0,144 (95% CI -0,284 - (- 0,004)) dimana artinya memiliki effect size yang kecil (g < 0,2). Terdapat bias publikasi dengan egger bias p = 0,008 (P < 0,05). Dari hasil meta-analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa efektivitas dance movement therapy tidak signifikan dalam mengatasi gejala stres. Temuan ini tidak sejalan dengan sebagian besar penelitian sebelumnya dan mengindikasikan adanya bias publikasi akibat kurangnya keberagaman hasil studi yang dianalisis.

Publication Details

Journal
Ubaya Repository (University of Surabaya)
Published
2025-08-28
Primary Topic
Student Stress and Coping
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Dance Movement Therapy Dan Gangguan Stress: StudiMeta-Analisis

Ubaya Repository (University of Surabaya)
Student Stress and Coping
article

Dance Movement Therapy Dan Gangguan Stress: StudiMeta-Analisis

article en

Abstract

Stres merupakan masalah psikologis yang umum dialami banyak orang, yang biasanya diakibatkan oleh tekanan hidup yang semakin kompleks. Oleh karena itu, perlu untuk menemukan solusi untuk mengatasi fenomena tesebut, karena jika tidak segera diatasi, maka stres akan berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental penderita. Dance Movement Therapy (DMT) merupakan salah satu bentuk metode alternatif yang digunakan untuk mengurangi stres dalam bentuk terapi yang memanfaatkan gerakan tubuh sebagai cara untuk mengekspresikan emosi dan memperbaiki kondisi psikologis individu. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi analisis terhadap efektivitas dance movement therapy dalam mengatasi gangguan stres. Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis untuk melihat efektifitas dance movement therapy dalam mengatasi gejala stres. Data dikumpulkan dari tiga database utama, yaitu Science Direct, PubMed, dan Google Scholar, dengan rentang publikasi 2011-2021. Seleksi yang dilakukan berdasarkan pada kriteria inklusi dan eksklusi, menghasilkan 10 artikel yang memenuhi kriteria dan layak dianalisis. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak Jamovi versi 2.0.0, dengan menghitung effect size menggunakan Hedge’s g serta mengevaluasi heterogenitas studi melalui nilai I2 dan bias publikasi uji Egger’s. Hasil menunjukkan bahwa nilai heterogenitas dengan I2 sebesar 65,93% sehingga peneliti menggunakan fixed- effect. Hasil pooled effect size menunjukkan effect size dengan hedge’s g = - 0,144 (95% CI -0,284 - (- 0,004)) dimana artinya memiliki effect size yang kecil (g < 0,2). Terdapat bias publikasi dengan egger bias p = 0,008 (P < 0,05). Dari hasil meta-analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa efektivitas dance movement therapy tidak signifikan dalam mengatasi gejala stres. Temuan ini tidak sejalan dengan sebagian besar penelitian sebelumnya dan mengindikasikan adanya bias publikasi akibat kurangnya keberagaman hasil studi yang dianalisis.

Ubaya Repository (University of Surabaya)
Openalex Percentile: Top 32%
Student Stress and Coping
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Dance Movement Therapy Dan Gangguan Stress: StudiMeta-Analisis · Ubaya Repository (University of Surabaya) (2025) | TGRS Research Map | TGRS