Pengembangan Video Pembelajaran Matematika Menggunakan Powtoon untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di SMP Negeri 1 Kuala

Penelitian ini bertujuan menghasilkan video pembelajaran matematika menggunakan powtoon yang valid, praktis, serta efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek dalam penelitian ini yaitu 30 siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Kuala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan valid dengan rata-rata hasil validasi ahli materi 86,67% dan validasi ahli media 89,05% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan video pembelajaran oleh guru diperoleh ratarata persentase 90%, kepraktisan oleh siswa pada uji coba terbatas 91,39%, serta uji coba lapangan 85,78% dengan kategori sangat praktis. Video pembelajaran yang dikembangkan juga memenuhi kriteria efektif dengan ketuntasan belajar klasikal siswa mencapai 83,33% siswa tuntas atau mampu memperoleh nilai ≥ 70 dan hasil uji N-Gain menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sebesar 0,64 dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran matematika menggunakan powtoon yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.

Publication Details

Journal
Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Published
2024-11-20
Primary Topic
Mathematics Education and Pedagogy
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengembangan Video Pembelajaran Matematika Menggunakan Powtoon untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di SMP Negeri 1 Kuala

Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Mathematics Education and Pedagogy
article

Pengembangan Video Pembelajaran Matematika Menggunakan Powtoon untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di SMP Negeri 1 Kuala

article en

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan video pembelajaran matematika menggunakan powtoon yang valid, praktis, serta efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek dalam penelitian ini yaitu 30 siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Kuala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan valid dengan rata-rata hasil validasi ahli materi 86,67% dan validasi ahli media 89,05% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan video pembelajaran oleh guru diperoleh ratarata persentase 90%, kepraktisan oleh siswa pada uji coba terbatas 91,39%, serta uji coba lapangan 85,78% dengan kategori sangat praktis. Video pembelajaran yang dikembangkan juga memenuhi kriteria efektif dengan ketuntasan belajar klasikal siswa mencapai 83,33% siswa tuntas atau mampu memperoleh nilai ≥ 70 dan hasil uji N-Gain menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sebesar 0,64 dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran matematika menggunakan powtoon yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.

Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 38%
Mathematics Education and Pedagogy
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.