Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dari Gaya Belajar yang Dibelajarkan dengan Model PBM
Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk menggambarkan kemampuan siswa kelas VIII SMP dalam memecahkan masalah, ditinjau dari gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Subjek penelitian terdiri dari sembilan siswa, masing-masing tiga siswa untuk setiap gaya belajar. Metode pengumpulan data mencakup penggunaan kuesioner, observasi, jurnal harian, tes, dan wawancara. Triangulasi data diterapkan guna menjamin konsistensi data yang diperoleh. Hasil riset mengindikasikan bahwa: 1) siswa dengan preferensi belajar visual dapat memahami, merancang, serta melaksanakan strategi pemecahan masalah. Mereka lebih cenderung menggunakan ilustrasi dalam proses penyelesaian, tetapi masih kurang teliti saat mengecek kembali hasil yang telah diperoleh. 2) Siswa dengan preferensi belajar auditori dapat memahami dan merancang strategi dengan baik, tetapi masih melakukan kesalahan saat menerapkannya. Siswa juga belum mampu mencocokkan jawaban dengan informasi pada soal. 3) Siswa dengan preferensi belajar kinestetik dapat memahami masalah, membuat rencana dan menyelesaikannya. Selain itu, siswa cukup kompeten dalam memverifikasi hasil dari upaya pemecahan masalahnya. Perbedaan dalam kemampuan pemecahan masalah matematika siswa tergantung pada gaya belajar, mengindikasikan bahwa guru perlu mempertimbangkan gaya belajar ini ketika menerapkan proses pendidikan untuk mendorong pembelajaran aktif di antara para siswa dan meningkatkan kemampuan matematika.
Publication Details
- Journal
- Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
- Published
- 2024-11-20
- Primary Topic
- Mathematics Education and Pedagogy
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00