Desain Masjid Ka'bah Seribu Pemuda (sertifikat hak cipta)
Konsep masjid ini memosisikan massa inti sebagai kubus ikonik yang dikomunikasikan secara abstrak–modern, dengan layering vertikal ruang yang jelas: dasar (publik–servis), tengah (pendukung–ritual–hunian), dan puncak (utama–spiritual). Dengan lahan yang memanjang ke belakang dan potensi lahan belakang untuk dibangun bangunan lain, maka bangunan dibuat menjadi tiga lantai. Lantai Basement berfungsi sebagai podium urban berisi parkir dan servis MEP dasar, terhubung oleh ramp dan akses vertikal sebagai mekanisme transisi dari hiruk kota ke ruang yang lebih hening. Lantai 1 menjadi zona perantara dengan pemisahan area basah–kering, berisi wudhu laki/perempuan terpisah, kantor pengelola, dan dorm musafir yang privat untuk menunjang praktik dan hunian temporer secara tenang. Lantai 2 menghadirkan ruang shalat utama yang lapang, diperkuat oleh void sentral yang terbuka ke langit sebagai gestur vertikal yang menarasikan hubungan bumi–langit secara kontemplatif, bukan sebagai replikasi fisik. Palet monokrom hitam–emas dipertahankan sebagai aksen materialitas kontemporer yang elegan, dikomposisikan via geometri tegas dan permainan cahaya–bayang sehingga menghadirkan kesakralan fungsional yang otentik. Masjid ini diharapkan menjadi masjid yang memorable, iconic dan jujugan para pemuda di sekitar Kota Kepanjen dan sekitrnya.
Publication Details
- Journal
- Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
- Published
- 2025-12-04
- Primary Topic
- Architecture and Cultural Influences
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00