Inovasi membran komposit gelatin-hematit untuk desalinasi air payau pendekatan ramah lingkungan dan efisien energi (sertifikat hak cipta)
Kelangkaan air bersih di Indonesia memengaruhi 28,5% populasi, terutama di wilayah pesisir di mana intrusi dan polusi air laut sering terjadi. Desalinasi melalui osmosis terbalik tersedia tetapi seringkali mahal dan tidak efisien. Studi ini mengeksplorasi alternatif yang lebih berkelanjutan: membran distilasi berbantuan vakum yang terbuat dari komposit gelatin-hematit. Gelatin memberikan biodegradabilitas, sementara hematit meningkatkan kekuatan mekanis, stabilitas termal, dan porositas. Membran disintesis melalui inversi fasa dan sonikasi, kemudian dikarakterisasi menggunakan XRD, SEM, uji tarik, pengukuran pengembangan, dan evaluasi kinerja. Hasil menunjukkan struktur amorf dengan puncak XRD intensitas rendah, kekuatan mekanis optimal 2,347 MPa pada 30 mg hematit, dan pengembangan 11,89%. Membran tersebut mencapai penolakan garam sebesar 99,9% dan permeabilitas 2,6 L/m²·h untuk larutan garam, serta pengurangan hingga 74% dalam salinitas, TDS, dan konduktivitas untuk air payau, dengan permeabilitas mencapai 16,7 L/m²·h.
Publication Details
- Journal
- Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
- Published
- 2025-11-13
- Primary Topic
- Membrane Separation Technologies
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00