Pembuatan Permainan Kartu Pembelajaran Bahasa Mandarin Tingkat Hsk 1

HSK 1 merupakan tingkatan bahasa Mandarin yang paling mudah, namun banyak pemula yang mengalami kesulitan untuk mempelajarinya. Banyak faktor yang membuat pemula kesulitan dalam mempelajari bahasa Mandarin, seperti melafalkan kata dengan pelafalan yang mirip, menulis Hanzi. Melalui kesulitan-kesulitan ini, pemula merasa terbantu dengan adanya metode pembelajaran alternatif karena dirasa menyenangkan dan lebih menarik jika dibandingkan belajar dengan konvensional. Salah satu metode tersebut menggunakan kartu sebagai bahan belajar (flashcard). Dengan penggunaan kartu, metode pembelajaran alternatif dapat dikembangkan menjadi card game yang sekaligus dapat membuat pemula menjadi terbiasa dengan tulisan dan cara berbicara bahasa Mandarin. Card game Ni Hao dirancang untuk membuat pemula menjadi lebih kompetitif untuk menjawab soal agar bisa meraih poin setinggi-tingginya dan menjadi lebih semangat untuk mempelajari bahasa mandarin khususnya HSK 1. Melalui perancangan soal yang telah disesuaikan dengan materi HSK 1, card game Ni Hao memanfaatkan aplikasi pendamping untuk membantu pemain jika pemain merasa kesulitan. Dengan keterlibatan guru bahasa Mandarin sebagai game master permainan Ni Hao, membuat pemain pemula memiliki peningkatan ketertarikan dalam belajar bahasa Mandarin karena ada tujuan selain belajar yaitu memenangkan permainan. Dengan tingginya jiwa kompetitif pemain, belajar bahasa Mandarin tidak lagi menjadi sebuah task, melainkan salah satu bentuk hiburan yang bisa dimainkan bersama dengan teman-teman.

Publication Details

Journal
Ubaya Repository (University of Surabaya)
Published
2025-07-25
Primary Topic
Language Acquisition and Education
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pembuatan Permainan Kartu Pembelajaran Bahasa Mandarin Tingkat Hsk 1

Ubaya Repository (University of Surabaya)
Language Acquisition and Education
article

Pembuatan Permainan Kartu Pembelajaran Bahasa Mandarin Tingkat Hsk 1

article en

Abstract

HSK 1 merupakan tingkatan bahasa Mandarin yang paling mudah, namun banyak pemula yang mengalami kesulitan untuk mempelajarinya. Banyak faktor yang membuat pemula kesulitan dalam mempelajari bahasa Mandarin, seperti melafalkan kata dengan pelafalan yang mirip, menulis Hanzi. Melalui kesulitan-kesulitan ini, pemula merasa terbantu dengan adanya metode pembelajaran alternatif karena dirasa menyenangkan dan lebih menarik jika dibandingkan belajar dengan konvensional. Salah satu metode tersebut menggunakan kartu sebagai bahan belajar (flashcard). Dengan penggunaan kartu, metode pembelajaran alternatif dapat dikembangkan menjadi card game yang sekaligus dapat membuat pemula menjadi terbiasa dengan tulisan dan cara berbicara bahasa Mandarin. Card game Ni Hao dirancang untuk membuat pemula menjadi lebih kompetitif untuk menjawab soal agar bisa meraih poin setinggi-tingginya dan menjadi lebih semangat untuk mempelajari bahasa mandarin khususnya HSK 1. Melalui perancangan soal yang telah disesuaikan dengan materi HSK 1, card game Ni Hao memanfaatkan aplikasi pendamping untuk membantu pemain jika pemain merasa kesulitan. Dengan keterlibatan guru bahasa Mandarin sebagai game master permainan Ni Hao, membuat pemain pemula memiliki peningkatan ketertarikan dalam belajar bahasa Mandarin karena ada tujuan selain belajar yaitu memenangkan permainan. Dengan tingginya jiwa kompetitif pemain, belajar bahasa Mandarin tidak lagi menjadi sebuah task, melainkan salah satu bentuk hiburan yang bisa dimainkan bersama dengan teman-teman.

Ubaya Repository (University of Surabaya)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 33%
Language Acquisition and Education
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.