Optimalisasi Pemilihan Pupuk Sawit Terbaik di PTPN IV Marihat dengan Metode WASPAS
Penelitian ini berfokus pada pemilihan pupuk terbaik untuk tanaman kelapa sawit di PT Perkebunan Nusantara IV Marihat menggunakan metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS). Kelapa sawit merupakan komoditas penting di Indonesia yang produktivitasnya sangat dipengaruhi oleh pemilihan pupuk yang tepat. Pupuk yang dianalisis meliputi pupuk Dolomit, Urea, Borate, MOP, dan NPK. Metode WASPAS digunakan karena kemampuannya menggabungkan keuntungan dari Weighted Sum Model (WSM) dan Weighted Product Model (WPM) untuk menghasilkan keputusan yang lebih akurat. Penelitian ini mengidentifikasi kriteria penting dalam pemilihan pupuk yaitu dosis pupuk, curah hujan, jumlah pokok, hasil panen, dan masa kadaluarsa pupuk. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari PTPN IV Kebun Marihat pada tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk NPK merupakan pupuk terbaik dengan nilai Q sebesar 1, diikuti oleh pupuk Dolomite dengan nilai Q sebesar 0.95739652, pupuk MOP dengan nilai Q sebesar 0.91254282, pupuk Urea dengan nilai Q sebesar 0.91118424, dan pupuk MOP dengan nilai Q sebesar 0.62124535. Curah hujan sebagai kriteria yang paling dominan dengan bobot sebesar 0.456. Penelitian ini memberikan wawasan berharga dalam pengelolaan pemupukan kelapa sawit yang dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian. Saran yang diajukan mencakup pengumpulan data yang lebih rinci, pengembangan sistem pendukung keputusan yang lebih fleksibel dan interaktif, serta peningkatan partisipasi petugas lapangan dalam proses pemilihan pupuk.
Publication Details
- Journal
- Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
- Published
- 2024-11-20
- Primary Topic
- Oil Palm Production and Sustainability
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00