Kesengajaan Penganiayaan Yang Dilakukan Oleh Oknum Kepolisian Dalam Melakukan Penangkapan Ditinjau Dari Kuhp Dan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 Studi Kasus Putusan Nomor 186/pid.b/2023/pn Mtp

Penelitian ini membahas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian dalam proses penangkapan yang berujung pada kematian tersangka, dengan fokus analisis pada unsur kesengajaan (opzet) dalam tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Studi ini dilatarbelakangi oleh kasus Putusan Nomor 186/Pid.B/2023/PN Mtp, di mana aparat kepolisian menggunakan kekerasan yang tidak proporsional terhadap tersangka yang sudah dalam kondisi tidak berdaya. Metode penelitian yang digunakan metedologi yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi putusan pengadilan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tindakan aparat memenuhi kualifikasi dolus eventualis, yaitu kesengajaan berupa pengakuan akan kemungkinan akibat buruk dari perbuatannya namun tetap dilakukan. Perbuatan tersebut melampaui batas kewenangan kepolisian dan bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia. Oleh karena itu, oknum kepolisian yang bersangkutan dapat dimintai pertanggungjawaban pidana atas perbuatannya. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman pertanggungjawaban pidana aparat penegak hukum dan pentingnya penerapan prinsip legalitas, profesionalitas, dan akuntabilitas dalam penggunaan kekuatan oleh kepolisian

Publication Details

Journal
Ubaya Repository (University of Surabaya)
Published
2025-08-04
Primary Topic
Indonesian Legal and Regulatory Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Kesengajaan Penganiayaan Yang Dilakukan Oleh Oknum Kepolisian Dalam Melakukan Penangkapan Ditinjau Dari Kuhp Dan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 Studi Kasus Putusan Nomor 186/pid.b/2023/pn Mtp

Ubaya Repository (University of Surabaya)
Indonesian Legal and Regulatory Studies
article

Kesengajaan Penganiayaan Yang Dilakukan Oleh Oknum Kepolisian Dalam Melakukan Penangkapan Ditinjau Dari Kuhp Dan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 Studi Kasus Putusan Nomor 186/pid.b/2023/pn Mtp

article en

Abstract

Penelitian ini membahas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian dalam proses penangkapan yang berujung pada kematian tersangka, dengan fokus analisis pada unsur kesengajaan (opzet) dalam tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Studi ini dilatarbelakangi oleh kasus Putusan Nomor 186/Pid.B/2023/PN Mtp, di mana aparat kepolisian menggunakan kekerasan yang tidak proporsional terhadap tersangka yang sudah dalam kondisi tidak berdaya. Metode penelitian yang digunakan metedologi yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi putusan pengadilan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tindakan aparat memenuhi kualifikasi dolus eventualis, yaitu kesengajaan berupa pengakuan akan kemungkinan akibat buruk dari perbuatannya namun tetap dilakukan. Perbuatan tersebut melampaui batas kewenangan kepolisian dan bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia. Oleh karena itu, oknum kepolisian yang bersangkutan dapat dimintai pertanggungjawaban pidana atas perbuatannya. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman pertanggungjawaban pidana aparat penegak hukum dan pentingnya penerapan prinsip legalitas, profesionalitas, dan akuntabilitas dalam penggunaan kekuatan oleh kepolisian

Ubaya Repository (University of Surabaya)
Peace, Justice and strong institutions
Openalex Percentile: Top 28%
Indonesian Legal and Regulatory Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Kesengajaan Penganiayaan Yang Dilakukan Oleh Oknum Kepolisian Dalam Melakukan Penangkapan Ditinjau Dari Kuhp Dan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 Studi Kasus Putusan Nomor 186/pid.b/2023/pn Mtp · Ubaya Repository (University of Surabaya) (2025) | TGRS Research Map | TGRS