Analisis Perbandingan PCA-KNN dan SVM untuk Prediksi Risiko Diabetes

Diabetes merupakan penyakit kronis yang sering terlambat terdiagnosis akibat gejala awal yang tidak spesifik, sehingga deteksi dini penting untuk mencegah komplikasi serius. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan performa kombinasi Principal Component Analysis dengan K-Nearest Neighbor (PCA-KNN) dan Support Vector Machine (SVM) dalam prediksi risiko diabetes. Dataset yang digunakan berasal dari Kaggle dengan 768 entri dan delapan atribut medis. Tahap praproses mencakup imputasi median untuk nilai nol, normalisasi Z-score, serta reduksi dimensi menggunakan PCA pada model KNN yang menghasilkan lima komponen utama dengan varian kumulatif >80%. Nilai k optimal ditentukan melalui 10-Fold Cross Validation dengan hasil terbaik pada k=16. Hasil evaluasi menunjukkan PCA-KNN mencapai akurasi 76,47%, sensitivitas 90,00%, dan spesifisitas 50,94%, lebih baik dibanding KNN standar. Sementara itu, SVM memperoleh akurasi 72,73% dengan spesifisitas tinggi (84,00%) namun sensitivitas rendah (51,85%). Temuan ini mengindikasikan bahwa PCA-KNN lebih sesuai untuk skrining awal karena sensitivitas tinggi, sedangkan SVM dapat digunakan pada tahap konfirmasi berkat spesifisitas yang lebih baik.

Publication Details

Journal
Optimum: Journal of Economics and Development (University of Ahmad Dahlan Yogyakarta)
Published
2025-10-15
DOI
https://doi.org/10.12928/jstie.v13i3.31232
Primary Topic
Data Mining and Machine Learning Applications
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analisis Perbandingan PCA-KNN dan SVM untuk Prediksi Risiko Diabetes

Optimum: Journal of Economics and Development (University of Ahmad Dahlan Yogyakarta)
Data Mining and Machine Learning Applications
article

Analisis Perbandingan PCA-KNN dan SVM untuk Prediksi Risiko Diabetes

article en

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronis yang sering terlambat terdiagnosis akibat gejala awal yang tidak spesifik, sehingga deteksi dini penting untuk mencegah komplikasi serius. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan performa kombinasi Principal Component Analysis dengan K-Nearest Neighbor (PCA-KNN) dan Support Vector Machine (SVM) dalam prediksi risiko diabetes. Dataset yang digunakan berasal dari Kaggle dengan 768 entri dan delapan atribut medis. Tahap praproses mencakup imputasi median untuk nilai nol, normalisasi Z-score, serta reduksi dimensi menggunakan PCA pada model KNN yang menghasilkan lima komponen utama dengan varian kumulatif >80%. Nilai k optimal ditentukan melalui 10-Fold Cross Validation dengan hasil terbaik pada k=16. Hasil evaluasi menunjukkan PCA-KNN mencapai akurasi 76,47%, sensitivitas 90,00%, dan spesifisitas 50,94%, lebih baik dibanding KNN standar. Sementara itu, SVM memperoleh akurasi 72,73% dengan spesifisitas tinggi (84,00%) namun sensitivitas rendah (51,85%). Temuan ini mengindikasikan bahwa PCA-KNN lebih sesuai untuk skrining awal karena sensitivitas tinggi, sedangkan SVM dapat digunakan pada tahap konfirmasi berkat spesifisitas yang lebih baik.

Optimum: Journal of Economics and Development (University of Ahmad Dahlan Yogyakarta)
Good health and well-being
Openalex Percentile: Top 28%
Data Mining and Machine Learning Applications
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.