Minimum Wages and Welfare of Private Lecturers in Indonesia: Perspectives of Islamic Law and Positive Law

This study examines the welfare issues of private university lecturers in Indonesia who receive substandard wages, by analyzing them through the perspectives of Islamic law and positive law. The objective of this paper is to explore the alignment between the principles of wage justice in Islamic law and the wage regulations within the national legal framework, especially concerning employment in the private higher education sector. The methodology employed is normative juridical with a qualitative analysis of legal documents and Islamic legal literature. The findings indicate that private lecturers are employed under contractual agreements subject to labor regulations, which often fail to provide adequate welfare guarantees. On the other hand, Islamic law emphasizes justice, fairness, and certainty in wage distribution as part of workers' rights protection. The main novelty of this study lies in identifying the gap between the normative ideals of Islamic law and the practical enforcement of positive law in the higher education context. The impact of this research is to propose an integrative legal approach that incorporates Islamic ethical values into wage regulation policies, aiming to improve the socio-economic well-being of academic professionals in Indonesia. Abstrak: Penelitian ini mengkaji permasalahan kesejahteraan dosen perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia yang menerima upah di bawah standar, dengan meninjau dari perspektif hukum Islam dan hukum positif. Tujuan dari studi ini adalah untuk menggali kesesuaian prinsip-prinsip keadilan upah dalam hukum Islam dengan pengaturan pengupahan dalam sistem hukum nasional, khususnya terhadap tenaga kerja di sektor pendidikan tinggi swasta. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisis kualitatif terhadap dokumen hukum dan literatur keislaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa dosen PTS memiliki status hubungan kerja berdasarkan perjanjian kerja yang tunduk pada aturan ketenagakerjaan, yang dalam praktiknya belum memberikan jaminan kesejahteraan yang memadai. Sementara itu, hukum Islam menekankan keadilan, kelayakan, dan kepastian dalam pemberian upah sebagai bagian dari perlindungan hak pekerja. Temuan utama dari penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan antara idealisme hukum Islam dan implementasi hukum positif di sektor pendidikan tinggi. Studi ini memberikan kontribusi dengan menawarkan pendekatan integratif antara hukum Islam dan hukum ketenagakerjaan untuk mendorong formulasi kebijakan pengupahan yang lebih adil dan berorientasi pada kesejahteraan akademisi di Indonesia. Kata kunci: hukum Islam; hukum ketenagakerjaan; kesejahteraan dosen; perguruan tinggi swasta; upah minimum

Institutions

Publication Details

Journal
Abdurrauf Law and Sharia.
Published
2025-05-01
DOI
https://doi.org/10.70742/arlash.v2i1.191
Primary Topic
Indonesian Legal and Regulatory Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Minimum Wages and Welfare of Private Lecturers in Indonesia: Perspectives of Islamic Law and Positive Law

Abdurrauf Law and Sharia.
Indonesian Legal and Regulatory Studies
article

Minimum Wages and Welfare of Private Lecturers in Indonesia: Perspectives of Islamic Law and Positive Law

article en

Abstract

This study examines the welfare issues of private university lecturers in Indonesia who receive substandard wages, by analyzing them through the perspectives of Islamic law and positive law. The objective of this paper is to explore the alignment between the principles of wage justice in Islamic law and the wage regulations within the national legal framework, especially concerning employment in the private higher education sector. The methodology employed is normative juridical with a qualitative analysis of legal documents and Islamic legal literature. The findings indicate that private lecturers are employed under contractual agreements subject to labor regulations, which often fail to provide adequate welfare guarantees. On the other hand, Islamic law emphasizes justice, fairness, and certainty in wage distribution as part of workers' rights protection. The main novelty of this study lies in identifying the gap between the normative ideals of Islamic law and the practical enforcement of positive law in the higher education context. The impact of this research is to propose an integrative legal approach that incorporates Islamic ethical values into wage regulation policies, aiming to improve the socio-economic well-being of academic professionals in Indonesia. Abstrak: Penelitian ini mengkaji permasalahan kesejahteraan dosen perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia yang menerima upah di bawah standar, dengan meninjau dari perspektif hukum Islam dan hukum positif. Tujuan dari studi ini adalah untuk menggali kesesuaian prinsip-prinsip keadilan upah dalam hukum Islam dengan pengaturan pengupahan dalam sistem hukum nasional, khususnya terhadap tenaga kerja di sektor pendidikan tinggi swasta. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisis kualitatif terhadap dokumen hukum dan literatur keislaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa dosen PTS memiliki status hubungan kerja berdasarkan perjanjian kerja yang tunduk pada aturan ketenagakerjaan, yang dalam praktiknya belum memberikan jaminan kesejahteraan yang memadai. Sementara itu, hukum Islam menekankan keadilan, kelayakan, dan kepastian dalam pemberian upah sebagai bagian dari perlindungan hak pekerja. Temuan utama dari penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan antara idealisme hukum Islam dan implementasi hukum positif di sektor pendidikan tinggi. Studi ini memberikan kontribusi dengan menawarkan pendekatan integratif antara hukum Islam dan hukum ketenagakerjaan untuk mendorong formulasi kebijakan pengupahan yang lebih adil dan berorientasi pada kesejahteraan akademisi di Indonesia. Kata kunci: hukum Islam; hukum ketenagakerjaan; kesejahteraan dosen; perguruan tinggi swasta; upah minimum

Abdurrauf Law and Sharia.Vol. 2(1)
Universitas Pekalongan (ID), Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung (ID), Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (ID), Al Azhar University (QA), Universidade da Madeira (PT)
Decent work and economic growth
Openalex Percentile: Top 38%
Indonesian Legal and Regulatory Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.