Pinky Pancake Berbasis Pisang Raja, Kacang Merah dan Ikan Teri Sebagai Makanan Tambahan Balita

Stunting remains a major nutritional issue in Indonesia, characterized by impaired linear growth and child development. Intervention through nutritious and acceptable supplementary foods is a key strategy. This study aimed to develop a functional food product called “Pinky Pancake” based on nutrient-rich local ingredients—plantain banana (pisang raja), red beans, and anchovies—and to assess its acceptability among student panelists. This experimental study used three different formulations. Acceptability was evaluated organoleptically by 100 panelists using a 5-point hedonic scale and analyzed statistically. The best formulation (F3: 10:25:15) received the highest scores in terms of color and taste. The nutritional content of Pinky Pancake per recipe provided 596.3 kcal energy, 21.2 g protein, 18 g fat, and 89.3 g carbohydrates. Pinky Pancake shows potential as an alternative supplementary food for toddlers in efforts to prevent stunting. The addition of anchovies contributes to the product’s protein and calcium content without significantly affecting its sensory acceptability. Key words: anchovy, pancake, plantain banana, red beans, stunting ABSTRAK Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia, ditandai dengan gangguan pertumbuhan linear dan perkembangan anak. Intervensi berbasis makanan tambahan bergizi dan dapat diterima anak merupakan strategi penting. Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk pangan fungsional "Pinky Pancake" berbasis bahan lokal bergizi—pisang raja, kacang merah, dan ikan teri—serta menilai daya terimanya pada panelis mahasiswa. Penelitian ini merupakan eksperimental dengan tiga formulasi bahan. Daya terima diuji secara organoleptik terhadap 100 panelis menggunakan uji hedonik skala 1–5 dan dianalisis secara statistik. Formulasi terbaik (F3: 10:25:15) menunjukkan skor tertinggi dari aspek warna dan rasa. Kandungan gizi Pinky Pancake per resep menghasilkan energi 596,3 kkal, protein 21,2 g, lemak 18 g, dan karbohidrat 89,3 g. Pinky Pancake berpotensi sebagai alternatif makanan tambahan untuk balita dalam upaya pencegahan stunting. Penambahan ikan teri berkontribusi pada kandungan protein dan kalsium produk tanpa mengurangi daya terima secara signifikan.

Publication Details

Journal
Al GIZZAI PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL
Published
2025-07-30
DOI
https://doi.org/10.24252/algizzai.v5i2.58964
Primary Topic
Nerve Injury and Rehabilitation
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pinky Pancake Berbasis Pisang Raja, Kacang Merah dan Ikan Teri Sebagai Makanan Tambahan Balita

Al GIZZAI PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL
Nerve Injury and Rehabilitation
article

Pinky Pancake Berbasis Pisang Raja, Kacang Merah dan Ikan Teri Sebagai Makanan Tambahan Balita

article en

Abstract

Stunting remains a major nutritional issue in Indonesia, characterized by impaired linear growth and child development. Intervention through nutritious and acceptable supplementary foods is a key strategy. This study aimed to develop a functional food product called “Pinky Pancake” based on nutrient-rich local ingredients—plantain banana (pisang raja), red beans, and anchovies—and to assess its acceptability among student panelists. This experimental study used three different formulations. Acceptability was evaluated organoleptically by 100 panelists using a 5-point hedonic scale and analyzed statistically. The best formulation (F3: 10:25:15) received the highest scores in terms of color and taste. The nutritional content of Pinky Pancake per recipe provided 596.3 kcal energy, 21.2 g protein, 18 g fat, and 89.3 g carbohydrates. Pinky Pancake shows potential as an alternative supplementary food for toddlers in efforts to prevent stunting. The addition of anchovies contributes to the product’s protein and calcium content without significantly affecting its sensory acceptability. Key words: anchovy, pancake, plantain banana, red beans, stunting ABSTRAK Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia, ditandai dengan gangguan pertumbuhan linear dan perkembangan anak. Intervensi berbasis makanan tambahan bergizi dan dapat diterima anak merupakan strategi penting. Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk pangan fungsional "Pinky Pancake" berbasis bahan lokal bergizi—pisang raja, kacang merah, dan ikan teri—serta menilai daya terimanya pada panelis mahasiswa. Penelitian ini merupakan eksperimental dengan tiga formulasi bahan. Daya terima diuji secara organoleptik terhadap 100 panelis menggunakan uji hedonik skala 1–5 dan dianalisis secara statistik. Formulasi terbaik (F3: 10:25:15) menunjukkan skor tertinggi dari aspek warna dan rasa. Kandungan gizi Pinky Pancake per resep menghasilkan energi 596,3 kkal, protein 21,2 g, lemak 18 g, dan karbohidrat 89,3 g. Pinky Pancake berpotensi sebagai alternatif makanan tambahan untuk balita dalam upaya pencegahan stunting. Penambahan ikan teri berkontribusi pada kandungan protein dan kalsium produk tanpa mengurangi daya terima secara signifikan.

Al GIZZAI PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNALVol. 5(2)
Zero hunger
Openalex Percentile: Top 33%
Nerve Injury and Rehabilitation
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Pinky Pancake Berbasis Pisang Raja, Kacang Merah dan Ikan Teri Sebagai Makanan Tambahan Balita · Al GIZZAI PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL (2025) | TGRS Research Map | TGRS