Peran Fasilitator Program Pengembangan Kepedulian dan Kepeloporan Pemuda Dalam Mendorong Kemandirian Ekonomi

Abstract: This study aims to analyze the role of facilitators of the Youth Awareness and Pioneering Development Program (PKKP) in increasing the economic independence of youth organizations in Grobogan Regency. The main focus of the research includes strengthening entrepreneurial skills, increasing active participation, and instilling a responsible attitude in the management of community-based economic activities. The method used in this study is qualitative with a case study approach, which involves five informants from the facilitators and members of the Youth Organization. The results of the study show that PKKP facilitators play a strategic role in providing technical assistance, business skills training, and encouraging youth participation and social responsibility in running business units. This role has been proven to encourage the birth of local business initiatives such as fish farming and traditional food processing based on village potential. These findings confirm the importance of the existence of trained and responsive facilitators as the key to the success of the empowerment program. This study recommends strengthening the capacity of facilitators and integrating cross-sectoral programs to encourage youth economic sustainability in villages.Key Words: Facilitator, Karang Taruna, economic independence, PKKP.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fasilitator Program Pengembangan Kepedulian dan Kepeloporan (PKKP) Pemuda dalam meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda Karang Taruna di Kabupaten Grobogan. Fokus utama penelitian mencakup penguatan keterampilan wirausaha, peningkatan partisipasi aktif, dan penanaman sikap tanggung jawab dalam pengelolaan kegiatan ekonomi berbasis komunitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan lima informan dari kalangan fasilitator dan anggota Karang Taruna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator PKKP berperan strategis dalam memberikan pendampingan teknis, pelatihan keterampilan usaha, serta mendorong partisipasi dan tanggung jawab sosial pemuda dalam menjalankan unit usaha. Peran ini terbukti mendorong lahirnya inisiatif usaha lokal seperti budidaya ikan dan olahan pangan tradisional berbasis potensi desa. Temuan ini menegaskan akan pentingnya keberadaan fasilitator yang terlatih dan responsif terhadap kebutuhan lokal sebagai kunci keberhasilan program pemberdayaan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas fasilitator dan integrasi program lintas sektor untuk mendorong keberlanjutan ekonomi pemuda di desa.Kata Kunci: Fasilitator, Karang Taruna, kemandirian ekonomi, PKKP.

Publication Details

Journal
Transformasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
Published
2025-03-28
DOI
https://doi.org/10.33394/jtni.v11i1.17002
Primary Topic
Maternal and fetal healthcare
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Peran Fasilitator Program Pengembangan Kepedulian dan Kepeloporan Pemuda Dalam Mendorong Kemandirian Ekonomi

Transformasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
Maternal and fetal healthcare
article

Peran Fasilitator Program Pengembangan Kepedulian dan Kepeloporan Pemuda Dalam Mendorong Kemandirian Ekonomi

article en

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of facilitators of the Youth Awareness and Pioneering Development Program (PKKP) in increasing the economic independence of youth organizations in Grobogan Regency. The main focus of the research includes strengthening entrepreneurial skills, increasing active participation, and instilling a responsible attitude in the management of community-based economic activities. The method used in this study is qualitative with a case study approach, which involves five informants from the facilitators and members of the Youth Organization. The results of the study show that PKKP facilitators play a strategic role in providing technical assistance, business skills training, and encouraging youth participation and social responsibility in running business units. This role has been proven to encourage the birth of local business initiatives such as fish farming and traditional food processing based on village potential. These findings confirm the importance of the existence of trained and responsive facilitators as the key to the success of the empowerment program. This study recommends strengthening the capacity of facilitators and integrating cross-sectoral programs to encourage youth economic sustainability in villages.Key Words: Facilitator, Karang Taruna, economic independence, PKKP.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fasilitator Program Pengembangan Kepedulian dan Kepeloporan (PKKP) Pemuda dalam meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda Karang Taruna di Kabupaten Grobogan. Fokus utama penelitian mencakup penguatan keterampilan wirausaha, peningkatan partisipasi aktif, dan penanaman sikap tanggung jawab dalam pengelolaan kegiatan ekonomi berbasis komunitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan lima informan dari kalangan fasilitator dan anggota Karang Taruna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator PKKP berperan strategis dalam memberikan pendampingan teknis, pelatihan keterampilan usaha, serta mendorong partisipasi dan tanggung jawab sosial pemuda dalam menjalankan unit usaha. Peran ini terbukti mendorong lahirnya inisiatif usaha lokal seperti budidaya ikan dan olahan pangan tradisional berbasis potensi desa. Temuan ini menegaskan akan pentingnya keberadaan fasilitator yang terlatih dan responsif terhadap kebutuhan lokal sebagai kunci keberhasilan program pemberdayaan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas fasilitator dan integrasi program lintas sektor untuk mendorong keberlanjutan ekonomi pemuda di desa.Kata Kunci: Fasilitator, Karang Taruna, kemandirian ekonomi, PKKP.

Transformasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal InformalVol. 11(1)
Openalex Percentile: Top 31%
Maternal and fetal healthcare
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.