Rekonstruksi Pendekatan Andragogi dan Pedagogi Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Mahasiswa

Abstract: The higher education system in Indonesia faces serious challenges, such as uneven teaching quality, lack of reputable research output, and the impact of digital transformation and the COVID-19 pandemic. To respond to this, a learning approach is needed that can meet the needs of today's students. This article examines and reconstructs two main approaches in education, namely andragogy and pedagogy, emphasizing the role of both in improving the quality of learning in higher education. The andragogy approach emphasizes independent learning, relevance of experience, and high intrinsic motivation in adult learners. Meanwhile, pedagogy, although rooted in children's education, is now evolving towards a more participatory, contextual, and technology-based approach. This study also highlights implementation challenges, such as the readiness of lecturers to apply innovative methods such as flipped classrooms, technical constraints in online learning, and the diversity of student learning styles. This literature review offers a flexible integration of andragogy and pedagogy principles to create an inclusive, adaptive, and effective learning environment. It is recommended that lecturers improve their competencies through continuous training and utilize technologies such as AI to personalize learning. By reconstructing a teaching approach that is more responsive to the contemporary context, this article aims to provide theoretical and practical contributions to improving the quality of higher education in Indonesia. Abstrak: Sistem pendidikan tinggi di Indonesia menghadapi tantangan serius, seperti kualitas pengajaran yang belum merata, kurangnya output penelitian bereputasi, serta dampak dari transformasi digital dan pandemi COVID-19. Untuk merespons hal ini, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu menjawab kebutuhan mahasiswa masa kini. Artikel ini mengkaji dan merekonstruksi dua pendekatan utama dalam pendidikan, yaitu andragogi dan pedagogi, dengan menekankan peran keduanya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. Pendekatan andragogi menitikberatkan pada pembelajaran mandiri, relevansi pengalaman, dan motivasi intrinsik yang tinggi pada pembelajar dewasa. Sementara pedagogi, meskipun berakar pada pendidikan anak-anak, kini mengalami evolusi ke arah pendekatan yang lebih partisipatif, kontekstual, dan berbasis teknologi. Penelitian ini juga menyoroti tantangan implementatif, seperti kesiapan dosen dalam menerapkan metode inovatif seperti flipped classroom, kendala teknis dalam pembelajaran daring, serta keberagaman gaya belajar mahasiswa. Studi literatur ini menawarkan integrasi fleksibel antara prinsip andragogi dan pedagogi untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, dan efektif. Disarankan agar pengajar meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan berkelanjutan dan memanfaatkan teknologi seperti AI untuk personalisasi pembelajaran. Dengan merekonstruksi pendekatan pengajaran yang lebih responsif terhadap konteks kontemporer, artikel ini bertujuan memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

Publication Details

Journal
Transformasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
Published
2025-09-15
DOI
https://doi.org/10.33394/jtni.v11i2.16361
Primary Topic
Genomics and Phylogenetic Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Rekonstruksi Pendekatan Andragogi dan Pedagogi Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Mahasiswa

Transformasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
Genomics and Phylogenetic Studies
article

Rekonstruksi Pendekatan Andragogi dan Pedagogi Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Mahasiswa

article en

Abstract

Abstract: The higher education system in Indonesia faces serious challenges, such as uneven teaching quality, lack of reputable research output, and the impact of digital transformation and the COVID-19 pandemic. To respond to this, a learning approach is needed that can meet the needs of today's students. This article examines and reconstructs two main approaches in education, namely andragogy and pedagogy, emphasizing the role of both in improving the quality of learning in higher education. The andragogy approach emphasizes independent learning, relevance of experience, and high intrinsic motivation in adult learners. Meanwhile, pedagogy, although rooted in children's education, is now evolving towards a more participatory, contextual, and technology-based approach. This study also highlights implementation challenges, such as the readiness of lecturers to apply innovative methods such as flipped classrooms, technical constraints in online learning, and the diversity of student learning styles. This literature review offers a flexible integration of andragogy and pedagogy principles to create an inclusive, adaptive, and effective learning environment. It is recommended that lecturers improve their competencies through continuous training and utilize technologies such as AI to personalize learning. By reconstructing a teaching approach that is more responsive to the contemporary context, this article aims to provide theoretical and practical contributions to improving the quality of higher education in Indonesia. Abstrak: Sistem pendidikan tinggi di Indonesia menghadapi tantangan serius, seperti kualitas pengajaran yang belum merata, kurangnya output penelitian bereputasi, serta dampak dari transformasi digital dan pandemi COVID-19. Untuk merespons hal ini, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu menjawab kebutuhan mahasiswa masa kini. Artikel ini mengkaji dan merekonstruksi dua pendekatan utama dalam pendidikan, yaitu andragogi dan pedagogi, dengan menekankan peran keduanya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. Pendekatan andragogi menitikberatkan pada pembelajaran mandiri, relevansi pengalaman, dan motivasi intrinsik yang tinggi pada pembelajar dewasa. Sementara pedagogi, meskipun berakar pada pendidikan anak-anak, kini mengalami evolusi ke arah pendekatan yang lebih partisipatif, kontekstual, dan berbasis teknologi. Penelitian ini juga menyoroti tantangan implementatif, seperti kesiapan dosen dalam menerapkan metode inovatif seperti flipped classroom, kendala teknis dalam pembelajaran daring, serta keberagaman gaya belajar mahasiswa. Studi literatur ini menawarkan integrasi fleksibel antara prinsip andragogi dan pedagogi untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, dan efektif. Disarankan agar pengajar meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan berkelanjutan dan memanfaatkan teknologi seperti AI untuk personalisasi pembelajaran. Dengan merekonstruksi pendekatan pengajaran yang lebih responsif terhadap konteks kontemporer, artikel ini bertujuan memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

Transformasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal InformalVol. 11(2)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 49%
Genomics and Phylogenetic Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.