PENYULUHAN PENERAPAN URBAN FARMING DENGAN TEKNIK AKUAPONIK DI KELURAHAN UNTIA, MAKASSAR

Urban farming is an alternative solution for utilizing limited land in urban areas in order to support food security and environmental sustainability. This community service carried out in Untia Village, Makassar city integrates aquaponic techniques as a modern agricultural method that combines fish and plant cultivation. This method allows the processing of organic waste from fish into nutrients for plants naturally, thereby reducing the use of chemical fertilizers and supporting environmental sustainability. This service uses a participatory approach with the Participatory Learning and Action (PLA) method to involve groups of housewives, young women and community leaders in counseling, technical training and mentoring. The activity began with preliminary study to identify the challenges of limited land and food needs, followed by interactive counseling about the concept and advantages of aquaponics, as well as training in making an installation as a pilot model. The result of the activity showed an increase in participants’ understanding and skills in applying aquaponic technology independently. The success of the pilot installation proves the effectiveness of this method in optimizing limited space for the production of communities. This service not only reduces waste and pollution, but also changes people’s mindset towards unproductive use of space. This dedication emphasizes that technological innovation is very crucial to overcome space limitations and meet urban food needs. The active participation of the community durig the service significantly increased awareness and confidence in implementing efficient modern agricultural solutions together. --- Urban farming menjadi alternatif solusi untuk pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Untia, Kota Makassar ini mengintegrasikan teknik aquaponik sebagai metode pertanian modern yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman. Metode ini memungkinkan pengolahan limbah organik dari ikan menjadi nutrisi bagi tanaman secara alami, sehingga mengurangi penggunaan pupuk kimia dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode Participatory Learning and Action (PLA) untuk melibatkan kelompok ibu rumah tangga, remaja putri dan pemuka masyarakat dalam penyuluhan, pelatihan teknis dan pendampingan. Kegiatan diawali dengan studi pendahuluan untuk mengidentifikasi tantangan keterbatasan lahan dan kebutuhan pangan, dilanjutkan dengan penyuluhan interaktif tentang konsep dan keunggulan aquaponik, serta pelatihan pembuatan instalasi sebagai model percontohan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan teknologi aquaponik secara mandiri. Keberhasilan instalasi percontohan membuktikan efektivitas metode ini dalam mengoptimalkan ruang terbatas untuk produksi sayuran organik dan ikan air tawar, yang pada gilirannya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Pengabdian ini tidak hanya mengurangi limbah dan pencemaran, tetapi juga mengubah pola pikir masyarakat terhadap pemanfataan ruang yang tidak produktif. Pengabdian ini menekankan bahwa inovasi teknologi sangat krusial untuk mengatasi keterbatasan ruang dan memenuhi kebutuhan pangan urban. Partisipasi aktif masyarakat selama pengabdian meningkatkan kesadaran dan kepercayaan diri dalam mengimplementasikan solusi agrikultur modern yang efisien secara signifikan bersama-sama.

Institutions

Publication Details

Journal
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published
2025-07-30
DOI
https://doi.org/10.20956/pa.v9i3.42664
Primary Topic
Corporate Taxation and Avoidance
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENYULUHAN PENERAPAN URBAN FARMING DENGAN TEKNIK AKUAPONIK DI KELURAHAN UNTIA, MAKASSAR

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Corporate Taxation and Avoidance
article

PENYULUHAN PENERAPAN URBAN FARMING DENGAN TEKNIK AKUAPONIK DI KELURAHAN UNTIA, MAKASSAR

article en

Abstract

Urban farming is an alternative solution for utilizing limited land in urban areas in order to support food security and environmental sustainability. This community service carried out in Untia Village, Makassar city integrates aquaponic techniques as a modern agricultural method that combines fish and plant cultivation. This method allows the processing of organic waste from fish into nutrients for plants naturally, thereby reducing the use of chemical fertilizers and supporting environmental sustainability. This service uses a participatory approach with the Participatory Learning and Action (PLA) method to involve groups of housewives, young women and community leaders in counseling, technical training and mentoring. The activity began with preliminary study to identify the challenges of limited land and food needs, followed by interactive counseling about the concept and advantages of aquaponics, as well as training in making an installation as a pilot model. The result of the activity showed an increase in participants’ understanding and skills in applying aquaponic technology independently. The success of the pilot installation proves the effectiveness of this method in optimizing limited space for the production of communities. This service not only reduces waste and pollution, but also changes people’s mindset towards unproductive use of space. This dedication emphasizes that technological innovation is very crucial to overcome space limitations and meet urban food needs. The active participation of the community durig the service significantly increased awareness and confidence in implementing efficient modern agricultural solutions together. --- Urban farming menjadi alternatif solusi untuk pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Untia, Kota Makassar ini mengintegrasikan teknik aquaponik sebagai metode pertanian modern yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman. Metode ini memungkinkan pengolahan limbah organik dari ikan menjadi nutrisi bagi tanaman secara alami, sehingga mengurangi penggunaan pupuk kimia dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode Participatory Learning and Action (PLA) untuk melibatkan kelompok ibu rumah tangga, remaja putri dan pemuka masyarakat dalam penyuluhan, pelatihan teknis dan pendampingan. Kegiatan diawali dengan studi pendahuluan untuk mengidentifikasi tantangan keterbatasan lahan dan kebutuhan pangan, dilanjutkan dengan penyuluhan interaktif tentang konsep dan keunggulan aquaponik, serta pelatihan pembuatan instalasi sebagai model percontohan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan teknologi aquaponik secara mandiri. Keberhasilan instalasi percontohan membuktikan efektivitas metode ini dalam mengoptimalkan ruang terbatas untuk produksi sayuran organik dan ikan air tawar, yang pada gilirannya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Pengabdian ini tidak hanya mengurangi limbah dan pencemaran, tetapi juga mengubah pola pikir masyarakat terhadap pemanfataan ruang yang tidak produktif. Pengabdian ini menekankan bahwa inovasi teknologi sangat krusial untuk mengatasi keterbatasan ruang dan memenuhi kebutuhan pangan urban. Partisipasi aktif masyarakat selama pengabdian meningkatkan kesadaran dan kepercayaan diri dalam mengimplementasikan solusi agrikultur modern yang efisien secara signifikan bersama-sama.

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada MasyarakatVol. 9(3)
State University of Makassar (ID), Hasanuddin University (ID)
Openalex Percentile: Top 35%
Corporate Taxation and Avoidance
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.