PENGGUNAAN QR CODE DAN MEDIA SOSIAL DALAM UPAYA TRANSFORMASI KEBUN DASAWISMA KENIKIR 1, DESA SINGA GEMBARA, KUTAI TIMUR

The Dasawisma group of Singa Gembara Village maintains a community garden. One of the main challenges in managing this garden is the administrators’ limited ability to utilize digital information for managing and promoting the garden within the community. The transformation program for the Dasawisma garden in Singa Gembara Village aims to enhance administrators’ knowledge in utilizing QR codes and social media to support the modernization of garden management. This community service activity involved two key components: QR code training and social media management training. Post-test results showed that the average participant score exceeded 80. The Wilcoxon test for the QR code training revealed a significance value of 0.002, indicating a statistically significant difference between the pre-test and post-test results (p < 0.05). Similarly, for the video content creation and Facebook account management training, the significance value was 0.000, also indicating a significant difference in participants’ knowledge and skills before and after the training (p < 0.05). In conclusion, the training provided to the administrators of the Kenikir 1 Dasawisma garden in Singa Gembara Village effectively increased their knowledge and abilities in creating QR codes, developing video content, and managing the garden’s Facebook account. --- Kelompok dasawisma Desa Singa Gembara memiliki kebun dasawisma. Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan kebun dasawisma yaitu pengurus kebun dasawisma belum mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam mengelolah kebun dasawisma dan mempromosikannya kepada masyarakat. Transformasi kebun dasawisma Desa Singa Gembara bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengelolah kebun dasawisma dalam memanfaatkan QR Code dan media sosial untuk mengoptimalkan pengelolaan kebun dasawisma yang lebih modern. Terdapat dua kegiatan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu pelatihan QR Code, dan pelatihan penggunaan social media. Hasil nilai post-test pada pelatihan tersebut menunjukkan bahwa skor rata-rata post-test peserta lebih dari 80. Berdasarkan uji wilcoxon, nilai sig. sebesar 0,002 artinya terdapat perbedaan signifikan nilai pre-test dan post-test peserta pelatihan pembuatan QR Code (p < 0,05). Sedangkan untuk hasil pre-test dan post test pelatihan pembuatan konten video dan pengelolaan akun facebook menunjukkan bahwa nilai sig. sebesar 0,000 artinya terdapat perbedaan signifikan nilai pre-test dan post-test peserta pelatihan pembuatan video konten dan pengelolaan akun facebook kebun dasawisma (p < 0,05). Kesimpulan, pelatihan yang telah diberikan kepada pengelolah kebun dasawisma mampu meningkatkan pengetahuan terkait cara pembuatan QR Code, video konten, dan pengelolaan akun facebook kebun dasawisma Kenikir 1 Desa Singa Gembara.

Institutions

Publication Details

Journal
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published
2025-07-30
DOI
https://doi.org/10.20956/pa.v9i3.40309
Primary Topic
Geochemistry and Geologic Mapping
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENGGUNAAN QR CODE DAN MEDIA SOSIAL DALAM UPAYA TRANSFORMASI KEBUN DASAWISMA KENIKIR 1, DESA SINGA GEMBARA, KUTAI TIMUR

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Geochemistry and Geologic Mapping
article

PENGGUNAAN QR CODE DAN MEDIA SOSIAL DALAM UPAYA TRANSFORMASI KEBUN DASAWISMA KENIKIR 1, DESA SINGA GEMBARA, KUTAI TIMUR

article en

Abstract

The Dasawisma group of Singa Gembara Village maintains a community garden. One of the main challenges in managing this garden is the administrators’ limited ability to utilize digital information for managing and promoting the garden within the community. The transformation program for the Dasawisma garden in Singa Gembara Village aims to enhance administrators’ knowledge in utilizing QR codes and social media to support the modernization of garden management. This community service activity involved two key components: QR code training and social media management training. Post-test results showed that the average participant score exceeded 80. The Wilcoxon test for the QR code training revealed a significance value of 0.002, indicating a statistically significant difference between the pre-test and post-test results (p < 0.05). Similarly, for the video content creation and Facebook account management training, the significance value was 0.000, also indicating a significant difference in participants’ knowledge and skills before and after the training (p < 0.05). In conclusion, the training provided to the administrators of the Kenikir 1 Dasawisma garden in Singa Gembara Village effectively increased their knowledge and abilities in creating QR codes, developing video content, and managing the garden’s Facebook account. --- Kelompok dasawisma Desa Singa Gembara memiliki kebun dasawisma. Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan kebun dasawisma yaitu pengurus kebun dasawisma belum mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam mengelolah kebun dasawisma dan mempromosikannya kepada masyarakat. Transformasi kebun dasawisma Desa Singa Gembara bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengelolah kebun dasawisma dalam memanfaatkan QR Code dan media sosial untuk mengoptimalkan pengelolaan kebun dasawisma yang lebih modern. Terdapat dua kegiatan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu pelatihan QR Code, dan pelatihan penggunaan social media. Hasil nilai post-test pada pelatihan tersebut menunjukkan bahwa skor rata-rata post-test peserta lebih dari 80. Berdasarkan uji wilcoxon, nilai sig. sebesar 0,002 artinya terdapat perbedaan signifikan nilai pre-test dan post-test peserta pelatihan pembuatan QR Code (p < 0,05). Sedangkan untuk hasil pre-test dan post test pelatihan pembuatan konten video dan pengelolaan akun facebook menunjukkan bahwa nilai sig. sebesar 0,000 artinya terdapat perbedaan signifikan nilai pre-test dan post-test peserta pelatihan pembuatan video konten dan pengelolaan akun facebook kebun dasawisma (p < 0,05). Kesimpulan, pelatihan yang telah diberikan kepada pengelolah kebun dasawisma mampu meningkatkan pengetahuan terkait cara pembuatan QR Code, video konten, dan pengelolaan akun facebook kebun dasawisma Kenikir 1 Desa Singa Gembara.

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada MasyarakatVol. 9(3)
Mulawarman University (ID)
Openalex Percentile: Top 27%
Geochemistry and Geologic Mapping
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.