Kemampuan CEO Narcissism dalam Hubungan Manajemen Laba dan Nilai Perusahaan (The Ability of CEO Narcissism in the Relationship between Earnings Management and Firm Value)

op management narcissism is often perceived as a bad thing that has the potential to worsen the condition of the company. This study aims to explain how CEO narcissism affects the relationship between EM and firm value. We used a sample of 152 financial statements of the listed companies on the Indonesia Stock Exchange between 2016 and 2020. We used multiple linear tests to analyze the data. The study describe that EM and CEO narcissism can individually increase firm value. Meanwhile, when narcissism is used as moderation, it weakens firm value. This suggests that EM and CEO narcissism both have great power to improve corporate image with an increase in FV. However, the moderation of CEO narcissism decreases firm value. This study provides a new discourse that CEO narcissism is also a strong signal that investors consider in conducting their economic activities, rather than when it plays a moderating role. Narsisme direktur utama seringkali dipersepsikan sebagai hal buruk yang berpotensi memperburuk kondisi perusahaan. Studi ini bertujuan menjelaskan bagaimana kemampuan narsisme direktur utama dalam hubungan antara EM dan nilai perusahaan. Kami menggunakan sampel sejumlah 152 laporan keuangan observasian pada perusahaan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2016 sampai 2020. Peneliti menggunakan uji linier berganda untuk menganalisis data. Hasil studi menunjukkan bahwa EM dan narsisme direktur utama secara individual meningkatkan nilai perusahaan. Sedangkan, bilamana narsisme digunakan sebagai moderasi, hasilnya memperlemah nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa EM dan narsisme direktur utama sama sama memiliki kekuatan besar untuk meningkatkan citra perusahaan dalam bentuk peningkatan FV. Namun, moderasi narsime direktur utama malah menurunkan nilai perusahaan. Penelitian ini memberikan wacana baru bahwa narsisme direktur juga menjadi signal kuat yang dipertimbangkan investor dalam melakukan aktivitas ekonomi mereka, dibandingkan bila berperan sebagai moderasi.

Publication Details

Journal
Ubaya Repository (University of Surabaya)
Published
2024-10-02
Primary Topic
Educational Games and Gamification
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Kemampuan CEO Narcissism dalam Hubungan Manajemen Laba dan Nilai Perusahaan (The Ability of CEO Narcissism in the Relationship between Earnings Management and Firm Value)

Ubaya Repository (University of Surabaya)
Educational Games and Gamification
article

Kemampuan CEO Narcissism dalam Hubungan Manajemen Laba dan Nilai Perusahaan (The Ability of CEO Narcissism in the Relationship between Earnings Management and Firm Value)

article en

Abstract

op management narcissism is often perceived as a bad thing that has the potential to worsen the condition of the company. This study aims to explain how CEO narcissism affects the relationship between EM and firm value. We used a sample of 152 financial statements of the listed companies on the Indonesia Stock Exchange between 2016 and 2020. We used multiple linear tests to analyze the data. The study describe that EM and CEO narcissism can individually increase firm value. Meanwhile, when narcissism is used as moderation, it weakens firm value. This suggests that EM and CEO narcissism both have great power to improve corporate image with an increase in FV. However, the moderation of CEO narcissism decreases firm value. This study provides a new discourse that CEO narcissism is also a strong signal that investors consider in conducting their economic activities, rather than when it plays a moderating role. Narsisme direktur utama seringkali dipersepsikan sebagai hal buruk yang berpotensi memperburuk kondisi perusahaan. Studi ini bertujuan menjelaskan bagaimana kemampuan narsisme direktur utama dalam hubungan antara EM dan nilai perusahaan. Kami menggunakan sampel sejumlah 152 laporan keuangan observasian pada perusahaan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2016 sampai 2020. Peneliti menggunakan uji linier berganda untuk menganalisis data. Hasil studi menunjukkan bahwa EM dan narsisme direktur utama secara individual meningkatkan nilai perusahaan. Sedangkan, bilamana narsisme digunakan sebagai moderasi, hasilnya memperlemah nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa EM dan narsisme direktur utama sama sama memiliki kekuatan besar untuk meningkatkan citra perusahaan dalam bentuk peningkatan FV. Namun, moderasi narsime direktur utama malah menurunkan nilai perusahaan. Penelitian ini memberikan wacana baru bahwa narsisme direktur juga menjadi signal kuat yang dipertimbangkan investor dalam melakukan aktivitas ekonomi mereka, dibandingkan bila berperan sebagai moderasi.

Ubaya Repository (University of Surabaya)
Openalex Percentile: Top 37%
Educational Games and Gamification
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.