Kemampuan Mahasiswa Farmasi (S1) dalam Menyelesaikan Kasus Swamedikasi Dispepsia dengan Tanda Bahaya

Kemampuan melakukan praktek swamedikasi merupakan salah satu kompetensi utama bagi apoteker. Penelitian terdahulu pada kasus swamedikasi dispepsia dengan tanda bahaya (perlu dirujuk ke dokter) menunjukkan kemampuan mahasiswa (S1) maupun apoteker masih sub-optimal, namun penelitian ini masih perlu dikonfirmasi dengan lebih banyak variasi kasus swamedikasi dispepsia dengan rujukan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan ketepatan pemberian rekomendasi dan alasan pemberian rekomendasi pada kasus swamedikasi dispepsia dengan tanda bahaya oleh mahasiswa S1 farmasi. Penelitian potong-lintang dengan menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan terbuka terkait rekomendasi dan alasan pemberian rekomendasi pada kasus vignette swamedikasi dispepsia dengan tanda bahaya dilakukan di salah satu fakultas farmasi di Jawa Timur. Content analysis digunakan untuk analisis jawaban partisipan. Sebanyak 116 dari total populasi 162 mahasiswa mengikuti penelitian. Dari 116 partisipan, 107 (92%) dapat memberikan rekomendasi tepat dengan alasan yang tepat, yaitu merujuk pasien ke dokter karena adanya tanda bahaya atau alasan lain yang dianggap tepat. Kemampuan mahasiswa pada penelitian ini sudah cukup optimal dalam memberikan rekomendasi pada kasus swamedikasi dispepsia dengan tanda bahaya. Penelitian lanjutan pada institusi pendidikan lain diperlukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif terkait kemampuan mahasiswa S1 farmasi sebagai calon apoteker Indonesia dalam menangani swamedikasi.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Sains dan Kesehatan
Published
2025-11-29
DOI
https://doi.org/10.30872/jsk.v6i3.930
Primary Topic
Pharmaceutical Practices and Patient Outcomes
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Kemampuan Mahasiswa Farmasi (S1) dalam Menyelesaikan Kasus Swamedikasi Dispepsia dengan Tanda Bahaya

Yosi Irawati Wibowo, Cecilia Brata, Aileen Hadiwinoto
Jurnal Sains dan Kesehatan
Pharmaceutical Practices and Patient Outcomes
article

Kemampuan Mahasiswa Farmasi (S1) dalam Menyelesaikan Kasus Swamedikasi Dispepsia dengan Tanda Bahaya

Yosi Irawati Wibowo, Cecilia Brata, Aileen Hadiwinoto
article en

Abstract

Kemampuan melakukan praktek swamedikasi merupakan salah satu kompetensi utama bagi apoteker. Penelitian terdahulu pada kasus swamedikasi dispepsia dengan tanda bahaya (perlu dirujuk ke dokter) menunjukkan kemampuan mahasiswa (S1) maupun apoteker masih sub-optimal, namun penelitian ini masih perlu dikonfirmasi dengan lebih banyak variasi kasus swamedikasi dispepsia dengan rujukan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan ketepatan pemberian rekomendasi dan alasan pemberian rekomendasi pada kasus swamedikasi dispepsia dengan tanda bahaya oleh mahasiswa S1 farmasi. Penelitian potong-lintang dengan menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan terbuka terkait rekomendasi dan alasan pemberian rekomendasi pada kasus vignette swamedikasi dispepsia dengan tanda bahaya dilakukan di salah satu fakultas farmasi di Jawa Timur. Content analysis digunakan untuk analisis jawaban partisipan. Sebanyak 116 dari total populasi 162 mahasiswa mengikuti penelitian. Dari 116 partisipan, 107 (92%) dapat memberikan rekomendasi tepat dengan alasan yang tepat, yaitu merujuk pasien ke dokter karena adanya tanda bahaya atau alasan lain yang dianggap tepat. Kemampuan mahasiswa pada penelitian ini sudah cukup optimal dalam memberikan rekomendasi pada kasus swamedikasi dispepsia dengan tanda bahaya. Penelitian lanjutan pada institusi pendidikan lain diperlukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif terkait kemampuan mahasiswa S1 farmasi sebagai calon apoteker Indonesia dalam menangani swamedikasi.

Jurnal Sains dan Kesehatan
University of Surabaya (ID)
Openalex Percentile: Top 54%
Pharmaceutical Practices and Patient Outcomes
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.