Gambaran Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi Covid-19 Pada Mahasiswa FK Unand Angkatan 2020

Latar Belakang: Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi COVID-19 adalah salah satu bentuk Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berupa reaksi lokal maupun sistemik yang tidak diinginkan yang muncul setelah pemberian vaksin COVID-19. Vaksinasi COVID-19 merupakan vaksinasi yang wajib diberikan kepada mahasiswa dalam rangka pencegahan penularan COVID-19. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gejala yang muncul setelah pemberian vaksin COVID-19 pada mahasiswa FK UNAND angkatan 2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan data primer yang diperoleh dengan metode consecutive sampling. Data didapatkan melalui kuesioner yang dikumpulkan dengan g-form. Subjek penelitian berjumlah 159 responden yang merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas angkatan 2020 yang sudah pernah divaksinasi COVID-19. Hasil: Penelitian ini menunjukkan persentase kejadian ikutan pasca vaksinasi COVID-19 lebih sering terjadi pada perempuan (79,2%) dibandingkan laki-laki (20,8%). Vaksin Sinovac menyebabkan KIPI terbanyak dengan jumlah 68 dari 119 kasus positif (42,8%). Gejala KIPI tersering adalah nyeri pada lokasi suntikan yang terjadi pada 89 dari 159 mahasiswa (56,0%). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebanyakan KIPI terjadi pada perempuan, dan gejala KIPI yang paling sering timbul adalah nyeri pada lokasi suntikan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Majalah Kedokteran Andalas
Published
2025-10-25
DOI
https://doi.org/10.25077/mka.v48.i4.p383-389.2025
Primary Topic
COVID-19 Prevention and Impact
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Gambaran Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi Covid-19 Pada Mahasiswa FK Unand Angkatan 2020

Nur Afrainin Syah, I Gusti Putu Agung Hidayat, Selfi Renita Rusjdi
Majalah Kedokteran Andalas
COVID-19 Prevention and Impact
article

Gambaran Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi Covid-19 Pada Mahasiswa FK Unand Angkatan 2020

Nur Afrainin Syah, I Gusti Putu Agung Hidayat, Selfi Renita Rusjdi
article en

Abstract

Latar Belakang: Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi COVID-19 adalah salah satu bentuk Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berupa reaksi lokal maupun sistemik yang tidak diinginkan yang muncul setelah pemberian vaksin COVID-19. Vaksinasi COVID-19 merupakan vaksinasi yang wajib diberikan kepada mahasiswa dalam rangka pencegahan penularan COVID-19. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gejala yang muncul setelah pemberian vaksin COVID-19 pada mahasiswa FK UNAND angkatan 2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan data primer yang diperoleh dengan metode consecutive sampling. Data didapatkan melalui kuesioner yang dikumpulkan dengan g-form. Subjek penelitian berjumlah 159 responden yang merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas angkatan 2020 yang sudah pernah divaksinasi COVID-19. Hasil: Penelitian ini menunjukkan persentase kejadian ikutan pasca vaksinasi COVID-19 lebih sering terjadi pada perempuan (79,2%) dibandingkan laki-laki (20,8%). Vaksin Sinovac menyebabkan KIPI terbanyak dengan jumlah 68 dari 119 kasus positif (42,8%). Gejala KIPI tersering adalah nyeri pada lokasi suntikan yang terjadi pada 89 dari 159 mahasiswa (56,0%). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebanyakan KIPI terjadi pada perempuan, dan gejala KIPI yang paling sering timbul adalah nyeri pada lokasi suntikan.

Majalah Kedokteran AndalasVol. 48(4)
Andalas University (ID)
Openalex Percentile: Top 60%
COVID-19 Prevention and Impact
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.