Pers, Pembangunan, dan Kekuasaan: Studi Historis Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia di Kalimantan Timur Tahun 1981-1998

This study investigates the historical dynamics of the Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) in East Kalimantan as a professional journalism organization during the New Order period. The research aims to: (1) analyze the background and process of the establishment of PWI in East Kalimantan, (2) examine the organizational role of PWI as a professional institution, and (3) evaluate the impact of PWI on journalists and society. This study employs the historical research method consisting of heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The findings reveal that the establishment of the East Kalimantan Branch of PWI was driven by the need to standardize the journalism profession and align it with government communication policies. The formation process occurred in several stages: initially as a Representative Preparation, followed by a Representative, and finally formalized as a Branch. As a professional organization, PWI East Kalimantan played a strategic role in protecting journalists’ work risks, enhancing journalistic professionalism through training and certification, and promoting the welfare of its members. The organization also contributed to strengthening press ethics and institutional collaboration. The impact of PWI extended beyond internal members by improving journalistic competence, ensuring more accurate information dissemination, and raising public awareness. Overall, PWI functioned as both a professional guardian and a social agent in the development of the press in East Kalimantan..Abstrak Penelitian ini mengkaji dinamika historis Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kalimantan Timur sebagai organisasi profesional kewartawanan pada masa Orde Baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis latar belakang dan proses pembentukan PWI di Kalimantan Timur, (2) mengkaji peran PWI sebagai organisasi profesi, dan (3) mengevaluasi dampak PWI terhadap wartawan dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan PWI Cabang Kalimantan Timur dilatarbelakangi oleh kebutuhan standardisasi profesi kewartawanan serta penyesuaian dengan kebijakan komunikasi pemerintah. Proses pembentukannya berlangsung melalui beberapa tahap, mulai dari Pembentukan Persiapan Perwakilan, menjadi Perwakilan PWI, hingga akhirnya diresmikan sebagai PWI Cabang. Sebagai organisasi profesi, PWI Kalimantan Timur berperan dalam melindungi risiko kerja wartawan, meningkatkan profesionalisme melalui pelatihan dan sertifikasi, serta memperhatikan kesejahteraan anggota. Selain itu, PWI turut memperkuat etika pers dan mendorong kolaborasi kelembagaan. Dampak keberadaan PWI tidak hanya dirasakan oleh anggotanya, tetapi juga oleh masyarakat melalui peningkatan kompetensi wartawan, penyajian informasi yang lebih akurat, serta meningkatnya kesadaran publik. Secara keseluruhan, PWI berfungsi sebagai penjaga profesionalisme sekaligus agen sosial dalam perkembangan pers di Kalimantan Timur.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
FACTUM Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah
Published
2025-10-14
DOI
https://doi.org/10.17509/factum.v14i2.90957
Primary Topic
Economic Growth and Fiscal Policies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pers, Pembangunan, dan Kekuasaan: Studi Historis Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia di Kalimantan Timur Tahun 1981-1998

Fathimah Dayaning Pertiwi, Dimas Aldi Pangestu, Nur Haini
FACTUM Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah
Economic Growth and Fiscal Policies
article

Pers, Pembangunan, dan Kekuasaan: Studi Historis Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia di Kalimantan Timur Tahun 1981-1998

Fathimah Dayaning Pertiwi, Dimas Aldi Pangestu, Nur Haini
article en

Abstract

This study investigates the historical dynamics of the Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) in East Kalimantan as a professional journalism organization during the New Order period. The research aims to: (1) analyze the background and process of the establishment of PWI in East Kalimantan, (2) examine the organizational role of PWI as a professional institution, and (3) evaluate the impact of PWI on journalists and society. This study employs the historical research method consisting of heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The findings reveal that the establishment of the East Kalimantan Branch of PWI was driven by the need to standardize the journalism profession and align it with government communication policies. The formation process occurred in several stages: initially as a Representative Preparation, followed by a Representative, and finally formalized as a Branch. As a professional organization, PWI East Kalimantan played a strategic role in protecting journalists’ work risks, enhancing journalistic professionalism through training and certification, and promoting the welfare of its members. The organization also contributed to strengthening press ethics and institutional collaboration. The impact of PWI extended beyond internal members by improving journalistic competence, ensuring more accurate information dissemination, and raising public awareness. Overall, PWI functioned as both a professional guardian and a social agent in the development of the press in East Kalimantan..Abstrak Penelitian ini mengkaji dinamika historis Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kalimantan Timur sebagai organisasi profesional kewartawanan pada masa Orde Baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis latar belakang dan proses pembentukan PWI di Kalimantan Timur, (2) mengkaji peran PWI sebagai organisasi profesi, dan (3) mengevaluasi dampak PWI terhadap wartawan dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan PWI Cabang Kalimantan Timur dilatarbelakangi oleh kebutuhan standardisasi profesi kewartawanan serta penyesuaian dengan kebijakan komunikasi pemerintah. Proses pembentukannya berlangsung melalui beberapa tahap, mulai dari Pembentukan Persiapan Perwakilan, menjadi Perwakilan PWI, hingga akhirnya diresmikan sebagai PWI Cabang. Sebagai organisasi profesi, PWI Kalimantan Timur berperan dalam melindungi risiko kerja wartawan, meningkatkan profesionalisme melalui pelatihan dan sertifikasi, serta memperhatikan kesejahteraan anggota. Selain itu, PWI turut memperkuat etika pers dan mendorong kolaborasi kelembagaan. Dampak keberadaan PWI tidak hanya dirasakan oleh anggotanya, tetapi juga oleh masyarakat melalui peningkatan kompetensi wartawan, penyajian informasi yang lebih akurat, serta meningkatnya kesadaran publik. Secara keseluruhan, PWI berfungsi sebagai penjaga profesionalisme sekaligus agen sosial dalam perkembangan pers di Kalimantan Timur.

FACTUM Jurnal Sejarah dan Pendidikan SejarahVol. 14(2)
Indonesia University of Education (ID), Mulawarman University (ID)
Openalex Percentile: Top 62%
Economic Growth and Fiscal Policies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.