SOSIALISASI MEDIA LEAFLET TENTANG KEPUTIHAN PADA IBU HAMIL DI PUKESMAS CIWARUGA TAHUN 2025

ABSTRACT Vaginal discharge during pregnancy is a physiological condition; however, without proper management and timely treatment, it may lead to complications and develop into pathological discharge. If left untreated, vaginal discharge during pregnancy can result in complications during labor, the postpartum period, and can affect the newborn. This condition may also cause discomfort for pregnant women. The purpose of this activity was to provide pregnant women with knowledge about vaginal discharge and its management during pregnancy. The method used in this activity was health education through leaflet distribution. Pregnant women were gathered and initially asked questions related to vaginal discharge. Afterward, an educational session was delivered, followed by a post-assessment to measure changes in knowledge. Interviews conducted with healthcare workers at Puskesmas Ciwaruga revealed that there are still many cases of vaginal discharge, with several patients progressing to pathological discharge. This educational session was designed to increase pregnant women's knowledge regarding the management of vaginal discharge. The respondents consisted of 30 pregnant women. Results from a previous study showed a significant difference in knowledge before and after the intervention, with a p-value of 0.000 < 0.05. It can be concluded that the health education provided through leaflets was proven effective in increasing pregnant women's knowledge about vaginal discharge. ABSTRAK Keputihan pada ibu hamil merupakan hal fisiologis yang terjadi, namun apabila tidak diberikan penatalaksanaan yang baik dan segera diatasi dapat mengakibatkan komplikasi menjadi keputihan yang patologis. Keputihan yang tidak tertangani pada kehamilan dapat menimbulkan komplikasi pada persalinan, masa nifas serta bayi baru lahir. Kondisi tersebut bisa menimbulkan ketidak nyamanan pada ibu hamil. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan kepada ibu hamil mengenai keputihan dan penatalaksanaannya pada saat kehamilan. Metode yang di gunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi menggunakan leaflet. Ibu hamil di kumpulkan kemudian di berikan pertanyaan mengenai keputihan, setelahnya di berikan sosialisasi, lalu di ukur kembali pengetahuannya setelahnya. Hasil wawancara bersama tenaga kesehatan di Puskesmas Ciwaruga menyatakan bahwa masih banyak kejadian keputihan dan beberapa pasien berlanjut menjadi keputihan patologis. Sosialisasi ini di rancang untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai penanganan keputihan. Responden adalah ibu hamil berjumlah 30 orang. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan keputihan pada ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menunjukkan nilai signifikan p- value sebesar 0,000 < 0,05. Dapat di simpulkan bahwa sosialisasi dengan media leaflet yang di berikan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai keputihan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published
2025-10-16
DOI
https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7114
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

SOSIALISASI MEDIA LEAFLET TENTANG KEPUTIHAN PADA IBU HAMIL DI PUKESMAS CIWARUGA TAHUN 2025

Maria Awaldina Dua Barbara, Karina Nurul Rahayu
COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Public Health and Nutrition
article

SOSIALISASI MEDIA LEAFLET TENTANG KEPUTIHAN PADA IBU HAMIL DI PUKESMAS CIWARUGA TAHUN 2025

Maria Awaldina Dua Barbara, Karina Nurul Rahayu
article en

Abstract

ABSTRACT Vaginal discharge during pregnancy is a physiological condition; however, without proper management and timely treatment, it may lead to complications and develop into pathological discharge. If left untreated, vaginal discharge during pregnancy can result in complications during labor, the postpartum period, and can affect the newborn. This condition may also cause discomfort for pregnant women. The purpose of this activity was to provide pregnant women with knowledge about vaginal discharge and its management during pregnancy. The method used in this activity was health education through leaflet distribution. Pregnant women were gathered and initially asked questions related to vaginal discharge. Afterward, an educational session was delivered, followed by a post-assessment to measure changes in knowledge. Interviews conducted with healthcare workers at Puskesmas Ciwaruga revealed that there are still many cases of vaginal discharge, with several patients progressing to pathological discharge. This educational session was designed to increase pregnant women's knowledge regarding the management of vaginal discharge. The respondents consisted of 30 pregnant women. Results from a previous study showed a significant difference in knowledge before and after the intervention, with a p-value of 0.000 < 0.05. It can be concluded that the health education provided through leaflets was proven effective in increasing pregnant women's knowledge about vaginal discharge. ABSTRAK Keputihan pada ibu hamil merupakan hal fisiologis yang terjadi, namun apabila tidak diberikan penatalaksanaan yang baik dan segera diatasi dapat mengakibatkan komplikasi menjadi keputihan yang patologis. Keputihan yang tidak tertangani pada kehamilan dapat menimbulkan komplikasi pada persalinan, masa nifas serta bayi baru lahir. Kondisi tersebut bisa menimbulkan ketidak nyamanan pada ibu hamil. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan kepada ibu hamil mengenai keputihan dan penatalaksanaannya pada saat kehamilan. Metode yang di gunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi menggunakan leaflet. Ibu hamil di kumpulkan kemudian di berikan pertanyaan mengenai keputihan, setelahnya di berikan sosialisasi, lalu di ukur kembali pengetahuannya setelahnya. Hasil wawancara bersama tenaga kesehatan di Puskesmas Ciwaruga menyatakan bahwa masih banyak kejadian keputihan dan beberapa pasien berlanjut menjadi keputihan patologis. Sosialisasi ini di rancang untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai penanganan keputihan. Responden adalah ibu hamil berjumlah 30 orang. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan keputihan pada ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menunjukkan nilai signifikan p- value sebesar 0,000 < 0,05. Dapat di simpulkan bahwa sosialisasi dengan media leaflet yang di berikan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai keputihan.

COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatVol. 5(2)
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang (ID)
Openalex Percentile: Top 58%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.