“SEHARI MENJADI SENIMAN” SEBAGAI IMPLEMENTASI WISATA EDUKASI SENI BUDAYA SIDOARJO

This community service activity aims to introduce and foster appreciation for Sidoarjo's local arts and culture through a participatory educational tourism approach. The "A Day as an Artist" program is designed to provide a fun and meaningful learning experience by directly involving participants in artistic activities such as batik making, painting, playing gamelan, dancing, and enjoying miniatures and historical narratives of Sidoarjo's arts and culture at the arts and culture museum. The activity was implemented in three stages: (1) Preparation, which included mapping potential and strengthening human resource capacity; (2) Implementation, which included workshops, hands-on practice, and reflection sessions; and (3) Evaluation through questionnaires and follow-up discussions. The results of the activity indicated an increase in participants' understanding, interest, and sense of pride in local arts and culture, while also opening up opportunities for the development of sustainable arts-based educational tourism in Sidoarjo. The success of this program was supported by close collaboration between academics, artists, and the local community. This activity is recommended for replication in other regions as a strategy for cultural preservation and strengthening local identity. ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan dan menumbuhkan apresiasi terhadap seni budaya lokal Sidoarjo melalui pendekatan wisata edukasi berbasis partisipasi. Program “Sehari Menjadi Seniman” dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna, dengan melibatkan peserta secara langsung dalam aktivitas seni seperti membatik, melukis, bermain gamelan, menari, dan menikmati miniatur dan narasi sejarah seni budaya Sidoarjo di museum seni dan budaya. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap: (1) Persiapan yang mencakup pemetaan potensi dan penguatan kapasitas SDM; (2) Pelaksanaan berupa workshop, praktik langsung, dan sesi refleksi; serta (3) Evaluasi melalui kuesioner dan diskusi tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman, ketertarikan, dan rasa bangga peserta terhadap seni budaya lokal, sekaligus terbukanya peluang pengembangan wisata edukasi berbasis seni budaya yang berkelanjutan di Sidoarjo. Keberhasilan program ini ditunjang oleh kolaborasi erat antara akademisi, pelaku seni, dan masyarakat lokal. Kegiatan ini direkomendasikan untuk direplikasi di daerah lain sebagai strategi pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published
2025-10-16
DOI
https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7160
Primary Topic
Community-based Tourism Development and Sustainability
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

“SEHARI MENJADI SENIMAN” SEBAGAI IMPLEMENTASI WISATA EDUKASI SENI BUDAYA SIDOARJO

Raras Hafiidha Sari, Detak Prapanca, Joko Susilo, Vidya Mandarani et al.
COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Community-based Tourism Development and Sustainability
article

“SEHARI MENJADI SENIMAN” SEBAGAI IMPLEMENTASI WISATA EDUKASI SENI BUDAYA SIDOARJO

Raras Hafiidha Sari, Detak Prapanca, Joko Susilo, Vidya Mandarani, Ali Akbar
article en

Abstract

This community service activity aims to introduce and foster appreciation for Sidoarjo's local arts and culture through a participatory educational tourism approach. The "A Day as an Artist" program is designed to provide a fun and meaningful learning experience by directly involving participants in artistic activities such as batik making, painting, playing gamelan, dancing, and enjoying miniatures and historical narratives of Sidoarjo's arts and culture at the arts and culture museum. The activity was implemented in three stages: (1) Preparation, which included mapping potential and strengthening human resource capacity; (2) Implementation, which included workshops, hands-on practice, and reflection sessions; and (3) Evaluation through questionnaires and follow-up discussions. The results of the activity indicated an increase in participants' understanding, interest, and sense of pride in local arts and culture, while also opening up opportunities for the development of sustainable arts-based educational tourism in Sidoarjo. The success of this program was supported by close collaboration between academics, artists, and the local community. This activity is recommended for replication in other regions as a strategy for cultural preservation and strengthening local identity. ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan dan menumbuhkan apresiasi terhadap seni budaya lokal Sidoarjo melalui pendekatan wisata edukasi berbasis partisipasi. Program “Sehari Menjadi Seniman” dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna, dengan melibatkan peserta secara langsung dalam aktivitas seni seperti membatik, melukis, bermain gamelan, menari, dan menikmati miniatur dan narasi sejarah seni budaya Sidoarjo di museum seni dan budaya. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap: (1) Persiapan yang mencakup pemetaan potensi dan penguatan kapasitas SDM; (2) Pelaksanaan berupa workshop, praktik langsung, dan sesi refleksi; serta (3) Evaluasi melalui kuesioner dan diskusi tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman, ketertarikan, dan rasa bangga peserta terhadap seni budaya lokal, sekaligus terbukanya peluang pengembangan wisata edukasi berbasis seni budaya yang berkelanjutan di Sidoarjo. Keberhasilan program ini ditunjang oleh kolaborasi erat antara akademisi, pelaku seni, dan masyarakat lokal. Kegiatan ini direkomendasikan untuk direplikasi di daerah lain sebagai strategi pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal.

COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatVol. 5(2)
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (ID), Universitas Hasyim Asy'ari (ID)
Openalex Percentile: Top 61%
Community-based Tourism Development and Sustainability
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.