METODE KONSELING ISLAM DALAM MENGATASI PENYIMPANGAN REMAJA (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II KOTA TERNATE)

The purpose of this research is to analyze the Islamic counseling methods used and to identify the factors underlying the deviant behavior of juveniles fostered at LPKA. This study employs a case study method. Data were collected through interviews, observation, and documentation. The analysis was conducted using data reduction, presentation, and conclusion drawing, while data validation was carried out through triangulation. The results show that Islamic counseling methods in the form of lectures, group and individual Islamic guidance and counseling, as well as the “Lentera Tego Ngaji” program, have proven effective in increasing juveniles’ awareness of deviant behavior and building closeness to Allah. The factors contributing to deviance include internal factors (self-control, motivation, and innate personality traits of juveniles) and external factors (family environment, peer validation, media, and economic conditions). The obstacles encountered in counseling are limited counseling time and scheduling conflicts with LPKA daily activities. The findings highlight the importance of integrating moral and religious education for juveniles at LPKA and the need for policy support, adequate facilities, and continuous mentoring. ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk menganalisis metode konseling Islam yang digunakan serta mengetahui faktor yang melatar belakangi penyimpangan remaja binaan LPKA. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis dilakukan dengan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dan validasi data dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode konseling Islam berupa ceramah, bimbingan dan konseling Islam berkekompok maupun individu serta program “Lentera Tego Ngaji” terbukti efektif meningkatkan kesadaran remaja terhadap perilaku menyimpang dan membangun kedekatan dengan Allah. Faktor penyimpangan yang didapati diantaranya mencakup faktor internal (kontrol diri, motivasi serta kepribadian bawaan remaja) dan faktor eksternal (lingkungan keluarga, validasi lingkungan pergaulan, media dan ekonomi). Kendala yang dihadapi dalam bimbingan adalah keterbatasan waktu konseling dan benturan jadwal kegiatan harian LPKA. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya integrasi pendidikan moral dan agama remaja di LPKA serta pentingnya dukungan kebijakan, fasilitas dan pendampingan berkelanjutan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan
Published
2025-10-15
DOI
https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i4.7139
Primary Topic
Educational Methods and Impacts
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

METODE KONSELING ISLAM DALAM MENGATASI PENYIMPANGAN REMAJA (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II KOTA TERNATE)

Wawan Kurniawan, Jenjang Waldiono Wongsokarto
CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan
Educational Methods and Impacts
article

METODE KONSELING ISLAM DALAM MENGATASI PENYIMPANGAN REMAJA (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II KOTA TERNATE)

Wawan Kurniawan, Jenjang Waldiono Wongsokarto
article en

Abstract

The purpose of this research is to analyze the Islamic counseling methods used and to identify the factors underlying the deviant behavior of juveniles fostered at LPKA. This study employs a case study method. Data were collected through interviews, observation, and documentation. The analysis was conducted using data reduction, presentation, and conclusion drawing, while data validation was carried out through triangulation. The results show that Islamic counseling methods in the form of lectures, group and individual Islamic guidance and counseling, as well as the “Lentera Tego Ngaji” program, have proven effective in increasing juveniles’ awareness of deviant behavior and building closeness to Allah. The factors contributing to deviance include internal factors (self-control, motivation, and innate personality traits of juveniles) and external factors (family environment, peer validation, media, and economic conditions). The obstacles encountered in counseling are limited counseling time and scheduling conflicts with LPKA daily activities. The findings highlight the importance of integrating moral and religious education for juveniles at LPKA and the need for policy support, adequate facilities, and continuous mentoring. ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk menganalisis metode konseling Islam yang digunakan serta mengetahui faktor yang melatar belakangi penyimpangan remaja binaan LPKA. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis dilakukan dengan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dan validasi data dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode konseling Islam berupa ceramah, bimbingan dan konseling Islam berkekompok maupun individu serta program “Lentera Tego Ngaji” terbukti efektif meningkatkan kesadaran remaja terhadap perilaku menyimpang dan membangun kedekatan dengan Allah. Faktor penyimpangan yang didapati diantaranya mencakup faktor internal (kontrol diri, motivasi serta kepribadian bawaan remaja) dan faktor eksternal (lingkungan keluarga, validasi lingkungan pergaulan, media dan ekonomi). Kendala yang dihadapi dalam bimbingan adalah keterbatasan waktu konseling dan benturan jadwal kegiatan harian LPKA. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya integrasi pendidikan moral dan agama remaja di LPKA serta pentingnya dukungan kebijakan, fasilitas dan pendampingan berkelanjutan.

CENDEKIA Jurnal Ilmu PengetahuanVol. 5(4)
Muhammadiyah University of North Maluku (ID)
Openalex Percentile: Top 68%
Educational Methods and Impacts
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.