Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian peningkatan kadar gula darah pada pasien TBC (tuberkulosis)

Background: Tuberculosis (TBC) is a contagious infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis, which primarily affects the lungs but can also impact body metabolism, including increasing blood glucose levels. Factors such as age, duration of medication, and nutritional status are suspected to contribute to this condition. Purpose: To identify the factors associated with increased blood glucose levels in TBC patients at Way Halim Community Health Center, Bandar Lampung, in 2025. Method: This research employed a quantitative approach with a descriptive analytic design and Chi-Square test analysis, involving 51 respondents. Results: Data were collected through observation and medical documentation. The results showed that the majority of respondents were over ≥ 45 years old (64.7%), had a medication history of more than ≥2 (66.7%), and experienced elevated blood glucose levels ≥140 mg/dL (46.8%). There were significant associations between age (p=0.003), duration of medication (p=0.007), and body mass index (p=0.032) with increased blood glucose levels in TBC patients. Conclusion: The study concludes that advanced age, prolonged medication use, and excessive nutritional status are significantly associated with elevated blood glucose levels. Therefore, TBC management should consider metabolic factors to prevent further complications. Keywords: Age; Blood Glucose Levels; Body Mass Index; Treatment Duration; Tuberculosis. Pendahuluan: Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga dapat mempengaruhi metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah. Faktor usia, lama minum obat, dan status gizi diduga turut berperan dalam kondisi tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian peningkatan kadar gula darah pada pasien TBC di Puskesmas Way Halim Kota Bandar Lampung tahun 2025. Metode: Pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan teknik analisis uji Chi-Square, melibatkan 51 responden dengan data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi medis. Hasil: Mayoritas responden berusia ≥ 45 tahun (64.7%), memiliki riwayat minum obat ≥ 2 bulan (66.7%), dan mengalami peningkatan kadar gula darah ≥ 140 mg/dL (46.8%). Terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0.003), lama minum obat (p=0.007), dan indeks massa tubuh (p=0.032) dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien TBC. Simpulan: Faktor usia lanjut, lamanya konsumsi obat, dan status gizi berlebih berhubungan signifikan dengan peningkatan kadar gula darah, sehingga penanganan TBC perlu mempertimbangkan faktor-faktor metabolik untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Kata Kunci: Indeks Massa Tubuh; Kadar Gula Darah; Lama Pengobatan; Usia.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports
Published
2025-09-29
DOI
https://doi.org/10.56922/quilt.v5i4.1512
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian peningkatan kadar gula darah pada pasien TBC (tuberkulosis)

Nova Nurwinda Sari, Aprina Elsa, Budi Antoro
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports
Public Health and Nutrition
article

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian peningkatan kadar gula darah pada pasien TBC (tuberkulosis)

Nova Nurwinda Sari, Aprina Elsa, Budi Antoro
article en

Abstract

Background: Tuberculosis (TBC) is a contagious infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis, which primarily affects the lungs but can also impact body metabolism, including increasing blood glucose levels. Factors such as age, duration of medication, and nutritional status are suspected to contribute to this condition. Purpose: To identify the factors associated with increased blood glucose levels in TBC patients at Way Halim Community Health Center, Bandar Lampung, in 2025. Method: This research employed a quantitative approach with a descriptive analytic design and Chi-Square test analysis, involving 51 respondents. Results: Data were collected through observation and medical documentation. The results showed that the majority of respondents were over ≥ 45 years old (64.7%), had a medication history of more than ≥2 (66.7%), and experienced elevated blood glucose levels ≥140 mg/dL (46.8%). There were significant associations between age (p=0.003), duration of medication (p=0.007), and body mass index (p=0.032) with increased blood glucose levels in TBC patients. Conclusion: The study concludes that advanced age, prolonged medication use, and excessive nutritional status are significantly associated with elevated blood glucose levels. Therefore, TBC management should consider metabolic factors to prevent further complications. Keywords: Age; Blood Glucose Levels; Body Mass Index; Treatment Duration; Tuberculosis. Pendahuluan: Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga dapat mempengaruhi metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah. Faktor usia, lama minum obat, dan status gizi diduga turut berperan dalam kondisi tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian peningkatan kadar gula darah pada pasien TBC di Puskesmas Way Halim Kota Bandar Lampung tahun 2025. Metode: Pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan teknik analisis uji Chi-Square, melibatkan 51 responden dengan data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi medis. Hasil: Mayoritas responden berusia ≥ 45 tahun (64.7%), memiliki riwayat minum obat ≥ 2 bulan (66.7%), dan mengalami peningkatan kadar gula darah ≥ 140 mg/dL (46.8%). Terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0.003), lama minum obat (p=0.007), dan indeks massa tubuh (p=0.032) dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien TBC. Simpulan: Faktor usia lanjut, lamanya konsumsi obat, dan status gizi berlebih berhubungan signifikan dengan peningkatan kadar gula darah, sehingga penanganan TBC perlu mempertimbangkan faktor-faktor metabolik untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Kata Kunci: Indeks Massa Tubuh; Kadar Gula Darah; Lama Pengobatan; Usia.

JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies ReportsVol. 5(4)
Universitas Mitra Indonesia (ID)
Openalex Percentile: Top 59%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.