Sosialisasi Transisi Energi Dan Energi Terbarukan Ramah Lingkungan Di Kota Cilegon

Energi merupakan kebutuhan dasar manusia, yang terus meningkat sejalan dengan tingkat kehidupannya. Bahan bakar minyak/energi fosil merupakan salah satu sumber energi yang bersifat tak terbarukan (nonrenewable energy sources) yang selama ini merupakan andalan untuk memenuhi kebutuhan energi di seluruh sektor kegiatan. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai proses terjadinya energi listrik membuat mereka belum banyak melakukan penghematan energi listrik dalam kehidupan sehari-hari. Selama ini, sebagaian besar siswa dalam menggunakan energi listrik tidak memikirkan dampaknya terhadap kelestarian lingkungan hidup. Kegiatan sosialisasi energi baru dan terbarukan adalah merupakan upaya atau langkah yang dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini merupakan kegiatan sosialisasi yang dimotori oleh para dosen Fakultas Teknik Untirta untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memahami penggunaan energi listrik secara bijak dalam upaya menjaga lingkungan.Transisi energi adalah proses peralihan dari energi fosil (seperti batu bara, minyak, dan gas alam) ke energi terbarukan (seperti tenaga surya, angin, air, dan panas bumi). Ini adalah langkah krusial untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengatasi perubahan iklim. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi yang merusak lingkungan dan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Dalam mencapai target tersebut, keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat lokal sangatlah penting. Mengoptimalkan potensi dan kearifan lokal dalam proses transisi energi dapat mengakselerasi pencapaian target serta memastikan ketersediaan energi yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan daerah. Energy is a basic human need, which continues to increase in line with the standard of living. Fuel oil/fossil fuel is one of the non-renewable energy sources that has been the mainstay to meet energy needs in all sectors of activity. The lack of public understanding of the process of electrical energy has meant that they have not done much to save electrical energy in their daily lives. So far, most students in using electrical energy do not think about its impact on environmental sustainability. New and renewable energy socialization activities are efforts or steps taken to reduce dependence on fossil energy and at the same time maintain environmental sustainability. This activity is a socialization activity driven by lecturers at the Faculty of Engineering, Untirta to provide education to the public about the importance of understanding the wise use of electrical energy in an effort to protect the environment. Energy transition is the process of switching from fossil fuels (such as coal, oil, and natural gas) to renewable energy (such as solar, wind, water, and geothermal). This is a crucial step to reduce greenhouse gas emissions and address climate change. This is done to reduce dependence on energy sources that damage the environment and to achieve sustainable development goals. In achieving these targets, the involvement of local governments and local communities is very important. Optimizing local potential and wisdom in the energy transition process can accelerate the achievement of targets and ensure the availability of sustainable energy that is in accordance with regional needs.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Civil Engineering for Community Development (CECD)
Published
2025-05-02
DOI
https://doi.org/10.62870/cecd.v4i1.32363
Primary Topic
Heavy Metal Pollution Remediation
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Sosialisasi Transisi Energi Dan Energi Terbarukan Ramah Lingkungan Di Kota Cilegon

Soelarso Soelarso, Dwi Novi Setiawati, Abdu Rohim, Rocky Alfanz
Civil Engineering for Community Development (CECD)
Heavy Metal Pollution Remediation
article

Sosialisasi Transisi Energi Dan Energi Terbarukan Ramah Lingkungan Di Kota Cilegon

Soelarso Soelarso, Dwi Novi Setiawati, Abdu Rohim, Rocky Alfanz
article en

Abstract

Energi merupakan kebutuhan dasar manusia, yang terus meningkat sejalan dengan tingkat kehidupannya. Bahan bakar minyak/energi fosil merupakan salah satu sumber energi yang bersifat tak terbarukan (nonrenewable energy sources) yang selama ini merupakan andalan untuk memenuhi kebutuhan energi di seluruh sektor kegiatan. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai proses terjadinya energi listrik membuat mereka belum banyak melakukan penghematan energi listrik dalam kehidupan sehari-hari. Selama ini, sebagaian besar siswa dalam menggunakan energi listrik tidak memikirkan dampaknya terhadap kelestarian lingkungan hidup. Kegiatan sosialisasi energi baru dan terbarukan adalah merupakan upaya atau langkah yang dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini merupakan kegiatan sosialisasi yang dimotori oleh para dosen Fakultas Teknik Untirta untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memahami penggunaan energi listrik secara bijak dalam upaya menjaga lingkungan.Transisi energi adalah proses peralihan dari energi fosil (seperti batu bara, minyak, dan gas alam) ke energi terbarukan (seperti tenaga surya, angin, air, dan panas bumi). Ini adalah langkah krusial untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengatasi perubahan iklim. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi yang merusak lingkungan dan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Dalam mencapai target tersebut, keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat lokal sangatlah penting. Mengoptimalkan potensi dan kearifan lokal dalam proses transisi energi dapat mengakselerasi pencapaian target serta memastikan ketersediaan energi yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan daerah. Energy is a basic human need, which continues to increase in line with the standard of living. Fuel oil/fossil fuel is one of the non-renewable energy sources that has been the mainstay to meet energy needs in all sectors of activity. The lack of public understanding of the process of electrical energy has meant that they have not done much to save electrical energy in their daily lives. So far, most students in using electrical energy do not think about its impact on environmental sustainability. New and renewable energy socialization activities are efforts or steps taken to reduce dependence on fossil energy and at the same time maintain environmental sustainability. This activity is a socialization activity driven by lecturers at the Faculty of Engineering, Untirta to provide education to the public about the importance of understanding the wise use of electrical energy in an effort to protect the environment. Energy transition is the process of switching from fossil fuels (such as coal, oil, and natural gas) to renewable energy (such as solar, wind, water, and geothermal). This is a crucial step to reduce greenhouse gas emissions and address climate change. This is done to reduce dependence on energy sources that damage the environment and to achieve sustainable development goals. In achieving these targets, the involvement of local governments and local communities is very important. Optimizing local potential and wisdom in the energy transition process can accelerate the achievement of targets and ensure the availability of sustainable energy that is in accordance with regional needs.

Civil Engineering for Community Development (CECD)Vol. 4(1)
Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon (ID), Encana (Canada) (CA)
Openalex Percentile: Top 73%
Heavy Metal Pollution Remediation
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.