Integrasi Nilai Islam dan Realitas Sosial: Studi Peran Ganda Istri Perspektif Kitab Budurussa’adah

The phenomenon of the dual role of wives in rural households is increasingly prominent as economic needs and educational awareness increase. This condition raises questions about the extent to which the practice of dual roles is in line with Islamic norms, especially in the perspective of the book Budurussa'adah by Sayyid Muhammad Amin, which emphasizes the rights and obligations of husband and wife. This study aims to analyze the factors behind the dual role of wives in Bleberan Village, Gunungkidul, the form of practice carried out, and its relevance to the teachings of the Budurussa'adah book. The research used a descriptive-analytic qualitative approach through in-depth interviews with four purposively selected married couples. Data were analyzed using the Miles & Huberman model and validated through source triangulation, member check, and peer debriefing. The results showed that economic factors were the main driver of dual roles, while education served as an additional legitimization. All practices were carried out with the husband's permission, thus in line with the norms of Budurussa'adah. This finding confirms that the dual role is not a deviation, but rather a form of adaptation of rural Muslim families to socio-economic dynamics, while showing the flexibility of reading turats in a modern context. [Fenomena peran ganda istri dalam rumah tangga pedesaan semakin menonjol seiring meningkatnya kebutuhan ekonomi dan kesadaran pendidikan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana praktik peran ganda sejalan dengan norma Islam, khususnya dalam perspektif kitab Budurussa’adah karya Sayyid Muhammad Amin yang menekankan hak dan kewajiban suami-istri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang melatarbelakangi peran ganda istri di Desa Bleberan, Gunungkidul, bentuk praktik yang dijalankan, serta relevansinya dengan ajaran kitab Budurussa’adah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitik melalui wawancara mendalam terhadap empat pasangan suami-istri yang dipilih secara purposive. Data dianalisis dengan model Miles & Huberman dan divalidasi melalui triangulasi sumber, member check, serta peer debriefing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi menjadi pendorong utama peran ganda, sementara pendidikan berfungsi sebagai legitimasi tambahan. Seluruh praktik dilakukan dengan izin suami, sehingga selaras dengan norma Budurussa’adah. Temuan ini menegaskan bahwa peran ganda bukanlah penyimpangan, melainkan bentuk adaptasi keluarga Muslim pedesaan terhadap dinamika sosial-ekonomi, sekaligus menunjukkan fleksibilitas pembacaan turats dalam konteks modern.]

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
ABHATS Jurnal Islam Ulil Albab
Published
2025-09-09
DOI
https://doi.org/10.20885/abhats.vol6.iss2.art9
Primary Topic
Islamic Finance and Communication
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Integrasi Nilai Islam dan Realitas Sosial: Studi Peran Ganda Istri Perspektif Kitab Budurussa’adah

Muhammad Royhan Assaiq
ABHATS Jurnal Islam Ulil Albab
Islamic Finance and Communication
article

Integrasi Nilai Islam dan Realitas Sosial: Studi Peran Ganda Istri Perspektif Kitab Budurussa’adah

Muhammad Royhan Assaiq
article en

Abstract

The phenomenon of the dual role of wives in rural households is increasingly prominent as economic needs and educational awareness increase. This condition raises questions about the extent to which the practice of dual roles is in line with Islamic norms, especially in the perspective of the book Budurussa'adah by Sayyid Muhammad Amin, which emphasizes the rights and obligations of husband and wife. This study aims to analyze the factors behind the dual role of wives in Bleberan Village, Gunungkidul, the form of practice carried out, and its relevance to the teachings of the Budurussa'adah book. The research used a descriptive-analytic qualitative approach through in-depth interviews with four purposively selected married couples. Data were analyzed using the Miles & Huberman model and validated through source triangulation, member check, and peer debriefing. The results showed that economic factors were the main driver of dual roles, while education served as an additional legitimization. All practices were carried out with the husband's permission, thus in line with the norms of Budurussa'adah. This finding confirms that the dual role is not a deviation, but rather a form of adaptation of rural Muslim families to socio-economic dynamics, while showing the flexibility of reading turats in a modern context. [Fenomena peran ganda istri dalam rumah tangga pedesaan semakin menonjol seiring meningkatnya kebutuhan ekonomi dan kesadaran pendidikan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana praktik peran ganda sejalan dengan norma Islam, khususnya dalam perspektif kitab Budurussa’adah karya Sayyid Muhammad Amin yang menekankan hak dan kewajiban suami-istri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang melatarbelakangi peran ganda istri di Desa Bleberan, Gunungkidul, bentuk praktik yang dijalankan, serta relevansinya dengan ajaran kitab Budurussa’adah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitik melalui wawancara mendalam terhadap empat pasangan suami-istri yang dipilih secara purposive. Data dianalisis dengan model Miles & Huberman dan divalidasi melalui triangulasi sumber, member check, serta peer debriefing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi menjadi pendorong utama peran ganda, sementara pendidikan berfungsi sebagai legitimasi tambahan. Seluruh praktik dilakukan dengan izin suami, sehingga selaras dengan norma Budurussa’adah. Temuan ini menegaskan bahwa peran ganda bukanlah penyimpangan, melainkan bentuk adaptasi keluarga Muslim pedesaan terhadap dinamika sosial-ekonomi, sekaligus menunjukkan fleksibilitas pembacaan turats dalam konteks modern.]

ABHATS Jurnal Islam Ulil AlbabVol. 6(2)
Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta (ID)
Openalex Percentile: Top 62%
Islamic Finance and Communication
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.