Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap akses pelayanan kesehatan

Background: Equitable access to health services is a crucial factor in improving public welfare. However, obstacles remain in the distribution of health services, especially for marginalized groups and communities in remote areas. Purpose: To analyze factors contributing to access to health services. Method: Quantitative research using a multiple regression analysis approach was used to analyze the influence of government policies and regulations, as well as social support, on access to health services. Data were collected through questionnaires from mothers of toddlers in Ngalang Village, Gunungkidul, using a simple random sampling technique. Data analysis included descriptive statistics, classical assumption tests (normality, multicollinearity, heteroscedasticity, autocorrelation), and multiple regression. F-tests, t-tests, and the coefficient of determination (R²) were used to test the significance of the influence and the ability of the independent variables to explain the dependent variable. Results: Government policies and social support significantly influence access to health services, with a significance value of 0.000 and a variable contribution of 58.2%. Conclusion: A combination of effective policies and strong social support can improve public access to health services. Therefore, more adaptive policies and collaboration between the government, communities, and the private sector are needed to support a more inclusive and sustainable health system. Suggestion: The government needs to develop more adaptive policies based on community needs and optimize the health care administration system to make it more efficient and accessible. Increasing the number of medical personnel and developing health care infrastructure, especially in underdeveloped areas, must be a top priority to ensure equitable and quality health care. Keywords: Access; Government Policy; Health Services; Social Support. Pendahuluan: Akses terhadap pelayanan kesehatan yang merata merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, masih terdapat tantangan dalam pemerataan layanan kesehatan, terutama bagi kelompok marginal dan masyarakat di daerah terpencil. Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap akses pelayanan kesehatan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi berganda untuk menganalisis pengaruh kebijakan dan regulasi pemerintah serta dukungan sosial terhadap akses pelayanan kesehatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari ibu yang memiliki anak usia dini di Desa Ngalang, Gunungkidul, dengan teknik simple random sampling. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi), serta regresi berganda. Uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R²) digunakan untuk menguji signifikansi pengaruh dan kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen. Hasil: Kebijakan pemerintah dan dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap akses pelayanan kesehatan dengan nilai signifikansi 0.000 dan kontribusi variabel sebesar 58.2%. Simpulan: Kombinasi kebijakan yang efektif dan dukungan sosial yang kuat dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih adaptif dan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, serta sektor swasta dalam mendukung sistem kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Saran: Pemerintah perlu mengembangkan kebijakan yang lebih adaptif dan berbasis kebutuhan masyarakat serta mengoptimalkan sistem administrasi layanan kesehatan agar lebih efisien dan mudah diakses. Peningkatan jumlah tenaga medis dan pengembangan infrastruktur kesehatan, terutama di daerah tertinggal, harus menjadi prioritas utama guna memastikan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas Kata Kunci: Akses; Dukungan Sosial; Kebijakan Pemerintah; Layanan Kesehatan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
HOLISTIK JURNAL KESEHATAN
Published
2025-09-04
DOI
https://doi.org/10.33024/hjk.v19i6.943
Primary Topic
Healthcare Quality and Satisfaction
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap akses pelayanan kesehatan

Endah Puji Astuti, Tri Sunarsih, Elvika Fit Ari Shanti
HOLISTIK JURNAL KESEHATAN
Healthcare Quality and Satisfaction
article

Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap akses pelayanan kesehatan

Endah Puji Astuti, Tri Sunarsih, Elvika Fit Ari Shanti
article en

Abstract

Background: Equitable access to health services is a crucial factor in improving public welfare. However, obstacles remain in the distribution of health services, especially for marginalized groups and communities in remote areas. Purpose: To analyze factors contributing to access to health services. Method: Quantitative research using a multiple regression analysis approach was used to analyze the influence of government policies and regulations, as well as social support, on access to health services. Data were collected through questionnaires from mothers of toddlers in Ngalang Village, Gunungkidul, using a simple random sampling technique. Data analysis included descriptive statistics, classical assumption tests (normality, multicollinearity, heteroscedasticity, autocorrelation), and multiple regression. F-tests, t-tests, and the coefficient of determination (R²) were used to test the significance of the influence and the ability of the independent variables to explain the dependent variable. Results: Government policies and social support significantly influence access to health services, with a significance value of 0.000 and a variable contribution of 58.2%. Conclusion: A combination of effective policies and strong social support can improve public access to health services. Therefore, more adaptive policies and collaboration between the government, communities, and the private sector are needed to support a more inclusive and sustainable health system. Suggestion: The government needs to develop more adaptive policies based on community needs and optimize the health care administration system to make it more efficient and accessible. Increasing the number of medical personnel and developing health care infrastructure, especially in underdeveloped areas, must be a top priority to ensure equitable and quality health care. Keywords: Access; Government Policy; Health Services; Social Support. Pendahuluan: Akses terhadap pelayanan kesehatan yang merata merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, masih terdapat tantangan dalam pemerataan layanan kesehatan, terutama bagi kelompok marginal dan masyarakat di daerah terpencil. Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap akses pelayanan kesehatan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi berganda untuk menganalisis pengaruh kebijakan dan regulasi pemerintah serta dukungan sosial terhadap akses pelayanan kesehatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari ibu yang memiliki anak usia dini di Desa Ngalang, Gunungkidul, dengan teknik simple random sampling. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi), serta regresi berganda. Uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R²) digunakan untuk menguji signifikansi pengaruh dan kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen. Hasil: Kebijakan pemerintah dan dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap akses pelayanan kesehatan dengan nilai signifikansi 0.000 dan kontribusi variabel sebesar 58.2%. Simpulan: Kombinasi kebijakan yang efektif dan dukungan sosial yang kuat dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih adaptif dan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, serta sektor swasta dalam mendukung sistem kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Saran: Pemerintah perlu mengembangkan kebijakan yang lebih adaptif dan berbasis kebutuhan masyarakat serta mengoptimalkan sistem administrasi layanan kesehatan agar lebih efisien dan mudah diakses. Peningkatan jumlah tenaga medis dan pengembangan infrastruktur kesehatan, terutama di daerah tertinggal, harus menjadi prioritas utama guna memastikan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas Kata Kunci: Akses; Dukungan Sosial; Kebijakan Pemerintah; Layanan Kesehatan.

HOLISTIK JURNAL KESEHATANVol. 19(6)
Universitas Jenderal Achmad Yani (ID)
Openalex Percentile: Top 55%
Healthcare Quality and Satisfaction
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.