Upaya Melestarikan Bahasa Daerah Lampung Melalui Metode Pembelajaran Vidio Animasi di Sekolah Dasar

Regional languages are an essential part of cultural heritage that need to be preserved, including the Lampung language. However, interest and understanding of the Lampung language among elementary school students have been declining. This study aims to explore the effectiveness of using animated video as a teaching method to help preserve the Lampung language among elementary school students. The research was conducted at SD Negeri 2 Gedung Wani, involving 19 students divided into two groups: an experimental group that used animated videos as a learning medium and a control group that used conventional teaching methods. Data were collected through listening tests administered before and after the intervention. The results indicate that the average listening score of students in the experimental group increased significantly compared to the control group. The average score of the experimental group increased by 18.3 points, while the control group showed an increase of only 8.6 points. These findings suggest that animated videos are effective in improving students' listening skills and introducing Lampung script and vocabulary in a more engaging and interactive way. Bahasa daerah merupakan bagian penting dari warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan, termasuk Bahasa Lampung. Namun, minat dan pemahaman siswa terhadap Bahasa Lampung semakin berkurang, terutama di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas metode pembelajaran menggunakan video animasi sebagai upaya melestarikan Bahasa Lampung di kalangan siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 2 Gedung Wani dengan melibatkan 19 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan media video animasi dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data diperoleh melalui tes menyimak sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai menyimak siswa pada kelompok eksperimen meningkat secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata nilai kelompok eksperimen naik sebesar 18,3 poin, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat 8,6 poin. Hasil ini mengindikasikan bahwa metode video animasi efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa, sekaligus memperkenalkan aksara dan kosa kata dalam Bahasa Lampung dengan cara yang lebih menarik dan interaktif.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Punyimbang
Published
2024-10-01
DOI
https://doi.org/10.23960/punyimbang.v4i2.1129
Primary Topic
Multimedia Learning Systems
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Upaya Melestarikan Bahasa Daerah Lampung Melalui Metode Pembelajaran Vidio Animasi di Sekolah Dasar

Gita Amellina, Chandra Hardianti Ermanda
Jurnal Punyimbang
Multimedia Learning Systems
article

Upaya Melestarikan Bahasa Daerah Lampung Melalui Metode Pembelajaran Vidio Animasi di Sekolah Dasar

Gita Amellina, Chandra Hardianti Ermanda
article en

Abstract

Regional languages are an essential part of cultural heritage that need to be preserved, including the Lampung language. However, interest and understanding of the Lampung language among elementary school students have been declining. This study aims to explore the effectiveness of using animated video as a teaching method to help preserve the Lampung language among elementary school students. The research was conducted at SD Negeri 2 Gedung Wani, involving 19 students divided into two groups: an experimental group that used animated videos as a learning medium and a control group that used conventional teaching methods. Data were collected through listening tests administered before and after the intervention. The results indicate that the average listening score of students in the experimental group increased significantly compared to the control group. The average score of the experimental group increased by 18.3 points, while the control group showed an increase of only 8.6 points. These findings suggest that animated videos are effective in improving students' listening skills and introducing Lampung script and vocabulary in a more engaging and interactive way. Bahasa daerah merupakan bagian penting dari warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan, termasuk Bahasa Lampung. Namun, minat dan pemahaman siswa terhadap Bahasa Lampung semakin berkurang, terutama di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas metode pembelajaran menggunakan video animasi sebagai upaya melestarikan Bahasa Lampung di kalangan siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 2 Gedung Wani dengan melibatkan 19 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan media video animasi dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data diperoleh melalui tes menyimak sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai menyimak siswa pada kelompok eksperimen meningkat secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata nilai kelompok eksperimen naik sebesar 18,3 poin, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat 8,6 poin. Hasil ini mengindikasikan bahwa metode video animasi efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa, sekaligus memperkenalkan aksara dan kosa kata dalam Bahasa Lampung dengan cara yang lebih menarik dan interaktif.

Jurnal PunyimbangVol. 4(2)
Lampung University (ID)
Openalex Percentile: Top 49%
Multimedia Learning Systems
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.