Tingkat Kesadaran Pemeliharaan Kesehatan Rongga Mulut pada Anak Sekolah Dasar
Abstract: Dental and oral health in children is more vulnerable than in adults due to the progressive severity of disease in children. Awareness to maintain dental and oral health is needed as early as possible in children and their parents. This study aimed to evaluate the awareness toward dental and oral health maintenance in children aged 6 to 10 years at Madrasah Islam Muhammadiyah Wiragunan, Pucangan, and Gonilan at Kabupaten Sukohardjo by using questionnaire method. The results showed that as many as 54% of students received socialization of dental and oral health, the majority (71%) took care of their dental and oral health by brushing their teeth in the right time (after breakfast and before going to bed). The majority of children (82%) routinely visited the dentists once for several months to one year. Although the majority (97%) had dental caries, most children did not experience stomatitis or other oral lesions. In conclusion, the majority of elementary school children at Madrasah Islam Kabupaten Sukohardjo had dental caries, do like sweet food and drink, and do not obtain socialization about dental and oral health, however, they take care of their dental and oral health by brushing their teeth twice a day in the right time, using soft tooth brush, and visit the dentist once a year. Keywords: elementary school children; awareness of oral health; tooth brushing Abstrak: Kesehatan gigi dan mulut pada anak lebih rentan daripada orang dewasa dikarenakan progres keparahan pada anak berlangsung lebih cepat. Kesadaran untuk memelihara kesehatan gigi dan mulut perlu ditanamkan sedini mungkin baik pada anak maupun orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesadaran akan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak usia 6 hingga 10 tahun pada Madrasah Islam Muhammadiyah Wiragunan, Pucangan, dan Gonilan di Kabupaten Sukohadjo dengan menggunakan metode penelitian secara kuesioner. Hasil penelitian mendapatkan bahwa tidak banyak anak (54%) yang mendapatkan sosialisasi tentang kesehatan gigi dan mulut namun sebagian besar anak (71%) menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi di waktu yang tepat yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Mayoritas anak (82%) berkunjung ke dokter gigi rutin dalam kisaran bulan atau setahun sekali. Walaupun sebagian besar anak memiliki gigi berlubang (97%), namun tidak mengalami sariawan, ataupun lesi rongga mulut lainnya. Simpulan penelitian ini ialah sebagian besar anak Sekolah Dasar Madrasah Islam di Kabupaten Sukohardjo mengalami gigi berlubang, menyukai makan dan minuman manis, dan tidak mendapatkan sosialisasi tentang kesehatan gigi dan mulut, namun tetap menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi dua kali sehari di waktu yang tepat menggunakan sikat gigi berbulu halus, dan berkunjung ke dokter gigi sekali dalam setahun. Kata kunci: anak Sekolah Dasar; kesadaran akan kesehatan rongga mulut; menggosok gigi
Authors
- Cahyani Cahyani
- Shinta Marliana
Institutions
- Muhammadiyah University of Surakarta (ID)
Publication Details
- Journal
- e-GIGI
- Published
- 2025-10-12
- DOI
- https://doi.org/10.35790/eg.v14i1.62345
- Primary Topic
- Public Health and Nutrition
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00