MUSYARAKAH MUTANAQISHAH (DIMINISHING PARTNERSHIP) IN KPR IB AT BANK MUAMALAT GOWA

This study aims to describe the implementation of the Musyarakah Mutanaqishah (diminishing partnership) contract in the Islamic home financing product (KPR iB) at Bank Muamalat Sub-Branch Office in Gowa. The research employs an empirical legal approach with a descriptive design. Data were collected through interviews with bank officials and supported by document analysis of relevant regulations. The findings indicate that the financing mechanism is carried out in several stages: application submission, customer eligibility verification, contract signing, fund disbursement, and ultimately, repayment and release of collateral. The scheme combines gradual ownership transfer with lease payments (ujrah) until full ownership is acquired by the customer. The implementation of this contract aligns with Islamic legal principles and refers to Fatwa DSN-MUI No. 73/DSN-MUI/XI/2008 as well as Law No. 21 of 2008 concerning Islamic Banking. The study concludes that musyarakah mutanaqishah is a practical and applicable model of Islamic financing, particularly suitable for the Indonesian Islamic banking context. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi akad Musyarakah Mutanaqishah dalam produk pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah iB (KPR iB) di Bank Muamalat KCP Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan sifat deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak bank dan didukung oleh studi dokumentasi terhadap regulasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pembiayaan KPR iB melalui akad musyarakah mutanaqishah dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pengajuan, verifikasi kelayakan nasabah, penandatanganan akad, penyaluran dana, hingga pelunasan dan pelepasan jaminan. Skema ini menggabungkan kepemilikan bertahap dan pembayaran sewa (ujrah) hingga aset sepenuhnya menjadi milik nasabah. Implementasi akad tersebut telah sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam dan merujuk pada Fatwa DSN-MUI No. 73/DSN-MUI/XI/2008 serta Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Temuan ini menunjukkan bahwa akad musyarakah mutanaqishah merupakan alternatif pembiayaan syariah yang aplikatif dan relevan diterapkan dalam sistem perbankan syariah di Indonesia.

Authors

Publication Details

Journal
Tadayun Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Published
2025-07-18
DOI
https://doi.org/10.24239/tadayun.v6i1.464
Primary Topic
Islamic Finance and Banking Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

MUSYARAKAH MUTANAQISHAH (DIMINISHING PARTNERSHIP) IN KPR IB AT BANK MUAMALAT GOWA

Muhammad Yaasiin Raya, Haidir Setiawan
Tadayun Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Islamic Finance and Banking Studies
article

MUSYARAKAH MUTANAQISHAH (DIMINISHING PARTNERSHIP) IN KPR IB AT BANK MUAMALAT GOWA

Muhammad Yaasiin Raya, Haidir Setiawan
article en

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Musyarakah Mutanaqishah (diminishing partnership) contract in the Islamic home financing product (KPR iB) at Bank Muamalat Sub-Branch Office in Gowa. The research employs an empirical legal approach with a descriptive design. Data were collected through interviews with bank officials and supported by document analysis of relevant regulations. The findings indicate that the financing mechanism is carried out in several stages: application submission, customer eligibility verification, contract signing, fund disbursement, and ultimately, repayment and release of collateral. The scheme combines gradual ownership transfer with lease payments (ujrah) until full ownership is acquired by the customer. The implementation of this contract aligns with Islamic legal principles and refers to Fatwa DSN-MUI No. 73/DSN-MUI/XI/2008 as well as Law No. 21 of 2008 concerning Islamic Banking. The study concludes that musyarakah mutanaqishah is a practical and applicable model of Islamic financing, particularly suitable for the Indonesian Islamic banking context. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi akad Musyarakah Mutanaqishah dalam produk pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah iB (KPR iB) di Bank Muamalat KCP Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan sifat deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak bank dan didukung oleh studi dokumentasi terhadap regulasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pembiayaan KPR iB melalui akad musyarakah mutanaqishah dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pengajuan, verifikasi kelayakan nasabah, penandatanganan akad, penyaluran dana, hingga pelunasan dan pelepasan jaminan. Skema ini menggabungkan kepemilikan bertahap dan pembayaran sewa (ujrah) hingga aset sepenuhnya menjadi milik nasabah. Implementasi akad tersebut telah sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam dan merujuk pada Fatwa DSN-MUI No. 73/DSN-MUI/XI/2008 serta Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Temuan ini menunjukkan bahwa akad musyarakah mutanaqishah merupakan alternatif pembiayaan syariah yang aplikatif dan relevan diterapkan dalam sistem perbankan syariah di Indonesia.

Tadayun Jurnal Hukum Ekonomi SyariahVol. 6(1)
Openalex Percentile: Top 58%
Islamic Finance and Banking Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

MUSYARAKAH MUTANAQISHAH (DIMINISHING PARTNERSHIP) IN KPR IB AT BANK MUAMALAT GOWA — Muhammad Yaasiin Raya, Haidir Setiawan · Tadayun Jurnal Hukum Ekonomi Syariah (2025) | TGRS Research Map | TGRS