Effect of sulfuric acid treatment in cellulose nanocrystals extraction from<i> Sargassum</i> sp. seaweed

Sargassum sp. adalah jenis rumput laut cokelat yang banyak ditemukan di perairan tropis, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kandungan selulosa yang tinggi dalam Sargassum sp. dapat digunakan untuk menghasilkan selulosa nanokristal (CNC). CNC dapat digunakan sebagai bahan nano penguat bionanokomposit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi asam sulfat yang optimum untuk mengekstraksi nanokristal selulosa dari Sargassum sp. CNC dari Sargassum sp. diekstraksi menggunakan metode hidrolisis asam dan sonikasi. Variasi konsentrasi asam sulfat pada proses ekstraksi CNC, yaitu 30, 40, 50, dan 60%. Karakterisasi CNC dilakukan menggunakan spektroskopi inframerah (FTIR), difraksi sinar-X (XRD), dan analisis termogravimetri (TGA). Analisis FTIR mengonfirmasi keberadaan puncak gugus fungsi khas CNC, termasuk C–O–C (\~1160 cm⁻¹), C–O (\~1050–1030 cm⁻¹), dan C–H β-(1→4)-glikosidik (\~897 cm⁻¹) sebagai sidik jari CNC. Hal ini menunjukkan bahwa CNC yang diekstraksi melalui hidrolisis asam sulfat memiliki perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan bahan baku Sargassum sp. Selain itu, hasil XRD menunjukkan bahwa hidrolisis asam berpengaruh pada berkurangnya daerah amorf pada CNC. Analisis XRD menunjukkan tingkat CNC tertinggi sebesar 77,6% pada hidrolisis asam sulfat 40%. Analisis termal menggunakan TGA dan DTG menunjukkan bahwa CNC yang diproses dengan hidrolisis asam sulfat 40% menghasilkan CNC dengan stabilitas termal yang meningkat, menunjukkan suhu dekomposisi termal sebesar 369,60 °C. CNC yang diisolasi dari Sargassum sp. berpotensi sebagai bahan pembuatan nanokomposit dalam berbagai aplikasi, misalnya bidang farmasi, pengemasan makanan, dan biomedis.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Published
2025-10-10
DOI
https://doi.org/10.17844/y5x3as39
Primary Topic
Coastal Management and Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Effect of sulfuric acid treatment in cellulose nanocrystals extraction from Sargassum sp. seaweed

Dina Fransiska, Mochamad Chalid, Boy Rahardjo Sidharta, Hari Eko Irianto et al.
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Coastal Management and Development
article

Effect of sulfuric acid treatment in cellulose nanocrystals extraction from Sargassum sp. seaweed

Dina Fransiska, Mochamad Chalid, Boy Rahardjo Sidharta, Hari Eko Irianto, Dedi Priadi, Gilles Ausias, Azizah Intan Pangesty, Sabina Hastiana
article en

Abstract

Sargassum sp. adalah jenis rumput laut cokelat yang banyak ditemukan di perairan tropis, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kandungan selulosa yang tinggi dalam Sargassum sp. dapat digunakan untuk menghasilkan selulosa nanokristal (CNC). CNC dapat digunakan sebagai bahan nano penguat bionanokomposit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi asam sulfat yang optimum untuk mengekstraksi nanokristal selulosa dari Sargassum sp. CNC dari Sargassum sp. diekstraksi menggunakan metode hidrolisis asam dan sonikasi. Variasi konsentrasi asam sulfat pada proses ekstraksi CNC, yaitu 30, 40, 50, dan 60%. Karakterisasi CNC dilakukan menggunakan spektroskopi inframerah (FTIR), difraksi sinar-X (XRD), dan analisis termogravimetri (TGA). Analisis FTIR mengonfirmasi keberadaan puncak gugus fungsi khas CNC, termasuk C–O–C (\~1160 cm⁻¹), C–O (\~1050–1030 cm⁻¹), dan C–H β-(1→4)-glikosidik (\~897 cm⁻¹) sebagai sidik jari CNC. Hal ini menunjukkan bahwa CNC yang diekstraksi melalui hidrolisis asam sulfat memiliki perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan bahan baku Sargassum sp. Selain itu, hasil XRD menunjukkan bahwa hidrolisis asam berpengaruh pada berkurangnya daerah amorf pada CNC. Analisis XRD menunjukkan tingkat CNC tertinggi sebesar 77,6% pada hidrolisis asam sulfat 40%. Analisis termal menggunakan TGA dan DTG menunjukkan bahwa CNC yang diproses dengan hidrolisis asam sulfat 40% menghasilkan CNC dengan stabilitas termal yang meningkat, menunjukkan suhu dekomposisi termal sebesar 369,60 °C. CNC yang diisolasi dari Sargassum sp. berpotensi sebagai bahan pembuatan nanokomposit dalam berbagai aplikasi, misalnya bidang farmasi, pengemasan makanan, dan biomedis.

Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan IndonesiaVol. 28(9)
Atma Jaya Catholic University of Indonesia (ID), Université de Bretagne Sud (FR), Atma Jaya University Yogyakarta (ID), Metallurgical Research Institute (RO), Odessa National Maritime University (UA)
Openalex Percentile: Top 62%
Coastal Management and Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.