Determinants of Capital Structure: Evidence from Technology Firms in Indonesia

This study aims to examine the determinants of capital structure in technology firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), focusing on the roles of profitability, firm size, asset tangibility, and non-debt tax shields. The research adopts a quantitative approach using secondary data derived from audited annual reports of technology companies for the 2017-2021 period. A purposive sampling technique yielded 109 firm-year observations. The analysis employed multiple linear regression to evaluate the effect of the independent variables on capital structure, which is proxied by the debt-to-equity ratio (DER). Data were processed and analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 25. The findings reveal that asset tangibility and non-debt tax shields have a statistically significant negative influence on capital structure. In contrast, profitability and firm size show no significant relationship. These results suggest that companies with greater tangible assets and higher non-debt tax shields, such as depreciation, tend to reduce reliance on debt financing and prefer internal sources of capital. The novelty of this research lies in its focus on the Indonesian technology sector, which remains underexplored in capital structure literature, particularly in emerging markets. Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penentu struktur permodalan pada perusahaan teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan fokus pada peran profitabilitas, ukuran perusahaan, tangbilitas aset, dan perisai pajak non-utang. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan perusahaan teknologi yang telah diaudit untuk periode 2017-2021. Teknik pengambilan sampel purposive menghasilkan 109 pengamatan tahun perusahaan. Analisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengevaluasi efek variabel independen pada struktur modal, yang diproksi oleh rasio utang terhadap ekuitas (DER). Data diolah dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Temuan ini mengungkapkan bahwa tangbilitas aset dan perisai pajak non-utang memiliki pengaruh negatif yang signifikan secara statistik terhadap struktur modal. Sebaliknya, profitabilitas dan ukuran perusahaan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan aset berwujud yang lebih besar dan perlindungan pajak non-utang yang lebih tinggi, seperti depresiasi, cenderung mengurangi ketergantungan pada pembiayaan utang dan lebih memilih sumber modal internal. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada fokusnya pada sektor teknologi Indonesia, yang masih kurang dieksplorasi dalam literatur struktur permodalan, khususnya di pasar negara berkembang.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA)
Published
2025-10-02
DOI
https://doi.org/10.55963/jumpa.v12i3.846
Primary Topic
Corporate Finance and Governance
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Determinants of Capital Structure: Evidence from Technology Firms in Indonesia

Anggit Esti Irawati, Erna Fitri Komariyah, Celvin Bagus Pradana
Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA)
Corporate Finance and Governance
article

Determinants of Capital Structure: Evidence from Technology Firms in Indonesia

Anggit Esti Irawati, Erna Fitri Komariyah, Celvin Bagus Pradana
article en

Abstract

This study aims to examine the determinants of capital structure in technology firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), focusing on the roles of profitability, firm size, asset tangibility, and non-debt tax shields. The research adopts a quantitative approach using secondary data derived from audited annual reports of technology companies for the 2017-2021 period. A purposive sampling technique yielded 109 firm-year observations. The analysis employed multiple linear regression to evaluate the effect of the independent variables on capital structure, which is proxied by the debt-to-equity ratio (DER). Data were processed and analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 25. The findings reveal that asset tangibility and non-debt tax shields have a statistically significant negative influence on capital structure. In contrast, profitability and firm size show no significant relationship. These results suggest that companies with greater tangible assets and higher non-debt tax shields, such as depreciation, tend to reduce reliance on debt financing and prefer internal sources of capital. The novelty of this research lies in its focus on the Indonesian technology sector, which remains underexplored in capital structure literature, particularly in emerging markets. Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penentu struktur permodalan pada perusahaan teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan fokus pada peran profitabilitas, ukuran perusahaan, tangbilitas aset, dan perisai pajak non-utang. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan perusahaan teknologi yang telah diaudit untuk periode 2017-2021. Teknik pengambilan sampel purposive menghasilkan 109 pengamatan tahun perusahaan. Analisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengevaluasi efek variabel independen pada struktur modal, yang diproksi oleh rasio utang terhadap ekuitas (DER). Data diolah dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Temuan ini mengungkapkan bahwa tangbilitas aset dan perisai pajak non-utang memiliki pengaruh negatif yang signifikan secara statistik terhadap struktur modal. Sebaliknya, profitabilitas dan ukuran perusahaan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan aset berwujud yang lebih besar dan perlindungan pajak non-utang yang lebih tinggi, seperti depresiasi, cenderung mengurangi ketergantungan pada pembiayaan utang dan lebih memilih sumber modal internal. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada fokusnya pada sektor teknologi Indonesia, yang masih kurang dieksplorasi dalam literatur struktur permodalan, khususnya di pasar negara berkembang.

Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA)Vol. 12(3)
Universitas Teknologi Yogyakarta (ID)
Openalex Percentile: Top 59%
Corporate Finance and Governance
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.