Pemetaan Potensi Pemanfaatan Limbah Bunga Bawang Merah Oleh Kelompok Wanita Desa Kedungori

Elderly women are women who have reached an advanced age. Elderly stands for "aged," which refers to individuals who are in the older phase of life. At this stage, they may experience significant physical, mental, dietary and social changes. This research examines the form of consumption patterns of food intake needs, drinks, and daily activities of elderly women in Kedungori Village. The purpose of this study was to determine the potential utilization of shallot flower waste by the Kedungori Village Women's Group. The method used was a social mapping approach with in-depth interviews and focus group discussions (FGDs). The analysis technique used was descriptive qualitative. The results obtained in the lunch portion showed that 37% of the majority consumed water and most of those who answered water were productive women, then 11% consumed drinks ginger and sweet coffee, most of whom were elderly women, there were 5% bitter coffee who consumed productive women, 5% milk and mixed ice consumed by elderly women, 10% consumed bitter coffee and 6% fresh tea, the majority of which were productive women. Abstrak Wanita lansia merupakan seorang perempuan yang telah mencapai usia lanjut.Lansia merupakan singkatan dari "lanjut usia," yang merujuk pada individu-individu yang berada dalam fase kehidupan yang lebih tua. Pada tahap ini, mereka mungkin mengalami perubahan fisik, mental, pola makan dan sosial yang signifikan. Penelitian ini mengkaji bentuk pola konsumsi kebutuhan asupan makanan, minuman, maupun aktivitas keseharian para wanita lansia di Desa Kedungori. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Potensi Pemanfaatan Limbah Bunga Bawang Merah oleh Kelompok Wanita Desa Kedungori. Metode yang digunakan yaitu pendekatan pemetaan sosial dengan dilakukan wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah (FGD). Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh pada porsi makan siang menunjukkan 37% mayoritas mengkonsumsi air putih dan kebanyakan yang menjawab air putih merupakan wanita produktif, kemudian 11% mengonsumsi wedang jahe dan kopi manis yang kebanyakan ialah wanita lansia, terdapat 5% kopi pahit yang mengonsumsi ialah wanita produktif, 5% Susu dan Es campur dikonsumsi oleh wanita lansia, 10% mengonsumsi kopi pahit dan 6% teh tawar mayoritas kategori wanita produktif.

Authors

Publication Details

Journal
Jurnal Dharma Indonesia
Published
2025-05-06
DOI
https://doi.org/10.15294/jdi.v3i1.9756
Primary Topic
Plant Growth and Agriculture Techniques
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pemetaan Potensi Pemanfaatan Limbah Bunga Bawang Merah Oleh Kelompok Wanita Desa Kedungori

N Sari, Agung Ary Wibowo, Tieska Arelia Putri, Najwa Rizki Safira et al.
Jurnal Dharma Indonesia
Plant Growth and Agriculture Techniques
article

Pemetaan Potensi Pemanfaatan Limbah Bunga Bawang Merah Oleh Kelompok Wanita Desa Kedungori

N Sari, Agung Ary Wibowo, Tieska Arelia Putri, Najwa Rizki Safira, Alfi Rahmawati, Abdul Jabbar
article en

Abstract

Elderly women are women who have reached an advanced age. Elderly stands for "aged," which refers to individuals who are in the older phase of life. At this stage, they may experience significant physical, mental, dietary and social changes. This research examines the form of consumption patterns of food intake needs, drinks, and daily activities of elderly women in Kedungori Village. The purpose of this study was to determine the potential utilization of shallot flower waste by the Kedungori Village Women's Group. The method used was a social mapping approach with in-depth interviews and focus group discussions (FGDs). The analysis technique used was descriptive qualitative. The results obtained in the lunch portion showed that 37% of the majority consumed water and most of those who answered water were productive women, then 11% consumed drinks ginger and sweet coffee, most of whom were elderly women, there were 5% bitter coffee who consumed productive women, 5% milk and mixed ice consumed by elderly women, 10% consumed bitter coffee and 6% fresh tea, the majority of which were productive women. Abstrak Wanita lansia merupakan seorang perempuan yang telah mencapai usia lanjut.Lansia merupakan singkatan dari "lanjut usia," yang merujuk pada individu-individu yang berada dalam fase kehidupan yang lebih tua. Pada tahap ini, mereka mungkin mengalami perubahan fisik, mental, pola makan dan sosial yang signifikan. Penelitian ini mengkaji bentuk pola konsumsi kebutuhan asupan makanan, minuman, maupun aktivitas keseharian para wanita lansia di Desa Kedungori. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Potensi Pemanfaatan Limbah Bunga Bawang Merah oleh Kelompok Wanita Desa Kedungori. Metode yang digunakan yaitu pendekatan pemetaan sosial dengan dilakukan wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah (FGD). Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh pada porsi makan siang menunjukkan 37% mayoritas mengkonsumsi air putih dan kebanyakan yang menjawab air putih merupakan wanita produktif, kemudian 11% mengonsumsi wedang jahe dan kopi manis yang kebanyakan ialah wanita lansia, terdapat 5% kopi pahit yang mengonsumsi ialah wanita produktif, 5% Susu dan Es campur dikonsumsi oleh wanita lansia, 10% mengonsumsi kopi pahit dan 6% teh tawar mayoritas kategori wanita produktif.

Jurnal Dharma IndonesiaVol. 3(1)
Openalex Percentile: Top 65%
Plant Growth and Agriculture Techniques
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.