Karakteristik Pasien Dan Profil Bakteri Serta Sensitivitas Antimikroba Pada Otitis Media Supuratif Kronik Di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares Tersier Timor Leste
Introduction: Chronic Suppurative Otitis Media (CSM) is still a clinically significant public health problem. Many antibiotic-resistant bacteria are now found in OMSK patients. This condition will support the development of bacteria so that it can cause complications. Therefore, this study aims to determine the distribution of Patient Characteristics and Bacterial Profile and Antimicrobial Sensitivity in Chronic Suppurative Otitis Media at the Guido Valadares Tertiary National Hospital, Timor Leste. Methods: The design of this study was analytic-crossectional which was conducted at Guido Valadares Tertiary National Hospital Timor Leste in April-June 2024. The sampling technique used was purposive sampling. In this study, bacterial identification of ear swab specimens and bacterial sensitivity tests will be carried out. The analysis used is unvariate and bivariate analysis using chi-square. Results: Most OMSK patients were female (33.3%). Gram-negative bacteria were more likely to cause OMSK (70.31%), compared to gram-positive bacteria (29.69%). The most common gram-negative bacteria was Pseudomonas aeruginosa (39.84%), while the most common gram-positive bacteria in OMSK patients was Staphylococcus aureus. Very high resistance in OMSK patients was found in antibitoics to ceftrixone, followed by Amoxicillin clavunic acid and Amoxicillin. Conclusion: The most age in the age group less than 10 years as much as with benign type of OMSK patient's main complaint is the most watery ear duration of pain complaints is a risk factor for causing the most hearing loss. In this study also found some bacteria in OMSK patients that are resistant to certain antibiotics Pendahuluan: Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK) sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan secara klinis. Kini banyak ditemukan bakteri yang resisten terhadap antibitoik pada pasien OMSK. Kondisi ini akan mendukung perkembangan bakteri sehingga dapat menimbulkan komplikasi. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi Karakteristik Pasien dan Profil Bakteri Serta Sensitivitas Antimikroba Pada Otitis Media Supuratif Kronik di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares Tersier Timor Leste. Metode: Disain penelitian ini adalah analitik-crossectional yang dilaksanakan di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares Tersier Timor Leste pada bulan April-Juni 2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pada penelitian ini akan dilakuka identifikasi bakteri pada spesiman swab telinga dan uji sensitivitas bakteri. Analisis yang digunakan adalah analisis unvariat dan bivariat menggunakan chi-square. Hasil: Pasien OMSK mayoritas berjenis kelamin perempuan (33,3%). Bakteri gram negatif lebih banyak menyebabkan OMSK (70,31%), dibandingkan bakteri bakteri gram positif (29,69%). Bakteri Gram negatif yang paling banyak dijumpai yaitu Pseudomonas aeruginosa (39,84%), sedangkan bakteri gram positif yang paling banyak dijumpai pada pasien OMSK adalah Staphylococcus aureus. Resisten sangat tinggi pada pasien OMSK ditemukan pada antibitoik terhadap ceftrixone, dikikuti oleh Amoxicillin clavunic acid dan Amoxicillin. Simpulan: Usia terbanyak pada kelompok usia kurang dari 10 tahun sebanyak dengan tipe benign keluhan utama pasien OMSK paling banyak yaitu telinga berair durasi keluhan sakit merupakan faktor risiko terjadinya penyebab gangguan pendengaran terbanyak. Pada penelitian ini juga ditemukan beberapa bakteri pada pasien OMSK yang resisten terhadap antibiotik tertentu
Authors
- Indri Adriztina (ORCID: https://orcid.org/0000-0003-0651-9594)
- R. Lia Kusumawati (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-0459-1026)
- Stanislao Tafin
Institutions
- Universitas Sumatera Utara (ID)
Publication Details
- Journal
- Intisari Sains Medis
- Published
- 2024-12-13
- DOI
- https://doi.org/10.15562/ism.v15i3.2199
- Primary Topic
- Ear Surgery and Otitis Media
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00