Penilaian kualitas hidup tenaga kesehatan dengan nyeri kepala primer menggunakan Headache Impact Test-6 (HIT-6) versi Indonesia di rumah sakit rujukan pasien COVID-19

Background: Headache is a painful sensation felt in the head or until the upper neck. Headaches can cause discomfort, decrease quality of life, and can cause disability. Primary headache is the most common headache that patients experience. Headaches in health workers are a concern because health workers have an important role in health care services. This study aims to assess the quality of life of health workers with primary headaches using the Indonesian version of the Headache Impact Test-6 (HIT-6) questionnaire. Methods: This cross-sectional descriptive observational study using primary data, carried out in March-September 2022, was carried out on all health workers who actively provide services and work at Udayana University Hospital. Data analysis used SPSS version 29. Results: 164 health workers found that 109 subjects (66.46%) experienced primary headaches, 83 subjects (76.15%) experienced tension-type headaches, and 26 subjects (23.85%) experienced migraines. A total of 105 subjects (96.33%) never saw a doctor regarding complaints of headaches they experienced. The results of the assessment of the impact of headaches on life showed that the highest HIT-6 score was £ 49 for tension headaches and migraines. Conclusion: Health workers at Udayana University Hospital mostly experience primary headaches, namely tension headaches and migraines. The results of assessing the impact of headaches using the HIT-6 questionnaire showed that headaches have a minimal impact on life, such as work, school, and social activities. Latar Belakang: Nyeri kepala adalah sensasi nyeri yang dirasakan di bagian kepala atau hingga leher bagian atas. Nyeri kepala dapat memberikan rasa tidak nyaman, menurunkan kuliatas hidup dan dapat menimbulkan disabilitas. Nyeri kepala primer adalah jenis yang paling banyak dialami pasien. Nyeri kepala pada tenaga kesehatan menjadi perhatian karena tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas hidup tenaga kesehatan dengan nyeri kepala primer menggunakan kuesioner Headache impact test-6 (HIT-6) versi Indonesia. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif secara potong lintang dengan menggunakan data primer, dilaksanakan pada bulan Maret-September 2022, dilakukan pada seluruh tenaga kesehatan yang secara aktif memberikan pelayanan dan bertugas di Rumah Sakit Universitas Udayana. Analisis data menggunakan SPSS versi 29. Hasil: Total 164 tenaga kesehatan didapatkan 109 subyek (66,46%) mengalami nyeri kepala primer, sebanyak 83 subyek (76,15%) mengalami nyeri kepala tipe tegang dan 26 subyek (23,85%) mengalami migren. Sebesar 105 subyek (96,33%) tidak pernah memeriksakan diri ke dokter terkait keluhan nyeri keppala yang dialami. Hasil penilaian dampak nyeri kepala terhadap kehidupan didapatkan nilai HIT-6 terbanyak yaitu skor £ 49 pada nyeri kepala tipe tegang dan migren. Simpulan: Tenaga kesehatan di Rumah Sakit Universitas Udayana sebagian besar merasakan nyeri kepala primer yaitu nyeri kepala tipe tegang dan migren. Hasil penilaian dampak nyeri kepala menggunakan kuesioner HIT-6 didapatkan hasil terbanyak yaitu nyeri kepala memiliki dampak minimal terhadap kehidupan seperti pekerjaan, sekolah dan aktivitas sosial.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Intisari Sains Medis
Published
2024-09-12
DOI
https://doi.org/10.15562/ism.v15i3.2130
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Penilaian kualitas hidup tenaga kesehatan dengan nyeri kepala primer menggunakan Headache Impact Test-6 (HIT-6) versi Indonesia di rumah sakit rujukan pasien COVID-19

Made Oka Adnyana, Ni Putu Ayu Putri Mahadewi, Ida Ayu Sri Wijayanti, Skolastika Savitri
Intisari Sains Medis
Public Health and Nutrition
article

Penilaian kualitas hidup tenaga kesehatan dengan nyeri kepala primer menggunakan Headache Impact Test-6 (HIT-6) versi Indonesia di rumah sakit rujukan pasien COVID-19

Made Oka Adnyana, Ni Putu Ayu Putri Mahadewi, Ida Ayu Sri Wijayanti, Skolastika Savitri
article en

Abstract

Background: Headache is a painful sensation felt in the head or until the upper neck. Headaches can cause discomfort, decrease quality of life, and can cause disability. Primary headache is the most common headache that patients experience. Headaches in health workers are a concern because health workers have an important role in health care services. This study aims to assess the quality of life of health workers with primary headaches using the Indonesian version of the Headache Impact Test-6 (HIT-6) questionnaire. Methods: This cross-sectional descriptive observational study using primary data, carried out in March-September 2022, was carried out on all health workers who actively provide services and work at Udayana University Hospital. Data analysis used SPSS version 29. Results: 164 health workers found that 109 subjects (66.46%) experienced primary headaches, 83 subjects (76.15%) experienced tension-type headaches, and 26 subjects (23.85%) experienced migraines. A total of 105 subjects (96.33%) never saw a doctor regarding complaints of headaches they experienced. The results of the assessment of the impact of headaches on life showed that the highest HIT-6 score was £ 49 for tension headaches and migraines. Conclusion: Health workers at Udayana University Hospital mostly experience primary headaches, namely tension headaches and migraines. The results of assessing the impact of headaches using the HIT-6 questionnaire showed that headaches have a minimal impact on life, such as work, school, and social activities. Latar Belakang: Nyeri kepala adalah sensasi nyeri yang dirasakan di bagian kepala atau hingga leher bagian atas. Nyeri kepala dapat memberikan rasa tidak nyaman, menurunkan kuliatas hidup dan dapat menimbulkan disabilitas. Nyeri kepala primer adalah jenis yang paling banyak dialami pasien. Nyeri kepala pada tenaga kesehatan menjadi perhatian karena tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas hidup tenaga kesehatan dengan nyeri kepala primer menggunakan kuesioner Headache impact test-6 (HIT-6) versi Indonesia. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif secara potong lintang dengan menggunakan data primer, dilaksanakan pada bulan Maret-September 2022, dilakukan pada seluruh tenaga kesehatan yang secara aktif memberikan pelayanan dan bertugas di Rumah Sakit Universitas Udayana. Analisis data menggunakan SPSS versi 29. Hasil: Total 164 tenaga kesehatan didapatkan 109 subyek (66,46%) mengalami nyeri kepala primer, sebanyak 83 subyek (76,15%) mengalami nyeri kepala tipe tegang dan 26 subyek (23,85%) mengalami migren. Sebesar 105 subyek (96,33%) tidak pernah memeriksakan diri ke dokter terkait keluhan nyeri keppala yang dialami. Hasil penilaian dampak nyeri kepala terhadap kehidupan didapatkan nilai HIT-6 terbanyak yaitu skor £ 49 pada nyeri kepala tipe tegang dan migren. Simpulan: Tenaga kesehatan di Rumah Sakit Universitas Udayana sebagian besar merasakan nyeri kepala primer yaitu nyeri kepala tipe tegang dan migren. Hasil penilaian dampak nyeri kepala menggunakan kuesioner HIT-6 didapatkan hasil terbanyak yaitu nyeri kepala memiliki dampak minimal terhadap kehidupan seperti pekerjaan, sekolah dan aktivitas sosial.

Intisari Sains MedisVol. 15(3)
Udayana University (ID), Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang (ID)
Openalex Percentile: Top 54%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.