Kandungan fitokimia dan uji aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak daun lemon balm (Melissa officinalis) dan daun sage (Salvia officinalis) terhadap bakteri Streptococcus pyogenes penyebab tonsilitis

Background: Chronic tonsillitis is a common infectious disease often treated with antibiotics, which can lead to resistance and other side effects. The use of medicinal plants such as lemon balm (Melissa officinalis) and sage (Salvia officinalis), which contain phytochemicals with potential antibacterial properties, offers a promising alternative treatment. This study aims to evaluate the phytochemical content and test the antibacterial activity of a combination of lemon balm (Melissa officinalis) and sage (Salvia officinalis) leaf extracts against the bacteria Streptococcus pyogenes which causes tonsillitis. Methods: This experimental study was conducted using the disk diffusion method with ethanol extracts of lemon balm and sage leaves. Phytochemical analysis was performed to identify the active compounds involved in antibacterial activity. Results: The results show that the combination of lemon balm and sage leaf extracts effectively inhibits the growth of Streptococcus pyogenes. Flavonoids and phenolic acids such as rosmarinic acid and caffeic acid contribute to the antibacterial effect. Conclusion: The combination of lemon balm and sage leaf extracts shows potential as an alternative antibacterial treatment for tonsillitis. Further research is needed to develop effective drug formulations based on these extracts. Latar Belakang: Tonsilitis bakterial merupakan salah satu penyakit infeksi yang umum terjadi dan biasanya diobati dengan antibiotik, tetapi penggunaannya dapat menyebabkan resistensi serta efek samping lainnya. Penggunaan tanaman obat seperti lemon balm (Melissa officinalis) dan sage (Salvia officinalis) yang memiliki kandungan fitokimia dengan potensi antibakteri menawarkan alternatif pengobatan yang menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan fitokimia dan uji aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak daun lemon balm (Melissa officinalis) dan daun sage (Salvia officinalis) terhadap bakteri Streptococcus pyogenes penyebab tonsilitis. Metode: Penelitian eksperimental ini dilakukan menggunakan metode difusi cakram dengan ekstrak etanol daun lemon balm dan daun sage. Analisis kandungan fitokimia dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang berperan dalam aktivitas antibakteri. Hasil: Ekstrak daun sage memiliki kandungan fenol 1781,48 mg/100 g, flavonoid 6896,25 mg/100 g, dan tanin 1655,68 mg/100 g. Ekstrak daun lemon balm mengandung fenol 786,25 mg/100 g, flavonoid 7788,01 mg/100 g, dan tanin 290,72 mg/100 g. Uji antibakteri terhadap Streptococcus pyogenes menunjukkan diameter zona hambat rata-rata: O1 (9,4 mm), O2 (11,4 mm), O3 (11 mm), O4 (10,6 mm), O5 (9,8 mm), kontrol positif (34,4 mm), dan kontrol negatif (0 mm). Simpulan: Hasil menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun lemon balm dan daun sage efektif menghambat pertumbuhan Streptococcus pyogenes. Kandungan flavonoid, fenol, dan tanin berkontribusi terhadap efek antibakteri.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Intisari Sains Medis
Published
2024-12-30
DOI
https://doi.org/10.15562/ism.v15i3.2228
Primary Topic
Medicinal Plant Research
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Kandungan fitokimia dan uji aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak daun lemon balm (Melissa officinalis) dan daun sage (Salvia officinalis) terhadap bakteri Streptococcus pyogenes penyebab tonsilitis

Made Lely Rahayu, Komang Andi Dwi Saputra, I Putu Santhi Dewantara, Kevin Andrian Candra
Intisari Sains Medis
Medicinal Plant Research
article

Kandungan fitokimia dan uji aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak daun lemon balm (Melissa officinalis) dan daun sage (Salvia officinalis) terhadap bakteri Streptococcus pyogenes penyebab tonsilitis

Made Lely Rahayu, Komang Andi Dwi Saputra, I Putu Santhi Dewantara, Kevin Andrian Candra
article en

Abstract

Background: Chronic tonsillitis is a common infectious disease often treated with antibiotics, which can lead to resistance and other side effects. The use of medicinal plants such as lemon balm (Melissa officinalis) and sage (Salvia officinalis), which contain phytochemicals with potential antibacterial properties, offers a promising alternative treatment. This study aims to evaluate the phytochemical content and test the antibacterial activity of a combination of lemon balm (Melissa officinalis) and sage (Salvia officinalis) leaf extracts against the bacteria Streptococcus pyogenes which causes tonsillitis. Methods: This experimental study was conducted using the disk diffusion method with ethanol extracts of lemon balm and sage leaves. Phytochemical analysis was performed to identify the active compounds involved in antibacterial activity. Results: The results show that the combination of lemon balm and sage leaf extracts effectively inhibits the growth of Streptococcus pyogenes. Flavonoids and phenolic acids such as rosmarinic acid and caffeic acid contribute to the antibacterial effect. Conclusion: The combination of lemon balm and sage leaf extracts shows potential as an alternative antibacterial treatment for tonsillitis. Further research is needed to develop effective drug formulations based on these extracts. Latar Belakang: Tonsilitis bakterial merupakan salah satu penyakit infeksi yang umum terjadi dan biasanya diobati dengan antibiotik, tetapi penggunaannya dapat menyebabkan resistensi serta efek samping lainnya. Penggunaan tanaman obat seperti lemon balm (Melissa officinalis) dan sage (Salvia officinalis) yang memiliki kandungan fitokimia dengan potensi antibakteri menawarkan alternatif pengobatan yang menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan fitokimia dan uji aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak daun lemon balm (Melissa officinalis) dan daun sage (Salvia officinalis) terhadap bakteri Streptococcus pyogenes penyebab tonsilitis. Metode: Penelitian eksperimental ini dilakukan menggunakan metode difusi cakram dengan ekstrak etanol daun lemon balm dan daun sage. Analisis kandungan fitokimia dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang berperan dalam aktivitas antibakteri. Hasil: Ekstrak daun sage memiliki kandungan fenol 1781,48 mg/100 g, flavonoid 6896,25 mg/100 g, dan tanin 1655,68 mg/100 g. Ekstrak daun lemon balm mengandung fenol 786,25 mg/100 g, flavonoid 7788,01 mg/100 g, dan tanin 290,72 mg/100 g. Uji antibakteri terhadap Streptococcus pyogenes menunjukkan diameter zona hambat rata-rata: O1 (9,4 mm), O2 (11,4 mm), O3 (11 mm), O4 (10,6 mm), O5 (9,8 mm), kontrol positif (34,4 mm), dan kontrol negatif (0 mm). Simpulan: Hasil menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun lemon balm dan daun sage efektif menghambat pertumbuhan Streptococcus pyogenes. Kandungan flavonoid, fenol, dan tanin berkontribusi terhadap efek antibakteri.

Intisari Sains MedisVol. 15(3)
Udayana University (ID)
Openalex Percentile: Top 83%
Medicinal Plant Research
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.