PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG DARA SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON

The development of construction technology, especially concrete, involves ongoing experimentation with concrete mix additives to achieve the desired quality and compressive strength of concrete. One such approach is using waste sea shell powder as a concrete mix additive. Sea shell powder contains chemical compounds with pozzolanic properties, such as silica, alumina, and lime, which can be used as concrete components and are expected to influence the compressive strength of concrete. This study aims to determine the effect of using sea shell powder as a partial substitute for cement. The research method used is a laboratory experimental approach with sea shell powder variations of 3%, 5%, and 7%. The results show that the compressive strength of concrete at 28 days increased by 0.08 MPa, 0.72 MPa, and 2.06 MPa for each variation compared to normal concrete. The optimal usage of sea shell powder is 7%, which achieved the highest compressive strength of 28.16 MPa. The findings indicate that sea shell powder can be used as a concrete component and as a partial substitute for cement, as it enhances the compressive strength of normal concrete. Abstrak Perkembangan teknologi konstruksi khususnya beton untuk uji coba campuran bahan tambah beton terus dilakukan supaya mendapatkan mutu dan kuat tekan beton yang diinginkan. Salah satunya yaitu dapat menggunakan limbah cangkang kerang dara sebagai bahan tambah campuran beton. Pada cangkang kerang dara mengandung senyawa kimia yang bersifat pozzolan yaitu silika, alumina, dan zat kapur yang dapat digunakan sebagai bahan penyusun beton sehingga diharapkan dapat mempengaruhi kuat tekan beton. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk megetahui pengaruh penggunaan serbuk cangkang kerang dara sebagai subtitusi sebagian semen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental laboratorium menggunakan serbuk cangkang kerang dara variasi 3%, 5%, dan 7%. Hasil penelitian didapat kuat tekan beton umur 28 hari meningkat secara berturut-turut sebesar 0,08 MPa, 0,72 MPa, dan 2,06 MPa pada masing-masing variasi terhadap beton normal. Penggunaan serbuk cangkang kerang dara optimum adalah sebesar 7% memiliki nilai kuat tekan tertinggi sebesar 28,16 MPa. Hasil penelitian ini telah menunjukkan bahwa penggunan serbuk cangkang kerang dara dapat digunakan sebagai bahan penyusun beton yaitu sebagai subtitusi sebagian semen karena dapat meningkatkan kuat tekan dari beton normal.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil
Published
2025-04-28
DOI
https://doi.org/10.24912/jmts.v8i2.32276
Primary Topic
Geotechnical and construction materials studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG DARA SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON

Revianty Nurmeyliandari, Ghina Amalia, Ifal Rahmadani
JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil
Geotechnical and construction materials studies
article

PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG DARA SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON

Revianty Nurmeyliandari, Ghina Amalia, Ifal Rahmadani
article en

Abstract

The development of construction technology, especially concrete, involves ongoing experimentation with concrete mix additives to achieve the desired quality and compressive strength of concrete. One such approach is using waste sea shell powder as a concrete mix additive. Sea shell powder contains chemical compounds with pozzolanic properties, such as silica, alumina, and lime, which can be used as concrete components and are expected to influence the compressive strength of concrete. This study aims to determine the effect of using sea shell powder as a partial substitute for cement. The research method used is a laboratory experimental approach with sea shell powder variations of 3%, 5%, and 7%. The results show that the compressive strength of concrete at 28 days increased by 0.08 MPa, 0.72 MPa, and 2.06 MPa for each variation compared to normal concrete. The optimal usage of sea shell powder is 7%, which achieved the highest compressive strength of 28.16 MPa. The findings indicate that sea shell powder can be used as a concrete component and as a partial substitute for cement, as it enhances the compressive strength of normal concrete. Abstrak Perkembangan teknologi konstruksi khususnya beton untuk uji coba campuran bahan tambah beton terus dilakukan supaya mendapatkan mutu dan kuat tekan beton yang diinginkan. Salah satunya yaitu dapat menggunakan limbah cangkang kerang dara sebagai bahan tambah campuran beton. Pada cangkang kerang dara mengandung senyawa kimia yang bersifat pozzolan yaitu silika, alumina, dan zat kapur yang dapat digunakan sebagai bahan penyusun beton sehingga diharapkan dapat mempengaruhi kuat tekan beton. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk megetahui pengaruh penggunaan serbuk cangkang kerang dara sebagai subtitusi sebagian semen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental laboratorium menggunakan serbuk cangkang kerang dara variasi 3%, 5%, dan 7%. Hasil penelitian didapat kuat tekan beton umur 28 hari meningkat secara berturut-turut sebesar 0,08 MPa, 0,72 MPa, dan 2,06 MPa pada masing-masing variasi terhadap beton normal. Penggunaan serbuk cangkang kerang dara optimum adalah sebesar 7% memiliki nilai kuat tekan tertinggi sebesar 28,16 MPa. Hasil penelitian ini telah menunjukkan bahwa penggunan serbuk cangkang kerang dara dapat digunakan sebagai bahan penyusun beton yaitu sebagai subtitusi sebagian semen karena dapat meningkatkan kuat tekan dari beton normal.

JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil
Universitas Indo Global Mandiri (ID)
Openalex Percentile: Top 71%
Geotechnical and construction materials studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.