PENGARUH DEBU PADA LUBANG ANGKUR TERHADAP KUAT TARIK ANGKUR ADHESIF

An anchor is a steel material that functions as a connector between materials. Based on the installation method, anchors can be classified into two types: cast-in-place anchors and post-installed anchors. One advantage of post-installed anchors is the faster curing time. Adhesive anchors are a type of post-installed anchor used in this study. Several factors can affect the strength of adhesive anchors, one of which is the cleanliness of the drilled hole. This research was conducted by making concrete samples, then drilling them and installing anchors into the holes. A total of 4 samples were tested, consisting of 2 samples in cleaned conditions and 2 samples in uncleaned conditions. The anchor samples used are threaded reinforcement bars with diameters of 13 mm and 16 mm. The testing was performed using a tensile test with the confined test method. The results of the testing concluded that the cleanliness of the drilled hole significantly affects the tensile capacity of the anchor. The average tensile capacity of the 13 mm diameter anchor in the cleaned condition is 44.1 kN and 7.64 kN in the uncleaned condition. For the 16 mm diameter anchor, the average tensile capacity is 64.68 kN in the cleaned condition and 22.87 kN in the uncleaned condition. Abstrak Angkur merupakan material baja yang berfungsi sebagai penyambung antara material. Berdasarkan cara pemasangannya, angkur dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu angkur cor di tempat dan angkur pasca pasang. Salah satu kelebihan angkur pasca pasang adalah waktu curing yang lebih cepat. Angkur adhesif merupakan salah satu jenis angkur pasca pasang yang digunakan dalam penelitian ini. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kekuatan angkur adhesif, salah satunya adalah kebersihan dari lubang bor. Penelitian ini dilakukan dengan membuat sampel beton lalu mengebornya kemudian melakukan instalasi angkur ke dalam lubang tersebut. Sampel yang diuji sebanyak 4 buah, yang terdiri atas 2 sampel kondisi cleaned dan 2 sampel kondisi uncleaned. Sampel angkur yang digunakan adalah tulangan ulir dengan ukuran diameter 13 mm dan 16 mm. Pengujian dilakukan dengan uji tarik dengan metode confined test. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa kondisi lubang bor yang dibersihkan dan yang tidak dibersihkan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kapasitas tarik angkur dengan perolehan rata-rata kapasitas tarik angkur diameter 13 mm kondisi cleaned sebesar 44,1 kN dan kondisi uncleaned sebesar 7,64 kN dan rata-rata kapasitas tarik angkur diameter 16 mm kondisi cleaned sebesar 64,68 kN dan kondisi uncleaned sebesar 22,87 kN.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil
Published
2025-04-28
DOI
https://doi.org/10.24912/jmts.v8i2.30804
Primary Topic
Geotechnical and construction materials studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENGARUH DEBU PADA LUBANG ANGKUR TERHADAP KUAT TARIK ANGKUR ADHESIF

Daniel Christianto, Sunarjo Leman, Edison Leo, Marcellino Benito Gunawan
JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil
Geotechnical and construction materials studies
article

PENGARUH DEBU PADA LUBANG ANGKUR TERHADAP KUAT TARIK ANGKUR ADHESIF

Daniel Christianto, Sunarjo Leman, Edison Leo, Marcellino Benito Gunawan
article en

Abstract

An anchor is a steel material that functions as a connector between materials. Based on the installation method, anchors can be classified into two types: cast-in-place anchors and post-installed anchors. One advantage of post-installed anchors is the faster curing time. Adhesive anchors are a type of post-installed anchor used in this study. Several factors can affect the strength of adhesive anchors, one of which is the cleanliness of the drilled hole. This research was conducted by making concrete samples, then drilling them and installing anchors into the holes. A total of 4 samples were tested, consisting of 2 samples in cleaned conditions and 2 samples in uncleaned conditions. The anchor samples used are threaded reinforcement bars with diameters of 13 mm and 16 mm. The testing was performed using a tensile test with the confined test method. The results of the testing concluded that the cleanliness of the drilled hole significantly affects the tensile capacity of the anchor. The average tensile capacity of the 13 mm diameter anchor in the cleaned condition is 44.1 kN and 7.64 kN in the uncleaned condition. For the 16 mm diameter anchor, the average tensile capacity is 64.68 kN in the cleaned condition and 22.87 kN in the uncleaned condition. Abstrak Angkur merupakan material baja yang berfungsi sebagai penyambung antara material. Berdasarkan cara pemasangannya, angkur dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu angkur cor di tempat dan angkur pasca pasang. Salah satu kelebihan angkur pasca pasang adalah waktu curing yang lebih cepat. Angkur adhesif merupakan salah satu jenis angkur pasca pasang yang digunakan dalam penelitian ini. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kekuatan angkur adhesif, salah satunya adalah kebersihan dari lubang bor. Penelitian ini dilakukan dengan membuat sampel beton lalu mengebornya kemudian melakukan instalasi angkur ke dalam lubang tersebut. Sampel yang diuji sebanyak 4 buah, yang terdiri atas 2 sampel kondisi cleaned dan 2 sampel kondisi uncleaned. Sampel angkur yang digunakan adalah tulangan ulir dengan ukuran diameter 13 mm dan 16 mm. Pengujian dilakukan dengan uji tarik dengan metode confined test. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa kondisi lubang bor yang dibersihkan dan yang tidak dibersihkan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kapasitas tarik angkur dengan perolehan rata-rata kapasitas tarik angkur diameter 13 mm kondisi cleaned sebesar 44,1 kN dan kondisi uncleaned sebesar 7,64 kN dan rata-rata kapasitas tarik angkur diameter 16 mm kondisi cleaned sebesar 64,68 kN dan kondisi uncleaned sebesar 22,87 kN.

JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil
Tarumanagara University (ID)
Openalex Percentile: Top 71%
Geotechnical and construction materials studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.