ANALISIS PERBANDINGAN KELAYAKAN INVESTASI PEMBANGUNAN APARTEMEN X DI TANGERANG, BANTEN

This study analyses the investment feasibility of building Apartment X in Alam Sutera, Tangerang, by comparing two scenarios, namely direct apartment construction and gradual apartment construction, in the context of the impact of the Covid-19 pandemic. The methods used are Net Present Value (NPV) and Internal Rate of Return (IRR) to evaluate the potential benefits of both approaches. The data analysed includes development costs, sales of residential units, building operating costs, as well as revenue from environmental management fees (IPL) for residential areas and commercial shops, commercial shop rents and so on. The results show that the direct development scenario produces an NPV value of IDR 87,860,840,681 with an IRR value of 13.08%, while the phased development scenario produces a higher NPV value of IDR 112,893,521,357 with an IRR of 14.51%. Both scenarios fulfil the investment feasibility criteria because the resulting NPV value is greater than Rp 0, and the IRR value is also higher than the MARR set at 10%. Furthermore, investment in apartment X project is feasible to be implemented both directly and in stages, but gradual development provides more optimal and more profitable results compared to direct development. This study provides important insights for property developers in determining the right investment strategy in the post-pandemic economic conditions. Abstrak Penelitian ini menganalisis kelayakan investasi pembangunan Apartemen X di Alam Sutera, Tangerang, dengan membandingkan dua skenario yaitu pembangunan apartemen secara langsung dan pembangunan apartemen secara bertahap, dalam konteks dampak pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah Net Present Value (NPV) dan Internal Rate of Return (IRR) untuk mengevaluasi potensi keuntungan dari kedua pendekatan. Data yang dianalisis mencakup biaya pembangunan, penjualan unit residensial, biaya operasional gedung, serta penerimaan dari iuran pengelolaan lingkungan (IPL) area residensial dan toko komersial, sewa toko komersial dan lain sebagainya. Hasil menunjukkan bahwa skenario pembangunan secara langsung menghasilkan nilai NPV sebesar Rp 87.860.840.681 dengan nilai IRR 13,08%, sedangkan skenario pembangunan secara bertahap menghasilkan nilai NPV yang lebih tinggi, yaitu Rp 112.893.521.357 dengan IRR 14,51%. Kedua skenario memenuhi kriteria kelayakan investasi karena nilai NPV yang dihasilkan lebih besar dari Rp 0, dan nilai IRR juga lebih tinggi daripada MARR yang ditetapkan sebesar 10%. Selanjutnya investasi pada proyek apartemen X layak untuk dilaksanakan baik secara langsung maupun bertahap, tetapi pembangunan bertahap memberikan hasil yang lebih optimal dan lebih menguntungkan dibandingkan dengan pembangunan secara langsung. Studi ini memberikan wawasan penting bagi pengembang properti dalam menentukan strategi investasi yang tepat dalam kondisi ekonomi pasca-pandemi.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil
Published
2025-08-08
DOI
https://doi.org/10.24912/jmts.v8i3.32701
Primary Topic
Geotechnical and construction materials studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

ANALISIS PERBANDINGAN KELAYAKAN INVESTASI PEMBANGUNAN APARTEMEN X DI TANGERANG, BANTEN

Wati Asriningsih Pranoto, Mark Setiadi, Randy Yudistira
JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil
Geotechnical and construction materials studies
article

ANALISIS PERBANDINGAN KELAYAKAN INVESTASI PEMBANGUNAN APARTEMEN X DI TANGERANG, BANTEN

Wati Asriningsih Pranoto, Mark Setiadi, Randy Yudistira
article en

Abstract

This study analyses the investment feasibility of building Apartment X in Alam Sutera, Tangerang, by comparing two scenarios, namely direct apartment construction and gradual apartment construction, in the context of the impact of the Covid-19 pandemic. The methods used are Net Present Value (NPV) and Internal Rate of Return (IRR) to evaluate the potential benefits of both approaches. The data analysed includes development costs, sales of residential units, building operating costs, as well as revenue from environmental management fees (IPL) for residential areas and commercial shops, commercial shop rents and so on. The results show that the direct development scenario produces an NPV value of IDR 87,860,840,681 with an IRR value of 13.08%, while the phased development scenario produces a higher NPV value of IDR 112,893,521,357 with an IRR of 14.51%. Both scenarios fulfil the investment feasibility criteria because the resulting NPV value is greater than Rp 0, and the IRR value is also higher than the MARR set at 10%. Furthermore, investment in apartment X project is feasible to be implemented both directly and in stages, but gradual development provides more optimal and more profitable results compared to direct development. This study provides important insights for property developers in determining the right investment strategy in the post-pandemic economic conditions. Abstrak Penelitian ini menganalisis kelayakan investasi pembangunan Apartemen X di Alam Sutera, Tangerang, dengan membandingkan dua skenario yaitu pembangunan apartemen secara langsung dan pembangunan apartemen secara bertahap, dalam konteks dampak pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah Net Present Value (NPV) dan Internal Rate of Return (IRR) untuk mengevaluasi potensi keuntungan dari kedua pendekatan. Data yang dianalisis mencakup biaya pembangunan, penjualan unit residensial, biaya operasional gedung, serta penerimaan dari iuran pengelolaan lingkungan (IPL) area residensial dan toko komersial, sewa toko komersial dan lain sebagainya. Hasil menunjukkan bahwa skenario pembangunan secara langsung menghasilkan nilai NPV sebesar Rp 87.860.840.681 dengan nilai IRR 13,08%, sedangkan skenario pembangunan secara bertahap menghasilkan nilai NPV yang lebih tinggi, yaitu Rp 112.893.521.357 dengan IRR 14,51%. Kedua skenario memenuhi kriteria kelayakan investasi karena nilai NPV yang dihasilkan lebih besar dari Rp 0, dan nilai IRR juga lebih tinggi daripada MARR yang ditetapkan sebesar 10%. Selanjutnya investasi pada proyek apartemen X layak untuk dilaksanakan baik secara langsung maupun bertahap, tetapi pembangunan bertahap memberikan hasil yang lebih optimal dan lebih menguntungkan dibandingkan dengan pembangunan secara langsung. Studi ini memberikan wawasan penting bagi pengembang properti dalam menentukan strategi investasi yang tepat dalam kondisi ekonomi pasca-pandemi.

JMTS Jurnal Mitra Teknik Sipil
Tarumanagara University (ID)
Openalex Percentile: Top 71%
Geotechnical and construction materials studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.