Paradigma Pemahaman Hadist Tekstual dan Kontekstual; Analisis Muhammad Syuhudi Ismail

Abstract: This research explains the paradigm of textual and contextual hadith. The figure studied is Syuhudi Ismail, who is a hadith figure in Indonesia whose book he wrote is Textual and Contextual Hadith of the Prophet. In understanding a hadith, Syuhudi Ismail does it methodically. First, analyze the text. Second, identifying the historical context for the emergence of hadith. Third, contextualization of hadith. The type of research used in this research is using library methods. The sources used in this writing are Textualist and Contextualist Hadith books as well as other books or articles as supporting material in this research. This research resulted in the conclusion that in understanding hadith, Syuhudi Ismail used a hermeneutic approach which was explained by text-context analysis. In analyzing the context of the hadith, he was also influenced by several hadith figures such as Imam Syihabuddin al-Qarafi and Syah Waliyullah al-Dahlawi. This influence is strengthened by the scientific research work of Syuhudi Ismail which analyzes the thoughts of these two figures.Keywords: Syuhudi Ismail, Hadith paradigm, textual and contextual. Abstrak: Penelitian ini menjelaskan tentang paradigma terhadap hadist tekstual dan kontekstual. Tokoh yang diteliti adalah Syuhudi Ismail, yang merupakan tokoh hadist di Indonesia dengan buku yang ditulis yaitu, Hadist Nabi yang Tekstual dan Kontekstual. Dalam memahami sebuah hadist, Syuhudi Ismail melakukannya dengan metode. Pertama, menganalisis teks. Kedua, Mengidentifikasikan konteks historis munculnya hadist. Ketiga, kontekstualisasi hadist. Jenis penelitian yang digunakan dalam riset ini yakni menggunakan metode kepistakaan. Adapun sumber yang digunakan dalam penulisan ini adalah buku Hadist yang Tekstualis dan Kontekstualis serta buku lain atau artikel lain sebagai bahan pendukung dalam penelitian ini. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa dalam memahami hadist, Syuhudi Ismail menggunakan pendekatan hermeneutik yang dijelaskan dengan adanya analisis teks-konteks. Dalam menganalisis konteks dari hadist, ia juga terpengaruh oleh beberapa tokoh hadist seperti Imam Syihabuddin al-Qarafi dan Syah Waliyullah al-Dahlawi. Pengaruh tersebut diperkuat dengan adanya penelitian karya ilmiah dari Syuhudi Ismail yang menganalisis pemikiran kedua tokoh tersebut.Kata kunci: Syuhudi Ismail, Paradigma hadist, tekstual dan kontekstual.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Manthiq
Published
2025-04-15
DOI
https://doi.org/10.29300/mtq.v8i2.6663
Primary Topic
Qur’anic Interpretation Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Paradigma Pemahaman Hadist Tekstual dan Kontekstual; Analisis Muhammad Syuhudi Ismail

Ismail Ismail, Sultan Gholand Astapala, Nafilah Chaudittisreen, Najma Namiril Kamila
Manthiq
Qur’anic Interpretation Studies
article

Paradigma Pemahaman Hadist Tekstual dan Kontekstual; Analisis Muhammad Syuhudi Ismail

Ismail Ismail, Sultan Gholand Astapala, Nafilah Chaudittisreen, Najma Namiril Kamila
article en

Abstract

Abstract: This research explains the paradigm of textual and contextual hadith. The figure studied is Syuhudi Ismail, who is a hadith figure in Indonesia whose book he wrote is Textual and Contextual Hadith of the Prophet. In understanding a hadith, Syuhudi Ismail does it methodically. First, analyze the text. Second, identifying the historical context for the emergence of hadith. Third, contextualization of hadith. The type of research used in this research is using library methods. The sources used in this writing are Textualist and Contextualist Hadith books as well as other books or articles as supporting material in this research. This research resulted in the conclusion that in understanding hadith, Syuhudi Ismail used a hermeneutic approach which was explained by text-context analysis. In analyzing the context of the hadith, he was also influenced by several hadith figures such as Imam Syihabuddin al-Qarafi and Syah Waliyullah al-Dahlawi. This influence is strengthened by the scientific research work of Syuhudi Ismail which analyzes the thoughts of these two figures.Keywords: Syuhudi Ismail, Hadith paradigm, textual and contextual. Abstrak: Penelitian ini menjelaskan tentang paradigma terhadap hadist tekstual dan kontekstual. Tokoh yang diteliti adalah Syuhudi Ismail, yang merupakan tokoh hadist di Indonesia dengan buku yang ditulis yaitu, Hadist Nabi yang Tekstual dan Kontekstual. Dalam memahami sebuah hadist, Syuhudi Ismail melakukannya dengan metode. Pertama, menganalisis teks. Kedua, Mengidentifikasikan konteks historis munculnya hadist. Ketiga, kontekstualisasi hadist. Jenis penelitian yang digunakan dalam riset ini yakni menggunakan metode kepistakaan. Adapun sumber yang digunakan dalam penulisan ini adalah buku Hadist yang Tekstualis dan Kontekstualis serta buku lain atau artikel lain sebagai bahan pendukung dalam penelitian ini. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa dalam memahami hadist, Syuhudi Ismail menggunakan pendekatan hermeneutik yang dijelaskan dengan adanya analisis teks-konteks. Dalam menganalisis konteks dari hadist, ia juga terpengaruh oleh beberapa tokoh hadist seperti Imam Syihabuddin al-Qarafi dan Syah Waliyullah al-Dahlawi. Pengaruh tersebut diperkuat dengan adanya penelitian karya ilmiah dari Syuhudi Ismail yang menganalisis pemikiran kedua tokoh tersebut.Kata kunci: Syuhudi Ismail, Paradigma hadist, tekstual dan kontekstual.

ManthiqVol. 8(2)
University of Bengkulu (ID)
Openalex Percentile: Top 70%
Qur’anic Interpretation Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.