Perjalanan Batin Descartes dan Ignatius Loyola dalam Pencarian Kebenaran

This article examines the interrelation between Descartes’ Méditations métaphysiques (Meditations on First Philosophy) and Ignatius of Loyola’s Spiritual Exercices, with an emphasis on the meditative dimension in the search for truth by the subject engaged in meditation or spiritual exercises. Through a simultaneous and comparative reading using the triplex via framework (via purgativa, via illuminativa, and via unitiva), it asserts that the search for truth is an inner journey, beginning with the purification of the self from disordered attachments, followed by illumination culminating in the discovery of God as the ultimate truth, and finally reaching the union of the self with God. Moreover, it demonstrates that Cartesian philosophy is not merely an intellectual activity but also a spiritual exercise leading to self-transformation and a shift in perspective. Abstrak Artikel ini mengkaji keterkaitan antara Méditations métaphysiques karya Descartes dan Latihan Rohani karya Ignatius Loyola, dengan penekanan khusus pada dimensi meditatif dalam pencarian kebenaran oleh subjek pelaku meditasi atau latihan. Melalui pembacaan simultan dan komparatif menggunakan kerangka triplex via (via purgativa, via illuminativa, dan via unitiva), artikel ini menegaskan bahwa pencarian kebenaran merupakan perjalanan batin yang dimulai dari pemurnian diri dari kelekatan tidak teratur, dilanjutkan dengan pencerahan yang berpuncak pada penemuan Tuhan sebagai kebenaran utama, hingga akhirnya mencapai penyatuan diri dengan Tuhan. Lebih dari itu, artikel ini juga menunjukkan bahwa filsafat Cartesian bukan saja aktivitas intelektual, melainkan sekaligus latihan rohani yang mengarah pada transformasi diri dan perubahan perspektif. Kata-kata kunci: Descartes, Ignatius, meditasi, kebenaran, Res cogitans, Res extensa

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARA
Published
2025-10-01
DOI
https://doi.org/10.36383/diskursus.v21i2.800
Primary Topic
Contemporary Christian Leadership and Education
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Perjalanan Batin Descartes dan Ignatius Loyola dalam Pencarian Kebenaran

Antonius Siwi Dharma Jati
DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARA
Contemporary Christian Leadership and Education
article

Perjalanan Batin Descartes dan Ignatius Loyola dalam Pencarian Kebenaran

Antonius Siwi Dharma Jati
article en

Abstract

This article examines the interrelation between Descartes’ Méditations métaphysiques (Meditations on First Philosophy) and Ignatius of Loyola’s Spiritual Exercices, with an emphasis on the meditative dimension in the search for truth by the subject engaged in meditation or spiritual exercises. Through a simultaneous and comparative reading using the triplex via framework (via purgativa, via illuminativa, and via unitiva), it asserts that the search for truth is an inner journey, beginning with the purification of the self from disordered attachments, followed by illumination culminating in the discovery of God as the ultimate truth, and finally reaching the union of the self with God. Moreover, it demonstrates that Cartesian philosophy is not merely an intellectual activity but also a spiritual exercise leading to self-transformation and a shift in perspective. Abstrak Artikel ini mengkaji keterkaitan antara Méditations métaphysiques karya Descartes dan Latihan Rohani karya Ignatius Loyola, dengan penekanan khusus pada dimensi meditatif dalam pencarian kebenaran oleh subjek pelaku meditasi atau latihan. Melalui pembacaan simultan dan komparatif menggunakan kerangka triplex via (via purgativa, via illuminativa, dan via unitiva), artikel ini menegaskan bahwa pencarian kebenaran merupakan perjalanan batin yang dimulai dari pemurnian diri dari kelekatan tidak teratur, dilanjutkan dengan pencerahan yang berpuncak pada penemuan Tuhan sebagai kebenaran utama, hingga akhirnya mencapai penyatuan diri dengan Tuhan. Lebih dari itu, artikel ini juga menunjukkan bahwa filsafat Cartesian bukan saja aktivitas intelektual, melainkan sekaligus latihan rohani yang mengarah pada transformasi diri dan perubahan perspektif. Kata-kata kunci: Descartes, Ignatius, meditasi, kebenaran, Res cogitans, Res extensa

DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARAVol. 21(2)
Loyola Medicine (US)
Openalex Percentile: Top 79%
Contemporary Christian Leadership and Education
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.