Clustering Village Zones Based On Nutritional Status of Toddlers Using The K-Medoids Method

AbstractIn order to improve the effectiveness of nutrition intervention planning in the operational area of the Kuta Blang Health Center, this study aims to develop a village zoning model based on the nutritional status of toddlers using the K-Medoids algorithm. The primary data includes the distribution of nutritional statuses (good, overnutrition, undernutrition, severe malnutrition, obesity) from 41 villages collected during the January–December 2023 period. Data were normalized and processed using a web-based system developed in PHP and MySQL. The clustering process resulted in five zones: Green (optimal nutrition), Yellow (within acceptable limits), Orange (requires monitoring), Red (worst condition), and Purple (critical challenges). Field validation showed strong alignment between clustering results and real conditions. This study concludes that the K-Medoids method can accurately group villages based on nutrition data and produce a practical zoning map. The resulting zones allow for more efficient resource allocation and targeted intervention, especially in Red and Purple zones. Future improvements may include incorporating socioeconomic and healthcare access variables for more comprehensive analysis. AbstrakDalam rangka meningkatkan efektivitas perencanaan intervensi gizi di wilayah kerja Puskesmas Kuta Blang, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model zonasi desa berdasarkan status gizi balita menggunakan algoritma K-Medoids. Data primer meliputi distribusi status gizi balita (gizi baik, gizi lebih, gizi kurang, gizi buruk, obesitas) dari 41 desa yang dikumpulkan selama periode Januari–Desember 2023. Data tersebut dinormalisasi dan diolah dalam sistem berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Proses klasterisasi menghasilkan lima zona: Hijau (gizi optimal), Kuning (masih dalam batas wajar), Oranye (perlu pemantauan), Merah (terburuk), dan Ungu (tantangan signifikan). Validasi lapangan menunjukkan kesesuaian tinggi antara hasil klasterisasi dan kondisi nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode K-Medoids mampu mengelompokkan desa secara akurat berdasarkan data gizi dan menghasilkan peta zonasi yang aplikatif. Zona yang dihasilkan memungkinkan alokasi sumber daya dan intervensi yang lebih terarah, khususnya pada zona Merah dan Ungu. Perbaikan di masa depan dapat mencakup integrasi variabel sosial ekonomi dan akses layanan kesehatan untuk analisis yang lebih komprehensif

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
VOCATECH Vocational Education and Technology Journal
Published
2025-08-14
DOI
https://doi.org/10.38038/vocatech.v7i1.223
Primary Topic
Data Mining and Machine Learning Applications
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Clustering Village Zones Based On Nutritional Status of Toddlers Using The K-Medoids Method

Zara Yunizar, Lidya Rosnita, Ulva Amelia
VOCATECH Vocational Education and Technology Journal
Data Mining and Machine Learning Applications
article

Clustering Village Zones Based On Nutritional Status of Toddlers Using The K-Medoids Method

Zara Yunizar, Lidya Rosnita, Ulva Amelia
article en

Abstract

AbstractIn order to improve the effectiveness of nutrition intervention planning in the operational area of the Kuta Blang Health Center, this study aims to develop a village zoning model based on the nutritional status of toddlers using the K-Medoids algorithm. The primary data includes the distribution of nutritional statuses (good, overnutrition, undernutrition, severe malnutrition, obesity) from 41 villages collected during the January–December 2023 period. Data were normalized and processed using a web-based system developed in PHP and MySQL. The clustering process resulted in five zones: Green (optimal nutrition), Yellow (within acceptable limits), Orange (requires monitoring), Red (worst condition), and Purple (critical challenges). Field validation showed strong alignment between clustering results and real conditions. This study concludes that the K-Medoids method can accurately group villages based on nutrition data and produce a practical zoning map. The resulting zones allow for more efficient resource allocation and targeted intervention, especially in Red and Purple zones. Future improvements may include incorporating socioeconomic and healthcare access variables for more comprehensive analysis. AbstrakDalam rangka meningkatkan efektivitas perencanaan intervensi gizi di wilayah kerja Puskesmas Kuta Blang, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model zonasi desa berdasarkan status gizi balita menggunakan algoritma K-Medoids. Data primer meliputi distribusi status gizi balita (gizi baik, gizi lebih, gizi kurang, gizi buruk, obesitas) dari 41 desa yang dikumpulkan selama periode Januari–Desember 2023. Data tersebut dinormalisasi dan diolah dalam sistem berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Proses klasterisasi menghasilkan lima zona: Hijau (gizi optimal), Kuning (masih dalam batas wajar), Oranye (perlu pemantauan), Merah (terburuk), dan Ungu (tantangan signifikan). Validasi lapangan menunjukkan kesesuaian tinggi antara hasil klasterisasi dan kondisi nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode K-Medoids mampu mengelompokkan desa secara akurat berdasarkan data gizi dan menghasilkan peta zonasi yang aplikatif. Zona yang dihasilkan memungkinkan alokasi sumber daya dan intervensi yang lebih terarah, khususnya pada zona Merah dan Ungu. Perbaikan di masa depan dapat mencakup integrasi variabel sosial ekonomi dan akses layanan kesehatan untuk analisis yang lebih komprehensif

VOCATECH Vocational Education and Technology JournalVol. 7(1)
Malikussaleh University (ID)
Openalex Percentile: Top 60%
Data Mining and Machine Learning Applications
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.