INTEGRASI SPIRITUALISME DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL DI ERA REVOLUSI 5.0

The Fifth Industrial Revolution promotes a human-centered approach to education by integrating technology with spiritual and emotional development. Learning should address both cognitive and inner well-being aspects. This study employed a descriptive qualitative design using content analysis. Data were sourced from TikTok and Instagram by analyzing posts tagged with #SpiritualLearning and #SpiritualAwakening. Spiritual-themed content—such as from @philgoodlife—offered emotional support, motivation, and spiritual guidance to students. These positively influenced their spiritual well-being, learning motivation, and academic outcomes. The findings highlight that integrating spirituality in digital learning is not only relevant but essential in cultivating intellectually and spiritually balanced learners. This supports the shift toward holistic education in the digital age. Revolusi Industri 5.0 menekankan integrasi teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan, termasuk spiritualitas dalam pendidikan digital. Pembelajaran tidak hanya menuntut aspek kognitif, tetapi juga keseimbangan emosional dan spiritual peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis konten. Data dikumpulkan dari platform TikTok dan Instagram melalui pemantauan tagar seperti #SpiritualLearning dan #SpiritualAwakening. Konten digital bertema spiritual—seperti dari akun @philgoodlife—memberikan inspirasi, motivasi, dan panduan emosional bagi siswa. Hal ini berdampak positif terhadap kesejahteraan spiritual, motivasi belajar, dan pencapaian akademik. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran digital berbasis spiritual bukan hanya relevan, tetapi juga strategis dalam membentuk generasi yang seimbang secara intelektual dan spiritual. Integrasi ini mencerminkan kebutuhan akan pendekatan holistik dalam pendidikan abad ke-21.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
AL-ADABIYAH Jurnal Pendidikan Agama Islam
Published
2024-12-30
DOI
https://doi.org/10.35719/adabiyah.v5i1.1135
Primary Topic
Education and Character Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

INTEGRASI SPIRITUALISME DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL DI ERA REVOLUSI 5.0

Moh. Dasuki
AL-ADABIYAH Jurnal Pendidikan Agama Islam
Education and Character Development
article

INTEGRASI SPIRITUALISME DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL DI ERA REVOLUSI 5.0

Moh. Dasuki
article en

Abstract

The Fifth Industrial Revolution promotes a human-centered approach to education by integrating technology with spiritual and emotional development. Learning should address both cognitive and inner well-being aspects. This study employed a descriptive qualitative design using content analysis. Data were sourced from TikTok and Instagram by analyzing posts tagged with #SpiritualLearning and #SpiritualAwakening. Spiritual-themed content—such as from @philgoodlife—offered emotional support, motivation, and spiritual guidance to students. These positively influenced their spiritual well-being, learning motivation, and academic outcomes. The findings highlight that integrating spirituality in digital learning is not only relevant but essential in cultivating intellectually and spiritually balanced learners. This supports the shift toward holistic education in the digital age. Revolusi Industri 5.0 menekankan integrasi teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan, termasuk spiritualitas dalam pendidikan digital. Pembelajaran tidak hanya menuntut aspek kognitif, tetapi juga keseimbangan emosional dan spiritual peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis konten. Data dikumpulkan dari platform TikTok dan Instagram melalui pemantauan tagar seperti #SpiritualLearning dan #SpiritualAwakening. Konten digital bertema spiritual—seperti dari akun @philgoodlife—memberikan inspirasi, motivasi, dan panduan emosional bagi siswa. Hal ini berdampak positif terhadap kesejahteraan spiritual, motivasi belajar, dan pencapaian akademik. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran digital berbasis spiritual bukan hanya relevan, tetapi juga strategis dalam membentuk generasi yang seimbang secara intelektual dan spiritual. Integrasi ini mencerminkan kebutuhan akan pendekatan holistik dalam pendidikan abad ke-21.

AL-ADABIYAH Jurnal Pendidikan Agama IslamVol. 5(2)
Universitas Islam Jember (ID)
Openalex Percentile: Top 55%
Education and Character Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.